Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Tampilkan postingan dengan label Lidicinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lidicinta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 April 2021

Doorprize

Percakapan saya dengan salah satu pegawai Tata Usaha.
πŸ‘¨ Mba lia, nanti ikutan RAT ya
πŸ‘© Apaan tuh?
πŸ‘¨ Rapat akhit tahun koperasi, minggu depan ga ada kegiatan kan?
πŸ‘© Enggak c,  sampe detik ini aku belum ditugaskan apa apa, jadi belum ada agenda
πŸ‘¨ Lagian  nanti RAT nya pake zoom kok mba. Nah,  mba lia minta tolong kasih review dulu laporan koperasi ini ya, nanti WA kan hasilnya ke saya (sambil menyerahkan dokumen laporan)
πŸ‘© Kapan pak?
πŸ‘¨ Hari ini, saya tunggu ya
πŸ‘©Oke 

Laporan koperasi saya simpan dulu di samping meja karena prioritas utama saat itu adalah kegiatan SK3PD tahap 5. 

Setelah urusan utama selesai, saya pun membaca laporan koperasi. Ada 2 hal yang jadi fokus saya, yaitu pertanyaan dan usulan.

Ini adalah kali pertamanya saya mengikuti RAT. Saya sama sekali tidak tahu kalau di akhir acara akan  ada doorprize, wkwkwk. Seperti biasanya, tak ada harapan untuk dapat doorprize. Saat roda permainan diputar, selalu nama orang lain yang muncul, saya pum akhirnya meneruskan pekerjaan kantor. Hingga pembagian hadiah terakhir sebuah handphone, muncullah nama saya


Mimpi apa semalam,,, dapat rezeki disiang bolong. Saat muncul nama saya sebagai pemenang, saya langsung gugup, lemes, dan speechless. Sungguh tidak menyangka dan tidak percaya akhirnya saya dapat doorprize.

πŸ‘¨ Selamat ya...
πŸ‘© Iya sayang, mamacih banyak, aku masih ga percaya dapat hadiah ini
πŸ‘¨ Iya, kayanya itu rezeki dari Allah setelah aku jadi mandor tetangga, wkwkwk
πŸ‘© Iya kayanya gitu deh...alhamdulillah...


Bersama pemenang doorprize lainnya

Masya Allah tabarakallhu, terima kasih koperasi atas kesempatan menang hadiah yang diberikan. Semoga Koperasi Tut Wuri Handayani semakin jaya dan terdepan. Aamiin

#JurnalSyukur

Jumat, 26 Februari 2021

Tertipu

Pas zaman kuliah (sekitar tahun 2009-an) pernah tertipu dengan seseorang. 
πŸ‘¨ Neng, boleh minta tolong?
πŸ‘©Minta tolong apa? Jawabku polos saat tiba-tiba ada sosok laki-laki berusia 40 tahun-an datang menghampiriku sambil mendorong motor. 
πŸ‘¨ Jadi begini neng, saya dari Garut mau mengunjungi saudara di sini (Bandung) tapi ternyata orangnya ga ada. Saya tungguin juga ga pulang-pulang. HP saya mati batrenya. Disini juga ga punya kenalan, hanya Saudara ini aza yang saya punya, tapi ga bisa ketemu. 
πŸ‘© Diam menyimak cerita dia sambil berdiri di trotoar. Saat itu aku sedang perjalanan ke sebuah mesjid di daerah gerlong untuk menghadiri kajian rutin ba'da ashar.
πŸ‘¨ Saya jauh-jauh dari Garut hanya untuk ngasih tahu kalau ibunya saudara saya itu meninggal.
πŸ‘© Kaget dan mulai merasa kasian. Entah mengapa aku jadi manggut-manggut dan mau aza ngasih pinjaman sebesar 300 ribu pada orang yang baru dikenal. Tahun segitu dengan status sebagai mahasiswa yang belum bekerja uang 300 ribu itu lumayan gede loh (khusus bagiku πŸ˜…). Mungkin kena hipnotis kali ya

Singkat cerita akupun memberinya uang dan dia berjanji akan segera melunasinya. Dia memberikan nomor kontak yang bisa aku hubungi, namun pada saat itu karena HP nya mati, jadi tidak bisa aku miscall

Selang beberapa saat setelah pertemuan itu, di hari yang sama, dia pun meminta pinjaman dengan nominal yang sama dengan sebelumnya. Karena akupun tak ada uang lagi, akhirnya dia pun berpamita pergi.

Hari ke-3 mulai coba iseng menghubungi nomor dia. Ternyata ga aktif. Oh,,, mungkin hpnya masih rusak, positif thinkingku saat itu
Minggu selanjutnya coba menghubungi nomor itu lagi, alhamdulillah nyambung, tapi yang ngangkat teleponnya seorang wanita dan dia mengaku tidak mengenal sosok laki-laki yang aku maksudkan.

FIX ini mah aku tertipu.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, aku pun mendapat tawaran untuk survey pendidikan inklusi di kota Tasikmalaya dari HKI. Alhamdulillah, Allah menggantikannya lebih dari 3 kali lipat.

Dan sekarang...kami (bukan hanya aku) tertipu juga, wkwkwk
positif thingkingnya mungkin kami kurang sedekah πŸ˜„. Ya, aku dan suami ada niatan untuk buka usaha. Singkat cerita kami pun menemukan distributor yang harganya sangat miring dibandingkan distributor lain (http://tokobaby.net/)

Nama tokonya adalah arsky baby. Dari tampilan websitenya, sangat bagus, kumplit dan informatif. Nah, sebelum memilih paket usaha, kami coba pesan diapers untuk digunakan sendiri dulu. Kami ingin tahu bagaimana pelayanan toko tersebut, apakah ramah atau tidak, fast respon atau tidak, jika ada kerusakan apakah bisa diganti atau tidak. Ternyata respon dari admin toko tersebut baik sekali, kami pun percaya dan tidak ada rasa curiga sedikitpun.


