Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Rabu, 28 Agustus 2019

Aliran Rasa Game Level 11 "Fitrah Seksualitas"

Luar biasa tantangan level 11 ini, bukan hanya permainannya yang amat sangat berbeda namun juga benar-benar menyadarkan kami  sebagai orangtua untuk merawat fitrah seksualitas Kakak Zahra dan Dede Fayy.  Sempat terjadi kekeliruan saat mengerjakan tantangan hari pertama tapi alhamdulillah segera diperbaiki dihari kedua hingga hari terakhir tantangan.  Banyak sekali hikmah yang saya peroleh, diantaranya

1. Belajar membuat media pembelajaran menggunakan power point yang kemudian di save dalam bentuk PNG. Saya berusaha seoptimal mungkin,  menuliskan kembali materi presentasi dalam 1 halaman. 
2. Menyadarkan kami tentang beratnya menjaga dan merawat fitrah seksualitas  Kakak Zahra dan Dede Fayy
3. Mengetahui isu isu terkini terkait penyimpangan seksual dan istilah istilah yang digunakan.

Masya Allah... 
Alhamdulillah...alhamdulillah...alhamdulillah...suami mau ikut terlibat dalam pengasuhan. Semoga kami bisa menjalankan peran sebagai orangtua dengan optimal. 

Lahmudin

Lahmudin. Itulah nama yang tertera dalam aplikasi gojek untuk mengantarkan ku ke Cipete. Tak butuh waktu lama untuk menunggu kedatangannya. Menurutku, dia termasuk orang yang ramah. Pertama kali bertemu di depan gerbang langsung menyapa hingga berlanjut pada obrolan santai saat perjalanan. Entah bermula dari obrolan yang mana, tiba-tiba bang lahmudin ini berbicara padaku menggunakan bahasa internasional dengan sangat fasih. Aku pun sangat kaget, karena inilah pengalaman pertamaku.

Sepanjang perjalanan, bang lahmudin ini bercerita tentang pengalaman hidupnya. Ada yang manis dan juga pahit,  namun semuanya syarat makna bagiku.

Pertama, bang lahmudin pernah mendapat penumpang yang hanya menjudge seseorang berdasarkan cover. Sebut saja dia mawar. Mawar adalah seorang dosen. Sejak awal naik motor sudah bersikap kurang menyenangkan hati. Menilai motor abang lahmudin jelek, padahal saat itu motor baru 3 bulan dengan cicilan belum lunas. Mengatakan stupid, karena bang lahmudin kurang pelan saat melintasi polisi tidur.  Mawar hanya membayar Rp 7.000 dari kekuarang pembayaran yang seharusnya Rp. 17.000. Saat di tagih, dia enggan membayarnya dan berdalih bang lahmudin telah menambahkan tagihan. Kalau dipikir pikir,  gimana caranya menambah tagihan jika orderan melaui aplikasi ya?  🙈

Namanya juga manusia,,, akhirnya bang lahmudin pun terpicu emosinya. Setibanya di tempat tujuan,  dia mengeluarkan semua unek uneknya dengan bahasa Inggris. Mawar pun kaget bukan kepalang. Kegaduhan terjadi hingga mengundang sang suami keluar rumah. Akhirnya sebagai permohonan maaf,  bang lahmudin mendapatkan upah Rp 100.000 dari suami mawar.

Kedua, dia pernah melakukan perjalanan keluar negeri (umrah  dan jepang)  dengan biaya Rp 0., semuanya ditanggung oleh orang lain. Kejadian unik yang dialami saat di Mekah yaitu dia dengan mudahnya dapat mencium hajar aswad,  sholat di atas sajadah nabi, menjadi makmum tepat dibelakang imam nabawi (padahal saat itu jamaah sudah penuh), dan turunnya gerimis sesaat setelah dia berkata, "Ya Allah,  ini cuaca panas sekali". Masya Allah,,, ucapannya langsung di ijabah oleh Allah. Dia mendapatkan segala kemudahaan saat beraktivitas di mekah dan madinah.  Luar biasa..

Lalu,  saat kutanya apa rahasianya?
Dia menjawab,  BERBUAT BAIKLAH SEKECIL APAPUN DENGAN IKHLAS TANPA MENGHARAP BALASAN. Jika berlebih dalam hal rezeki, berbagilah.

Bang Lahmudin ini bukanlah lulusan dari sebuah perguruan tinggi,  namun mampu mendobrak keterbatasan.
Tiap hari selalu praktek menggunakan bahasa inggris,  tak perduli dengan benar salah dalam pengucapan,  bersikap bodo amat dengan ejekan orang lain. Praktek... Praktek... Praktek....
Sungguh aku dibuat minder olehnya.