Setelah konfirmasi transfer uang, keesokan harinya, saat suami WA ternyata hanya centang 1.
πŸ‘¨ Bu, ini aku WA kok cuma centang 1 ya
πŸ‘© Oh,,, mungkin lagi istirahat kali orangnya atau baterai hpnya lagi habis.

Selang beberapa hari, coba dihubungi, ternyata masih centang 1 juga. Mulai muncul rasa curiga. akhirnya suami coba searching dan menemukan video ini 
https://www.youtube.com/watch?v=IZtCSF3lEA8. 

Alhamdulillah,,, untung belum yang 5 juta πŸ˜‚

Jumat, 18 Desember 2020

Danau

 

Danau ini sering sekali kami lalui setiap berangkat dan pulang dari menjemput rezeki. Letaknya dekat dengan Mall Cinere Depok. Jika melewati tempat ini siang hari, sungguh sangat menggoda untuk turun dari motor. Bisa dibilang ini adalah salah satu tempat kami untuk menikmati couple time sambil makan cilok, cendol, cincaw, atau jajanan lainnya. Pokoknya tempat piknik murah meriah tanpa menguras banyak isi kantong  πŸ˜‚. Foto ini diambil sebelum Papa Biant ujian tengah semester terakhir sebagai mahasiswa S2. Jadi liburan dulu baru ujian, wkwkw.

Masya Allah Tabarakallahu
Sehat-sehat selalu ya beb...
Semoga Allah kumpulkan kembali kami di surgaNya kelak.
Aamiin.

#JurnalSyukur
#Lidicinta
#CoupleTime


Jumat, 11 Desember 2020

Secangkir Susu Jahe

πŸ‘¨ "bu nanti jadi ga?"
πŸ‘© "jadi dong, tapi nanti nunggu anak anak tidur dulu ya, biar kencannya ga ada yang ganggu" ( padahal ibunya hoream buat bebersihin lagi bocah karena udah malam).
πŸ‘¨ "anak anak ga tidur siang?"
πŸ‘©"kalau zahra c engga, kalau fayyadh tadi tidur siang dari jam 15.00 sampe jam 17.00"

Obrolan ini terjadi ba'da magrib. Realita yang harus dilalui

20.00 WIB kakak zahra udah tidur
21.00 WIB ngajak kakak zahra ke toilet buat pipis
22.30 WIB Dede Fayy baru tidur

22.45 WIB ngajak kaka zahra ke toilet buat pipis, tapi qodarullah doi ga pipis pipis sampe 24.00 WIB. Selama itu ibu menemani Kakak Zahra di kamar mandi yang sedang merasakan mules-mules BAB. Karena ga keluar-keluar, kakak zahra sempat tertidur di kamar mandi dengan posisi berdiri, badan condong dan memeluk ibu yang duduk di kursi. Ibu aza yang duduk pegel, apalagi Kakak yang sejak tadi berdiri, pasti capek banget. Akhirnya ibu memutuskan untuk mengajak Kakak ke kamar meskipun pupnya belum keluar.

Jarak kamar mandi dengan toilet hanya beberapa langkah, jadi setibanya di kasur (setelah cebok dan pakai celana pastinya) Kakak Zahra langsung tengkurap dan tertidur.

24.00 WIB  ibu dan ayah baru bisa kencan minimalis
πŸ’ƒalhamdulillah,,,akhirnya kesampean juga kencan, wkwkwkwk.

COUPLE TIME

Kami duduk di bangku bambu yang baru saja Ayah beli tadi siang. Ini adalah bangku yang sudah lama kami incar. Ditemani secangkir susu jahe buatan ayah sambil menikmati keheningan malam dan keindahan taman lidicinta tanpa gadget dan tanpa duo AFM. Kencan berdua seperti ini penting dilakukan bagi pasangan yang telah menikah dan memiliki anak setelah seharian fokus mengurusi anak anak dan urusan kantor. 

Masya Allah tabarakallahu.
Terima kasih Allah sudah memberikan begitu banyak nikmat kepada kami hingga saat ini. Berikanlah kami kebaikan untuk dunia, akhirat, dan agama kami dan jika itu tidak baik bagi dunia, akhirat, dan agama kami, jauhkanlah dan gantikanlah dengan yang lebih baik. Engkau adalah sebaik-baik tempat kami meminta. Engkau adalah sebaik baik tempat kami berlindung, lindungilah kami ya Allah, kabulkanlah permohonan kami. Aamiin


#JurnalSyukur
#Lidicinta
#CoupleTime

Senin, 12 Oktober 2020

Bongkar Leptop

Sedari pagi pagi udah nguprek di dapur.

πŸ‘³ Temen-temen pada ke kantor?
πŸ‘© Iya, soalnya besok mau ke Subang
πŸ‘³ Terus ibu kok ga ke kantor?
πŸ‘© Lah...kan dari kemarin ku tanya, besok aku ke kantor apa enggak, ayah bilangnya di rumah aza, ya yo wes aku di rumah
πŸ‘³ aku kira sekarang pada ke Subang, kalau gitu sampean ke kantor aza sekarang, sini aku masakin, sampean siap-siap aza
πŸ‘© beneran?
πŸ‘³ iya, udah sana
πŸ‘© ngambil handuk terus cus ke kamar mandi

lagi ngaca, tiba-tiba Ayah teriak dari dalam kamar mandi
πŸ‘³ Bu, cek leptopnya
πŸ‘© Ngapain bawa leptop, di kantor kan ada komputer
πŸ‘³Ya, cek aza
πŸ‘©beres dikerudung langsung ngacir ke kamar belakang untuk buka leptop

Ya Allah...dapat surat gini, wkwkwk langsung girang terus nyalaian leptop dan nyari video yang dibuat papa biant

πŸ‘³keluar dari kamar mandi
πŸ‘© mana videonya?
πŸ‘³ video?
πŸ‘© iya, kan katanya suruh pake headset (terus tetiba inget kalau leptop saya itu ga bisa pake headset)

Ternyata Papa Biant berhasil mengambil benda ini dari dalam leptop. Senangnya hatiku.....sekarang kalau rapat Vcon bisa pake headset.....yyyeeaayy....Terima kasih beb,,, sudah lembur semalaman hanya untuk berjuang mengeluarkan benda kecil ini. Ku paham bagaimana daya juang mu, sebelum kelar suatu masalah, pantang bagimu untuk menyerah.

Sepertinya udah ada bakat betulin leptop ini, wkwkw. Leptop pertama yang berhasil dibongkar dan berhasil pula dipasang kembali. Ah....pokoknya ada Ayah semua beres.

I Love You



Minggu, 20 September 2020

Pengganti Lebih Baik

Obrolan suami istri  minggu pagi di kasur saat anak-anaknya masih tidur terlelap

πŸ‘©Yah, kayanya aku masih ada kegiatan yang belum di kasih haknya

πŸ‘¨Ya udah tunggu aza, 

πŸ‘©Yah, enak banget deh c fulan, dia kerjanya cuma gitu gitu aza tapi dapatnya sama kaya aku yang ngerjain ini itu

πŸ‘¨Seseorang yang ngerjainnya 5 tapi dapat ganti jasanya 10, maka yang 5 ini Allah akan menguranginya dengan bentuk lain, misal dengan sakit, kehilangan sesuatu, dan lain sebagainya. Seseorang yang ngejainnya 10 tapi dapat ganti jasanya 5, maka yang 5 ini Allah akan tambahkan dalam bentuk lain, misal kesehatan, bahagia, dan sebagainya. Jjaddi.....santai aza........bukankah bisa kumpul dengan keluarga merupakan rejeki dariNya?

πŸ‘© Sejenak diam terus mikir, iya juga ya 

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan 
[At-Taubah : 105].

Jumat, 11 September 2020

Buku Antologi

Ya Allah....beneran ga kepikiran sebelumnya bakalan punya buku sendiri,,,,eh...bukan sendiri deng tapi karya kroyokan yang dicetak dan ber ISBN, hhuuaaa....rasanya seneng banget,,,

Berawal dari WA pak suami yang lihat postingan temennya di sosmed soal NuBar (Nulis Bareng) lalu doi forward padaku.

Maju mundur untuk daftar. Udah ngetik, hapus lagi, ngetik, hapus lagi, sampe akhirnya daftar juga melalui kontak yang tertera dalam flyer.

Setelah daftar, bingung mau nulis apa.

πŸ‘© Yah, aku udah daftar nubar
πŸ‘¨ Wow........
πŸ‘© Terus aku bingung mau nulis apaan ya? hahahha
πŸ‘¨ Ya tulis aza yang sekiranya cocok sama temanya, ibu kan sekarang udah jago nulis
πŸ‘© Halah, prut...

Waktu pun bergulir begitu cepat. Udah sering di depan leptop, tapi belum ada ide untuk nulis apa. Singkat cerita ide itu pun hadir saat nongkrong di toilet, πŸ˜‚. Baru deh ketemu momen "aha" nya.... 

17 Juni 2020 naskah pun dikirim dan tanggal 23 Juni 2020 mendapatkan balasan e-mail seperti ini. Ddduuhh......senengnya............


Suami pun tidak tahu naskah apa yang aku tulis. Saat keluarga di Kuningan diberitahu bahwa aku menulis buku, mereka pun penasaran dengan cerita yang ditulis. Ibu berpesan untuk kirim bukunya ke Kuningan kalau sudah cetak.

Ddaann...momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Alhamdulillah, buku karya pertama sudah bertelur.

Alhamdulillah
Masya Allah Tabarakallahu...


Karya kedua spesial ku niatkan untuk kado ulang tahun Papa Biant karena tema yang diusung yaitu "Beginilah Aku Bertemu Denganmu". Tapi sayang, setelah bukunya jadi ternyata mang paket ngirim barangnya pas doi lagi di rumah dan pas doi juga yang nerima. Ditambah Dede Fayy yang semangat beud buat buka paket, jadilah....hadiah ulang tahun di terima 1 bulan sebelumnya πŸ˜‚. Aku salah strategi, harusnya ngirim paket ke alamat kantor ya, hahaha


Karya ketiga  bertemakan "Kuputuskan Menjadi", bercerita tentang pilihan seseorang untuk memilih menjadi apa. 


Alhamdulillah...alhamdulillah..alhamdulillah....

Gara-gara bunda sayang, kepercayaan diri untuk menulis cerita non fiksi pun kudapatkan. Bagaimana tidak, 17 hari berturut-turut (tanpa rapel) setiap bulan dan dilakukan selama 1 tahun harus menyelesaikan tantangan, weew....pokoknya yahut.....

Karya keempat bertemakan "Kota dan Kenangan" bercerita tentangan kenangan pada kota tertentu.

Karya kelima bertemakan "Thank You 2020" bercerita tentang kejadian luar biasa apa saja yang diperoleh selama tahun 2020 dan bisa dijadikan pembelajaran.

Kini, sedang menunggu buku ke-6 untuk terbit. Buku ini bertemakan PETUALANGAN.

Bener banget kata Mba Mumun Moon dalam salah satu WAG bahwa...