Bang lahmudin pun sempat memberikan pertanyaan serius untukku.

"Neng, kalau kamu punya duit, terus bisa ke mekah atau madinah,  kamu mau beli apa? Ini saya hanya ngetes kamu aza"

Hmmh.. Sejenak berfikir,  kira kira mau beli apa ya 🤔. Kalau beli air zam zam, ntar bawanya berat, kalau beli kurma, di Indonesia juga udah banyak. Hati kecilku berbisik, beli alquran saja.

Setelah beberapa saat,  aku pun menjawab pertanyaannya
"aku pengen beli Al Quran madinah"

"Bagus,,, jawabannya sudah hampir sempurna", respon bang lahmudin sambil mengacungkan jempol untukku.

"terus,  al quran nya di kemanain? ", pertanyaan selanjutnya

"mmhh.. Kemanain ya?  Kalau di rumah udah banyak, bisa juga di sumbangin ke mesjid c"

"mesjid mana? ", pertanyaan ketiga darinya

"mesjid deket rumah", jawabku

"SALAH", dengan intonasi yang cukup membuatku kaget, tak sempat bertanya kenapa,  dia langsung menjelaskan alasannya.

"Gini ya neng, jawaban neng yang pertama udah bagus banget. Beli 2 alquran, walaupun harganya mahal, usahakan beli lalu wakafkan di masjidil haram atau di mesjid nabawi.  Disana ribuan orang selalu datang dan membaca, walalupun hanya 3 ayat,  tapi jika kita niatkan untuk waqaf,  insya Allah pahalanya akan mengalir kepada kita"

"Neng,  mau ga urusan setiap harinya selalu dimudahkan?  Atau kebutuhan kita selalu terpenuhi?"

"ya maulah"

"Nih,  aku kasih tahu,  istri saya sholat duha nya rajin, sholat malamnya juga,  terus kalau saya setiap setelah subuh selalu dzikir subhanallahu wabihamdih sebanyak 100 kali, dan juga jangan lupa terus beristigfar. Neng cobaik aza tuh dzikirnya sampe 40 hari tanpa putus,  ntar bisa rasain sendiri hasilnya"

Tak terasa 43 menit perjalanan habis dengan tausiyah darinya.

Terimakasih kasih abang gojek atas sharing ilmunya.

Ya Allah... Terimakasih sudah mempertemukan saya dengan abang gojek seperti ini, yang mengingatkan saya tentangMu.


Sabtu, 24 Agustus 2019

Fitrah Seksualitas Hari Ke-12 "How to Make a Baby, Mommy?"

Betul sekali apa yang di sampaikan Kak Seto terhadap buku yang berjudul How to Make a Baby,  Mommy?  Karya Dian Mardi S.,  Gita Lovusa,  dkk,  bahasa yang digunakan sungguh sangat mudah dimengerti, ditambah contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. 
Sempat merasa menyesal,  kenapa tidak sejak awal ku memiliki buku ini 😓

Saat kubaca bagian pertama yang membahas tentang laki-laki atau perempuan, kudapati bahwa kami telah kehilangan 1 tahap dalam pendidikan seks 🤦‍♀. Ternyata, pendidikan seks sebenarnya dimulai dari kandungan. Kurasakan betul,  saat mengandung Kakak Zahra, kami berharap anak pertama kami adalah laki-laki 🤭 namun ternyata kehendak Allah lain.  Tapi kami pun tetap pasrah, apapun yang diberikan olehNya,  pasti yang TERBAIK.
Alhamdulillah, Allah memberikan anak kedua kami Dede Fayy,  sungguh karunia dariNya yang patut kami syukuri,  karena lengkap sudah keluarga kami. Ada ayah,  ada ibu,  ada Kakak Zahra,  dan Dede Fayy.  Alhamdulillah...alhamdulillah...alhamdulillah...

Ibu Septiana mengatakan bahwa harapan terhadao jenis kelamin calon buah hati akan mempengaruhi bagaimana orangtua memperlakukan anak itu kelak. Orangtua akan memperlakukan anak sesuai dengan gender yang diharapkan semula. Misal,  seorang anak perempuan yang masih dalam kandungan diharapkan orang tuanya terlahir sebagai laki-laki. Secara tak sadar,  orangtua mungkin akan memperlakukan dia sebagai anak laki laki karena kurang dapat menerima kenyataan.

Astagfirullah...astagfirullah...astagfirullah...
semoga kami bisa memperbaiki diri untuk bisa menjadi orangtua yang TERBAIK.

Izinkan dan mampukan kami Ya  Rabb..