Menulis itu untuk kebahagiaan  sendiri
Menulis itu untuk menjemput lega
Menulis itu untuk berbagi inspirasi dan hikmah
Menulis itu untuk mengabadikan kisah

Semoga Allah memperlancar segala prosesnya

#JurnalSyukur
#AbadikanKisah

Mamah Idho

4 September 2020 adalah tahun ketiganya Mamah Idho bersama keluarga lidicinta. Ya, Mamah Idho sudah megang Kakak Zahra sejak usia 1,5 bulan dan hingga kini masih bertahan sampai Dede Fayy berusia 1 tahun 8 bulan. semoga bisa langgeng seterusnya ya.

28 November 2017
Imunisasi Kakak Zahra di Puskesmas Pengasinan

Saat Kakak Zahra sakit, baik itu dirawat di rumah maupun di rumah sakit, Mamah Idho selalu membantu kami. 
Saat akan mudik ke Kuningan sambil tugas negara, Mamah Idho pun ikut bantu mengantarkan kami ke kantor.
Rumah Keluarga Mamah Idho
buka puasa 2019

Gokana di Cinere Mall

Saung Talaga, Depok

Nikmatnya makan itu bukan karena makan dengan apa
 melainkan makan dengan siapa

Begitu banyak kehangatan dan cinta yang diberikan Mamah Idho dan keluarga untuk kami. Sungguh, kami benar-benar merasakan ketulusan yang diberikan, bukan hanya oleh Mamah Idho melainkan juga oleh keluarganya, Pak De, Mas Idho, dan Mas Davit. 

Inilah sekelumit hadiah dari keluarga Mamah Idho yang diberikan kepada keluarga lidicinta yang berhasil didokumentasikan. 

Baju Spiderman-Kucing

Pizza

Paket Lebaran

Hadiah Ulang Tahun Zahra


Terima kasih sudah sabar membersamai duo AFM
Terima kasih sudah memberikan cinta kasih yang tulus untuk duo AFM
Terima kasih atas kejujurannya selama ini
Terima kasih atas kerjasamanya selama ini 
Terima kasih sudah memberikan yang terbaik untuk kami

Sungguh, kami merasa beruntung bisa bertemu dan bekerja sama dengan Mamah Idho.

Mamah Idho dan keluarga sudah kami anggap seperti keluarga sendiri.

Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan untuk Mamah Idho dan Keluarga.

Semoga Allah mempertemukan kita di JannahNya.

We Love You


Selasa, 09 Juni 2020

WFH-WFO

Work From Home (WFH)
Adanya kebijakan pemerintah yang mewajibkan semua pegawai harus bekerja dari rumah, membuat diri ini merasa bahagia dan juga sedih. Bahagia karena bisa selalu bersama keluarga di rumah dan tetap mendapatkan gaji, uang makan, serta tunjangan 100%. Sedihnya karena covid-19 ini masih senang berada di Indonesia dan menyebabkan berbagai persoalan kesehatan dan juga perekonomian. Bukan hanya itu, kesehatan psikis pun sedikit terganggu. Mau apa-apa, jadinya takut inilah takut itulah, tapi yang jelas selama Ayah dirumah, badannya semakin melar karena cuma makan, belajar, dan tidur, wkwkwkwk. Kalau kata temen-temen, justru ibu semakin kurus, kenapa? karena  yang ibu rasakan dengan WFH ini ternyata tantangannya justru semakin besar. 

Saat sedang fokus mengerjakan tugas kantor, tiba-tiba Kakak Zahra ngajak main dan maunya sama ibu aza. Akhirnya ibu menuruti kemauan Kakak, bermain. Terus kerjaannya diselesaikan kapan? ya nanti malam, saat anak-anak tidur. Jika malam hari justru tantangannya dari Dede Fayy yang sedikit-sedikit minta nen πŸ˜… Paginya sudah harus bangun untuk menyiapkan sarapan. Mungkin ini kali ya yang bikin ibu makin kurus, wkwkwk. Eh..tapi..eh .....tapi, Ayah juga suka terlibat dalam urusan domestik loh,,,, mencuci piring, memasak, menjemur pakaian, mengajak bermain Kakak dan Dede. Pokoknya Ayah itu COOL DAD. Terima kasih Ayah atas kerja samanya selama ini.

Inilah tempat favorit kami untuk belajar dan bekerja selama masa pandemi Covid-19. Beralaskan karpet hijau, lesehan, dengan jendela kamar terbuka dan lampu menyala. Ya Allah, sungguh nikmat sekali bekerja seperti ini. Bisa menggunakan pakaian senyamannya (a.k.a dasteran) πŸ˜€ , tidak mengalami kemacetan dijalan, kehujanan, kepanasan, dan tetap ada output kerjaan. Mau dong WFH terus...........

Info Tambahan

  • Posisi leptop ini sengaja tidak sejajar supaya Ayah Ibu bisa saling memandang saat bekerja,, eeeeaaaa.....
  • WFH dimulai sejak 16 Maret 2020


Work From Office (WFO)
Tanggal 11 Juni 2020 adalah hari pertama kali ibu berangkat ke kantor lagi setelah hampir 3 bulan hanya di rumah. Sejujurnya ibu mulai menikmati ritme WFH namun selaku ASN yang baik, ibu harus melaksanakan perintah pimpinan. Deg...degan...c sebenarnya, rasa khawatir tertular pun ada, namun.... ibu berupaya pasrah kepada Allah, pemilik segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi beserta isinya. Ibu berikhtiar menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan sesampainya ke rumah langsung mandi.

Suasana di kantor sepi, tak serame biasanya karena yang diizinkan masuk hanya 50% pegawai. Pelaksanaan rapat pun duduknya harus berjarak. Tebak, ibu duduk di sebelah mana ya? hehehe

Karena parno berhadapan dengan keramaian, akhirnya ibu memutuskan untuk membawa bekal makan siang. Alhamdulillah, jadi hemat pengeluaran juga kan ya, wkwkwk


Kamis, 02 April 2020

Tentang Kita

Lidicinta itu apa c? Bagi temen-temen yang kenal kami, pasti sudah sangat hafal, namun bagi yang belum kenal, kita kenalan dulu yuk, hihihi.

Lidicinta,,, adalah branding keluarga kami yang merupakan akronim dari nama Lia Didik yang dipertemukan karena cinta dariNya, eeeaaa.....icikiwir....πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ
Inilah logo awal yang saya buat di GQ Hotel Yogyakarta sesaat sebelum sowan ke keluarga Nganjuk.

Saat engagement, mas Didik memberikan kalung emas putih dengan bandul logo tersebut.

Dua keluarga sudah bertemu dan sepakat menentukan tanggal pernikahan, akhirnya kami mencari tempat untuk mencetak undangan pernikahan. Allah menggerakkan diri ini untuk menghubungi Mas Munir. Beliau lulusan disain komunikasi visual di ISI Yogyakarta dan tinggal di Kota Yogyakarta. Saya mengenal beliau tahun 2015 saat berjibaku dengan buku siswa dan buku guru untuk SLB. Orangnya mungil, (sama sepertiku) tapi kemampuan seninya luar biasa πŸ‘πŸ‘πŸ‘ (inilah pembeda antara saya dan beliau).

πŸ‘©"Mas, bisa bikin undangan ga?
πŸ‘¨"bisa"
πŸ‘¨"undangan apa?"
πŸ‘©"undangan pernikahan"
πŸ‘¨"pernikahan siapa?"
πŸ‘©"ya pernikahan aku lah, hahahha"
πŸ‘¨"wah....akhirnya....sini sini aku bantu, kirimin kata-katanyanya, atau desainnya"
πŸ‘©"oke, itung-itungannya nanti aza ya"
πŸ‘¨"wes gampang itu mah"

kurang lebih beginilah percakapan kami saat itu

Selang beberapa hari

πŸ‘¨"Mba bro, ini undangannya udah jadi"
πŸ‘©"Wah.....alhamdulillah..., jadi totalnya berapa?"
πŸ‘¨"wis ga usah"
πŸ‘©"loh kok, ga usah?"
πŸ‘¨"iyo, ga usah"
πŸ‘©"beneran, jadi berapa yang harus aku bayarkan"
πŸ‘¨"ga usah"
πŸ‘©"beneran?"
πŸ‘¨"iya, anggep aza itu kado pernikahan dari aku"
πŸ‘©"aahhh........Masya Allah, senangnya......terima kasih banyak ya Mas Munir, maaf sudah merepotkan, semoga usahanya makin berkembang dan barokah ya"
πŸ‘¨"aamiin"

Lalu inilah logo baru yang dibuat mas munir
dipublikasikan saat menyebar undangan pernikahan
Filosofi
Ini adalah gabungan huruf L untuk Lia dan D untuk Didik yang keduanya bertemu karena cinta dariNya. Posisi huruf D berada di sebelah kanan huruf L yang menandakan bahwa Mas Didik akan selalu melindungi Neng Lia, wanita yang disayanginya, eeeaa....dan warna hitam melambangkan keteguhan hati. 
Masya Allah Tabarakallahu....semoga Allah mengizinkan kami sehidup sesurga. aamiin...

Aku, Kamu, Kita
Setelah beranak pinak, panggilan pun berubah, awalnya beb, sekarang Ibu, hihihi...tapi aku berusaha memanggil papa biant jika sedang mengobrol berdua, ya meskipun kadang  keceplosan juga manggil ayah ...

Nah, terinspirasi dari materi saat wisuda Bunda Sayang Institut Ibu Profesional Batch 4 tentang ketahanan keluarga, ada poin penting yang perlu kami perbaiki yakni branding anak. Sejak awal kami sudah membiasakan mengatakan "Kakak Hebat" namun untuk Dede Fayy belum ada ide. Pemateri tersebut mengatakan untuk anak laki-laki bisa menggunakan kata "Kuat", supaya kelak dia tidak akan cengeng. Jika kata-kata seperti ini sudah tertanam sejak kecil, maka lama kelamaan akan masuk ke alam bawah sadarnya. Saat dewasa kelak dan menghadapi tantangan, dengan sendirinya akan termotivasi menghadapi dan menyelesaikan tantangan karena "Aku Anak Hebat", "Aku Anak Kuat".

Siang hari saat di dapur
πŸ‘©"Beb, aku mau nanya neh, tapi tolong dijawab ya"
πŸ‘¨"Kayanya serius, aku jadi deg-degan"
πŸ‘©"Gini yah, kalau Kakak "Hebat", Dede "Kuat", Ayah "Ada Ayah semua beres", kalau ibu apa dong?"
πŸ‘¨"hhhmmmhh......apa ya, soalnya kan harus unik gitu"
πŸ‘©"hahahhaha, ayah bingung juga ya?

Sore hari saatdi kamar tidur
πŸ‘¨ "Aha....aku dapat buat ibu"
πŸ‘©"Apa tuh?
πŸ‘¨"Ibu Aktif"
πŸ‘©"Kok aktif?"
πŸ‘¨"Iya kan sampean aktif di IIP, jadi korming lah, jadi korlan lah, jadi tim AA lah, dan sebagainya"
πŸ‘©"bener juga ya yah"
πŸ‘¨"Ada Ayah, semua beres"

Semoga Allah mengizinkan kami untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam keadaan sehat walafiat. Aamiin. 