#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangIIP

Jumat, 23 Agustus 2019

Fitrah Seksualitas Hari Ke-16 "Gillian Lynne"

Ada yang tahu, siapa itu Gilian Lynne?  Sejujurnya saya pribadi baru mendengar nama itu 🤭🤣, tapi mungkin netizen ada yang sudah tahu atau bahkan sudah khatam dengan sosok ini 😂

Dia adalah penata tari yang mengerjakan "Cats" dan "Phantom of the Opera"

Saat usia sekolah sekitar tahun 1930-an,  dia memiliki kekacauan belajar,  tidak bisa konsentrasi, selalu gelisah. Istilah keren zaman sekarang yaitu ADHD,  attention deficit hyperactive disorder.

Ibunya sempat membawa gillian kepada dokter spesialis. Sang ibu menjelaskan panjang lebar tentang kondisi Gillian di sekolah yang selalu mengganggu orang lain,  pekerjaan rumahnya selalu terlambat,  dan lain lain.

Setelah paham dengan kondisi Gillian,  sang dokter pun mengajak sang ibu untuk keluar sebentar dan membiarkan Gillian sendirian di ruang praktek. Hanya sebuah radio yang menjadi sahabat setia Gillian.

Tapi apa yang terjadi pada Gillian?  Sungguh sangat mengejutkan. Ternyata,  Gillian bergerak mengikuti irama musik. Sambil memperhatikan Gillian menari, sang dokter berkata kepada Ibu Gillian,  "Nyonya Lynne,  Gillian tidak sakit,  dia seorang penari,  bawa dia ke sekolah tari"

Singkat cerita,,, akhirnya dia mampu lulus dari Royyal Ballet School dan mendirikan perusahaan sendiri yang bernama Gillian Lynne Dance Company. Dia berhasil membuat karya teater musikal yang sangat sukses dalam sejarah, memberikan hiburan kepada jutaan orang,  dan dia berhasil menjadi seorang jutawan.

Berdasarkan artikel yang tertulis dalam buku FBE halaman 182 ini, saya semakin yakin bahwa setiap anak pasti memiliki keunikan tersendiri meskipun disisi lain memiliki kekurangan. Andaikan saat itu sang ibu fokus pada kekurangan Gillian,  pasti yang ada hanya obat, obat,  dan obat untuk membantu menenangkan Gillian yang hiperaktif.  Saya jadi teringat materi saat matrikulasi, JANGAN MERATAKAN LEMBAH TAPI TINGGIKANLAH GUNUNG

Semoga Allah memampukan kami untuk "meninggikan gunung" bagi Kakak Zahra dan Dede Fayy.  Aamiin

#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangIIP

Kamis, 22 Agustus 2019

Fitrah Seksualitas Hari Ke-15 "Sirkumsisi Dini"

Sebagai salah satu cara merawat fitrah seksualitas anak laki-laki yaitu dengan melakukan sirkumsisi. Sirkumsisi/sunat/khitan adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. Frenulum dari penis dapat juga dipotong secara bersamaan dalam prosedur yang dinamakan frenektomi. Kata sirkumsisi berasal dari bahasa Latin circum dan caedere (wikipedia).

Nah...berhubung kami memiliki anak lanang yang saat ini berusia 7 bulan, mulai mencari-cari informasi terkait sirkumsisi ini. Dan menemukan artikel https://parentalk.id/usia-terbaik-sunat-anak-laki-laki/ di sana membahas tentang kelebihan-kelebihan jika sirkumsisi dilakukan saat balita, diantaranya:

  1. perlindungan segera dari jamur
  2. risiko komplikasi pembedahan lebih rendah
  3. risiko komplikasi bius lebih rendah
  4. kemudahan prosedur sirkumsisi
  5. mencegah ketakutan sirkumsisi di kemudian hari
  6. melindungi dari ISK

Namun sebelum memutuskan bayi untuk sirkumsisi, pastikan kondisinya dalam  keadaan stabil dan sehat

Tidak direkomendasikan melakukan sirkumsisi dini bagi bayi yang menderita hemofilia dan bayi prematur.

Ibu mulai melirik-lirik ayah,,, dan dari responnya, sepertinya ibu harus baca literatur lagi supaya rencana ini bisa di acc segera 😂, hihihi

#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangIIP

Rabu, 21 Agustus 2019

Fitrah Seksualitas Hari Ke-13 "Stress Vomitting"

Tangan digerakkan olehNya untuk membuka artikel yang dikirimkan oleh salah satu teman dalam wa grup bunsay. Entah mengapa saat itu aku membacanya,  tapi ku yakin,  inilah petunjuk dariNya untuk kami, orang tua dari Kakak Zahra dan Dede Fayy, agar dapat memperbaiki sikap. Masya Allah....... artikel ini sungguh sangat menampar hati kecil ku.  Qodarullah,  kami di amanahkan anak kedua yang hanya berselisih 17 bulan dari anak pertama.  Dan secara pribadi sebagai ibu,  terasa betul... perhatian secara tidak disadari menjadi lebih dominan terhadap anak kedua. Astagfirullah......maafkan ibu ya Kak.... 

Anakku Muntah Selama 3 Tahun

Judul artikel yang berhasil mencuri perhatianku. Sempat bertanya tanya dalam hati, anaknya sakit apaaan ya? Kok bisa sampai 3 tahun?

Daaaann.... ternyata... ku baru tahu bahwa di dunia ini ada penyakit bernama STRESS VOMITTING. Apa itu? itu adalah sebuah penyakit mental yang relatif langka, dialami ketika pasien mengalami depresi, gugup, gelisah, atau tekanan mental. Kunci pengobatannya adalah MEMBUKA HATI DAN PIKIRAN
Jadi ceritanya ada seorang anak yang suka muntah hingga 3 tahun lamanya. Orangtuanya sudah berobat ke berbagai rumah sakit, namun anak tidak mengalami perubahan. Pernah didiagnosa mengalami penyakit mental tapi itu terbantahkan oleh psikater. Hingga suatu hari, ada seorang teman yang merekomendasikan untuk pergi ke rumah sakit di Shenzhen. Di sana ada seorang dokter Tsai yang sangat ramah. Sang dokter mendengar penjelasan dari ibunya dan mengajak ngobrol dari hati ke hati kepada anaknya. Ternyata oh ternyata penyebab dia muntah selama 3 tahun itu karena melihat orangtuanya menggendong adik. Memang benar, setelah kehadiran seorang adik, sang Kakak menjadi jarang digendong.

Artikel ini sungguh-sungguh mengingatkan kami untuk memperbaiki sikap terhadap Kakak Zahra.

Rabb,,,,bimbinglah kami untuk senantiasa dijalanMu
Rabb,,,kuatkan dan mampukan kami dalam menjaga amanahMu

#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangIIP

Selasa, 20 Agustus 2019

Fitrah Seksualitas Hari Ke-13 "Aktivitas Anak Perempuan Di Rumah"

Masih tentang Buku Merawat Fitrah Anak Perempuan karya Dr. Khalid Ahmad Syantut. Kali ini, berkesempatan untuk mereview Bab 11 tentang Aktivitas Anak Perempuan di Rumah. Di buku tersebut dijelaskan bahwa bermain adalah sarana terbaik untuk memahami lingkungan sekitarnya dan sarana untuk mengekspresikan diri.  Membaca kalimat ini langsung teringat dengan Kakak Zahra yang sangat senang jalan-jalan mengelilingi komplek rumah 😂. Alhamdulillah...namun disis lain juga agak sedikit was-was, karena sampai saat ini Kakak Zahra belum tertarik bermain boneka. Di rumah banyak sekali boneka tangan, tapi dia lebih tertarik dengan mobil-mobilan dan pesawat. Apakah ini akan mencederai fitrah seksualitasnya? karena dibuku ini dijelaskan bahwa bermain boneka bagi anak perempuan dapat mengembangkan fitrahnya. 

Agak sedikit menyentil dihati saat membaca pernyataan bahwa pekerjaan wanita sesungguhnya adalah di dalam rumah, bukan di luar rumah. Menelan ludah berkali-kali, karena selama ini, saya masih aktif sebagai pekerja publik. Sempat terfikirkan untuk resign, namun hingga saat ini, belum bisa saya lakukan. Saya jadi teringat materi awal di kelas matrikulasi, bahwa sesunggunya, SETIAP IBU ADALAH PEKERJA,baik yang bekerja di wilayah domestik maupun di wilayah publik. Semua memiliki kekurangan dan kelebihan. Hidup adalah pilihan, dan setelah memilih, pasti ada konsekuensi yang harus kita terima. Dan saat ini, saya masih menjalankan peran keduanya. Alhamdulillah, Allah masih memberikan kemudahan dalam melaksanakn peran-peran tersebut. TIDAK ADA PERAN GANDA, YANG ADA ADALAH TOTALITAS, kalimat itu yang selalu teriang-iang di kepala saya. Saat saya berada di ranah publik, sebisa mungkin saya fokus dengan pekerjaan, namun tak lupa menanyakan kabar anak di rumah, mengecek keperluan yang dibutuhkan, dan juga menyapa suami. Saat saya berada di ranah domestik, sebisa mungkin tidak mengerjakan urusan kantor di rumah, jika pun ada masalah urgent, saya selalu minta izin suami terlebih dahulu. Semua peran jika dilakukan dengan bahagia, pasti akan menghiasi rumah dengan penuh cinta.


#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangIIP

Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...