Selasa, 12 November 2019

Fitrah Peran Ayah

1. Penanggung Jawab Pendidikan
2. Man of Vission and Mission
3. Sang Ego dan Individualitas
4. Pembangun Sistem Berpikir
5. Suplier Maskulinitas
6. Penegak Profesionalisme
7. Konsultan Pendidikan
8. The Person of Tega

Ayah, riset menunjukkan bahwa sepanjang sejarah peradaban di muka bumi ini, peranmu (fatherhood) dalam pendidikan sangatlah dominan. Ajak aku bermain, ceritakan padaku kisah-kisah menggugah, kisah kepahlawanan maupun narasi besar peran keluarga dalam peradaban.  Didiklah aku Ayah.. dan ku berdoa, nafkahmu akan lancar tanpa harus mengabaikan aku.

Ayah, engkaulah Nakhoda bahtera ini. Tetapkanlah tujuanmu-Visi dan Misi yang kau canangkan pada keluarga ini. Beritahukan pada kami dan tuntunlah kami dengan baik untuk mencapai  tujuan. 

'To see beyond the eyes can see' itulah dirimu Ayah. Jika kau rancang pekerjaanmu dengan baik, maka rancanglah pula masa depanku, anakmu.. 

Jika engkau kembali kepada-Nya lebih dulu, akulah andalanmu untuk mendoakan kebaikanmu. Tapi hanya jika aku jadi anak sholeh.

Ajarkan kami untuk berani berkata 'Tidak' pada apa-apa yang tidak baik bagi kami.

Perlakukan kami pula dengan spesial, karena caramu mendidikku adalah wujud ketaatanmu pada-Nya

Begitu pentingnya dirimu, hingga 14 Ayat dalam Alquran menyebutkan tentang peranmu dalam mendidik anak, oh Ayah tersayang.

Suplai aku dengan maskulinitasmu ayah
Aku HARUS dekat denganmu di Usia  7-10 (laki-laki) Kuatkan aku dengan fitrah kelelakianku karena aku ingin menjadi Pria Sejati

Usia 10-14 (perempuam)
Dekat denganmu di usia ini akan menumbuhkan kemampuan asertifku, daya analisa. Aku pun akan menjadi pemberani, pandai menjadi diri dan teguh
menjaga prinsip

Ayah, engkaulah konsultan pendidikan terbaik bagi kami.
Lakukan pula langkah berikut ini 'tuk tetap jadi yang terbaik.
  • Bangun komunikasi dengan Ibu
  • Baca teliti raport sekolahku, dan analisa kekuatan serta kelemahanku
  • Aku senang kalau engkau sering memanfaatkan medsos untuk update informasi tentang pendidikan anak
  • Aku bahagia engkau sering memiliki quality time dengan kami, keluargamu. Apalagi engkau sangat memedulikan cita-cita kami.
  • Apakah Ayah ingin aku menjadi sesuatu yang Ayah harapkan? seperti menjalani profesi tertentu? Tolong, sampaikan kepadaku, jelaskan mengapa.. sehingga aku paham dan akan nyaman ketika menjalaninya kelak 😊. love you Ayaahh.. 😘

Tegalah padaku Ayah..

Untuk menolak keinginan manjaku, yang berdampak tidak baik di masa depan.

Jangan izinkan aku bermain dengan teman-teman yang tidak baik.

Jangan biarkan aku berkumpul, di lingkungan yang tak kondusif.

Aku tahu engkau bisa  bersikap tegas padaku, karena jalan pikiranmu sangatlah logis.

Engkau tahu mana yang baik dan buruk untukku.

Aku memang akan sangat berisik dan menyebalkan ketika menuntut sesuatu. Namun, tegalah, tegaslah, juga tanamkan peraturan padaku.

Jangan serahkan 'KETEGAAN' itu pada Ibuku, karena itu bisa membuatku membencinya seperti penyakit 'Mommy Heater' karena para Ayah menyerahkan semuanya pada Ibu. Biarlah Ibu kembali ke fitrah kelembutan dan tempat berteduh ketika engkau tega padaku.

PRESENTASI PEER GROUP 4 | BUNDA SAYANG BATCH #4 | INSTITUT IBU PROFESIONAL

Selamat Hari Ayah...
Bersamai kami untuk tumbuh dan berkembang

We Love You Ayah


Selasa, 29 Oktober 2019

Aliran Rasa Bunda Sayang: Dear Istriku

Alhamdulillah...terima kasih ya Allah Engkau anugerahkan kepadaku istri yang sholihah, anak-anak yang sholih dan sholihah


Pada dasarnya istri adalah seorang pembelajar, ingin selalu tahu dan berusaha semaksimal mungkin untuk mampu, banyak hal yang dilakukannya, sehingga keluarga ini tak pernah sepi dari kegiatan belajar. Belajar apapun, dari yang sederhana misalnya memasak hingga belajar yang mungkin bisa dibilang rumit, belajar menjadi orang tua terbaik buat anak-anak tercinta


Salah satu kegiatan yang diikuti istri adalah kelas bunda sayang, memang sudah sejak awal istri semangat mengikuti, yang awalnya ia hanya mau menyelesaikan 10 hari tantangan akhirnya selama 12 bulan menyelesaikan 17 (17x12=204)

wow amazing, i am proud of you my sweety

Dalam perjalanan banyak hal yang dilalui, mulai dari usaha menulis setiap hari hingga harus bangun malam-malam sebelum jam 12 untuk mengirimkan tantangan. Lebih terasa lagi, tulisan-tulisan istri kini semakin menginspirasi, bahkan tak jarang saya suka "pamer" ke teman-teman, jika ingin belajar parenting lihatlah blog lidicinta.blogspot.com hehehe



Istriku kini menjelma menjadi seorang penulis sejati, menjadi pembelajar yang tak pernah mau berhenti, menjadi ibu yang senantiasa ada setiap hari untuk si buah hati, dan paling hebat menjadi istri yang selalu mencintai suami



Dari kelas matrikulasi hingga bunda sayang, ia selalu berusaha membuktikan bahwa ia bisa, ia belajar dan ia mampu. Terpenting lagi tak hanya tulisan dan kata-kata, tapi aplikasi dalam keseharian, membuat anak-anak memeroleh sosok seorang ibu yang luar biasa di tengah ia mengabdi juga untuk negara.



Terima kasih my sweety sudah berusaha menjadi ibu yang terbaik

Terima kasih para tim fasilitator yang selalu memberi semangat
Terima kasih buat semuanya yang menjadi teman dan inspirasi buat istri
Dan semua tim yang tak bisa disebutkan satu persatu, terima kasih


Semoga amal kebaikan semua, dibalas yang lebih baik oleh Allah SWT


Dari suami Lia Apriliani

#lidicintafamily
#kelasbundasayang
#oustandingperformance
#204tantangan
#jan_mbuh_kok

Senin, 05 Agustus 2019

Uji Nyali

Ini adalah cerita nyata berdasarkan kejadian tanggal 8-11 Juli 2019, saat ibu mendapatkan tugas untuk ke Kuningan. Awalnya galau,  mau ikut atau enggak, tapi setelah difikir-fikir, minta saran suami dan teman-teman kerja, akhirnya memberanikan diri untuk berangkat bersama 2 balita. Kegiatan ini sebenarnya sekaligus acara perpisahan dengan Ibu Masitoh (Kasubdit Kurikulum) yang purna tugas per 1 Juli 2019.

Perjalanan kali ini benar benar menantang bagi ibu. Bagaimana tidak, Jakarta (Direktorat PPK) menuju Kuningan (Grage Sangkan) menempuh jarak 256 km membawa 2 balita yang berusia 23 bulan dan 6 bulan tanpa Ayah itu berasa begitu ewow... ewow .....Walaupun di bus banyak yang bisa bantu namun rasanya tetap saja berbeda. 

PERSIAPAN
Sejak semalam,  ibu telah menyiapkan barang barang yang akan di bawa seperti baju, pampers,  makanan,  minuman,  dan printilan lainnya untuk menunjang kelancaran perjalanan. Bawa 1 bocah aza bawaan udah banyak, apalagi 2 bocah sekaligus?  🀣

Semalaman ibu tak bisa tidur nyenyak karena takut kesiangan. Jam 6 harus sudah berangkat dari rumah menuju kantor yang jaraknya 15.6 km. Kenapa jam 6? Karena bus akan berangkat jam 8.00.
Belum mandiin anak-anak,  belum sarapan,  belum mikirin macetnya di jalan, belum ini,  belum itu.. ah.... pokoknya berasa ribet mikirinnya 🀣🀣. Biasanya ada yang bantu packing, kali ini ibu lakukan itu semua πŸ˜‚.

BERANGKAT
Pagi pun tiba,  dan benar saja,  selalu ada yang lupa padahal semalam sudah disiapkan dengan baik.  Alhamdulillahnya ada mamah idho yang mau bantu. Taksi sudah dipesan untuk berangkat jam 06.00, namun sampe pukul 06.15, belum juga datang,  makin deg degan lah ibu,,, khawatir di tinggal sama bus πŸ˜…. Setelah telpon ke call center blue bird,  ternyata pesanan ibu sedang dalam perjalanan dan tak lama kemudian supir blue bird menelepon ibu.  Dia bilang nyasar dan nyari jalan. Jalannya ketemu,  eh...ternyata ga bisa di lewati karena sedang di cor. Hadeuh.....makin paniklah ibu.

Singkat cerita,  dengan segala tantangan yang ada,  kami berhasil tiba di kantor sebelum pukul 07.30. Jalanan masih lancar karena ternyata anak sekolah masih libur


Ini adalah foto di teras lobi gedung B komplek kemendikbud, jalan RS.  Fatmawati,  Cipete. Mamah idho membersamai hingga disini.


Ini adalah tempat duduk kami. Sengaja ibu memilih kursi yang paling depan, supaya Kakak Zahra bisa melihat kendaraan dengan leluasa. Tak lupa ibu menggunakan apron 360 derajat supaya tetap bisa menyusui Dede Fayy dengan leluasa.


Ini adalah secuil aktivitas kami di bus. Alhamdulillah, banyak yang mau bantu momong Kakak Zahra ataupun Dede Fayy.

Waktu tempuh perjalanan ternyata kurang lebih 7 jam. Awalnya, rencana ibu adalah sesampainya di Grage Sangkan, langsung pesan grab car menuju rumah nenek.  Namun ternyata oh ternyata,  Dede Fayy tidur,  Kakak Zahra BAB,  ibu juga sakit punggung, sehingga ibu menelepon, minta tolong nenek datang ke hotel untuk membersamai kami.

Ini adalah teteh icha. Foto ini diambil sesaat setelah turun dari bus dengan Kakak Zahra membawa beban berat di pampersnya, wkwkwk


Setelah bebersih dan mandi,, tara.... Inilah Kakak Zahra bersama teteh icha...


KEGIATAN DI KUNINGAN
2 agenda besar kami di Kuningan yaitu 

kerja
Diskusi Kelompok Terpumpun Peningkatan Mutu Penilaian Pendidikan Khusus

silaturahim
Ke rumah Ibu Masitoh (Kasubdit Kurikulum) dan rumah Nenek (kalau ini aktivitas khusus kami, πŸ˜€)

Dari 2 agenda besar ini lalu muncullah inisiatif dari teman-teman untuk mengunjungi objek wisata Cibulan dan hunting batik trusmi di Cirebon. Tapi,,,eh,,,tapi,,,,Ibu, Nenek, Kakak Zahra, Dede Fayy, dan Teteh Icha tidak ikut ke Cirebon. Kenapa? karena fisik terlalu lelah, kami perlu persiapan untuk perjalanan esok harinya 

Melalui 3 malam di Kuningan, cukup menyita tenaga dan konsentrasi. Biasanya pada saat jam kerja bisa fokus dengan kerjaan,  kali ini campur aduk dengan kebutuhan Dede Fayy dan Kakak Zahra. Belum nangisnya,  belum nyuci bajunya,  belum makannya, dan lain sebagainya. Tapi di sisi lain,  ibu juga merasa bahagia bisa sekalian jalan-jalan bersama keluarga.


Aktivitas kami di sore hari yakni menikmati keindahan alam yang berada tepat di belakang hotel.

Selain itu kami pun berkunjung ke objek wisata cibulan.


Ketika yang lain heboh dengan ikan terapi,  Kakak Zahra lebih tertarik dengan kereta api


Setelah dari objek wisata cibulan, kami pun berlanjut ke rumah Ibu Siti Masitoh yang beralamat di Jalan Cut Nyak Dien (belakang UNIKU, Cijoho). Karena Kakak Zahra sudah cape, akhirnya dia terlelap di bus dengan posisi duduk. Masya allah...


Hingga tiba di rumah Bu masitoh pun, masih terlelap

Kakak Zahra bangun, giliran Dede Fayy yang tidur. Karena saking ngantuk kali ya,, Dede Fayy tetap pulas walaupun berada  di tempat emak-emak berkaraoke ria.


PULANG
Berkaca dari pengalaman sebelumnya, akhirnya ibu melambaikan bendera putih. Ibu meminta bantuan nenek untuk membersamai perjalanan di bus menuju Depok. Kebetulan, Teteh Icha juga sedang libur sekolah, jadi bagaikan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Ibu merasa terbantu, Nenek dan Teteh Icha bisa liburan, hihi.


Alhamdulillah,,,,alhamdulillah,,,alhamdulillah....begitu banyak nikmat rezeki yang telah Engkau limpahkan kepada kami.
Ya Allah...berkahilah segala aktivitas kami. Aamiin

Jumat, 26 Juli 2019

Merayakan 3 Tahun Bersamamu

Alhamdulillah, masih diberikan nikmat olehNya untuk menjalani kehidupan dalam kondisi sehat wal afiat. 25 Juli merupakan hari yang sangat spesial bagiku setelah 24 April. Kenapa? karena 25 Juli adalah hari dimana Papa Biant berani untuk mengambil alih tanggung jawab dan menanggung segala dosa-dosa yang aku lakukakan dari orangtuaku. Rasanya aku menjadi wanita yang paling beruntung mendapatkan patner sepertimu.

Semenjak malam hari, entah mengapa, aku selalu bertanya "besok hari apa ya? dan kaupun menjawab dengan datar "Kamis". Oke. aku pun melanjutkan menonton TV dan iseng bertanya lagi, "besok hari apa?" dan aku pun mendengar jawaban yang sama, "kamis" πŸ˜‚

Malam pun berganti pagi, dan saatnya aku menyajikan makanan untuk sarapan. Saat aku memotong wortel, tiba-tiba Papa Biant memelukku dari belakang dan berkata, "terima kasih". Aku pun bingung, kenapa tiba-tiba berkata seperti itu, padahal kan makanan belum mateng πŸ™ˆ. Belum sempat ku bertanya, kau pun melanjutkan kata-kata, "happy anniversary". Dan seketika itu pun aku merasa berada di atas awan πŸ€­. Menikmati momen yang begitu bahagia tanpa diganggu bocah-bocah πŸ€­

Singkat cerita, kami pun berangkat ke kantor seperti biasanya pukul 06.30. Jalanan sudah mulai padat lagi karena tahun ajaran baru telah dimulai. Pukul 07.12 , aku telah sampai di kantor dan beraktivitas seperti biasanya. 11.46 tiba-tiba ada WA dari mu.
Wow........ternyata, kejutannya terus berlanjut. Ku bahagia. MRT jurusan Lebak Bulus menjadi ajang pertemuan kita sebelum tiba di tempat makan siang. Saat kau berjalan dari gerbong 2 menuju gerbong 3 tempat aku berdiri, kau terlihat manis dengan senyum khasmu πŸ™ˆ. Kau memperlihatkan  tentengan kemudian berkata "For You"
Wah...apalagi ini??? saat ku intip, ternyata tertulis "Alexandre Christie". Masya Allah.....ku  terharu, bahagia sekali, seperti terbang di angkasa, sebenarnya inginku memelukmu erat, tapi rasa malu dalam hatiku lebih dominan πŸ˜…. 
Ini adalah jam tangan yang aku inginkan. Dulu sempat memiliki namun telah lama berpindah tangan (hilang) kepada orang lain saat aku sholat di mesjid kantor. Dan kau pun selalu tahu apa yang aku butuhkan tanpa ku berkata.
Ini adalah tempat makan siang yang kami pilih untuk merayakan 3 tahun kebersamaan.



Terima kasih telah menjadi suami yang romantis
Terima kasih telah menjadi ayah yang bertanggung jawab
Terima kasih telah membersamai hari-hariku

I Love You Papa Biant


Kau telah membuatku bahagia dan ini berdampak pada hasil pumping ku

Ya Rabb,  izinkan kami menua bersama dalam keadaan sehat wal afiat




Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...