Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Tampilkan postingan dengan label Bunda Salihah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunda Salihah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 September 2021

Feedback System Jurnal 4

Waktunya mereview....yyyeeaayyy......πŸ˜—πŸ˜—πŸ˜—. Alhamdulillah mendapatkan pasangan Buddy dari IP Yogyakarta yaitu Alfia Fajarina Rahmawati. Pas buka jurnal beliau, saya langsung terkesima dengan foto yang terpasang, Masya Allah Tabarakallahu, cantik, muncul aura bahagia dari dalam diri melalui senyum yang ada. Setelah melihat poto, langsung terfokus pada gelarnya Apt., LCPC πŸ’ž luar biasa, langsung googling deh apa itu Apt., LCPC πŸ˜‚

Apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki?
Pandangan pertama terkesima dengan tampilan foto, selanjutnya ter-WOW-kan bagian isinya, SMART Goalsnya benar benar SMART πŸ’, tidak hanya tergambarkan bagaimana milestonenya tetapi juga tergambarkan bagaimana managemen SDMnya. Saya dapat bonus informasi mengenai Problem Statment dan Analisa Akar Masalah dari jurnal 4 nya my Buddy, sungguh sangat membantu saya selaku reviewer. Tidak ada hal yang perlu diperbaiki dalam jurnal 4  mak Alfia Fajarina Rahmawati. Jurnalnya sudah baik. 

Proses apa yang dilihat saat menetapkan milestone pencapaian tim?
Yang terlihat adalah kejelasan target dari setiap milestone serta perlunya sebuah proses kerja sama dan juga kolaborasi antar tim. 

Seberapa efektifkah penggunaan metode SMART untuk menetapkan tujuan tim?
Efektif karena jelas dan dapat diukur.

Semangat selalu TIM SaE πŸ’‹
Kalau dalam B. Sunda, Sae itu Bagus. Nama tim yang unik. Barakallahu ya mak Alfia Fajarina Rahmawati. Semoga apa yang direncanakan benar-benar bisa terwujud. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran di setiap aktivitas Tim SaE.

Reward
#umpanbalik4
#smartgoalsdansumberdaya
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 07 September 2021

Jurnal 4: Menetapkan Tujuan dan Sumber Daya

Membuat tujuan bersama memberikan kita arah melangkah
Septi Peni Wulandani

Mereka yang menetapkan tujuan dengan yang tidak 
  1. Memiliki keyakinan akan tujuan hidupnya
  2. Memiliki perencanaan yang terperinci untuk mencapai kesuksesan
  3. Tidak menunda dan melakukan tugas yang penting guna mempercepat menuju tujuan
  4. Memenuhi harapan dan menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan yang baru dan mencapai kesuksean baru
Mereka yang tidak menetapkan tujuan
  1. Tidak yakin akan tujuan hidupnya
  2. Tidak memiliki perencanaan untuk mencapai sukses selalu ada alasan untuk menunda
  3. Tidak tahu bagaimana harus menggunakan waktu untuk meraih kesuksesan
  4. Berhenti di tempat dalam sebuah pengejaran akan kesuksesan
Membuat Tujuan SMART

Spesifik
What: apa saja yang tim kita ingin capai. Why: mengapa tujuan tersebut penting untuk dicapai. Who: siapa saja yang nantinya akan terlibat dalam mencapai tujuan tersebut. Where: dimana tempat untuk mencapai tujuan tersebut. When: kapan Anda dan tim ingin mencapai tujuan tersebut  
Measurable
Bagaimana tim kita mengetahui target yang sudah dicapai, apa saja indikator yang mampu menunjukkan perkembangan kita dalam mencapai tujuan
Achievable
Bagaimana cara kita mencapai tujuan dan seberapa realistiskah tujuan tersebut bisa kita capai dengan kondisi kita saat ini
Relevant
Pastikan tujuan itu bermanfaat bagi diri kita dan sejajar dengan tujuan lain yang kita miliki alias tidak tumpang tindih
Timebound
Tujuan yang baik harus memiliki target waktu yang melekat pada tujuan

Mimpi yang dituliskan akan menjadi rencana
Rencana yang dikerjakan akan menjadi komitmen
Komitmen yang selalu dipegang akan mengubah mimpi jadi kenyataan
Septi Peni Wulandani
---------------------------------------------------------------------------------

Hampir setengah jalan di kelas ini. Semangat semangat semangat hingga tuntas. 

Masalah yang di usung yaitu krisis percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan. Alhamdulillah tim masih berdua dengan suami tercinta. Baik, saat ini jurnalnya berbicara tentang tujuan yang SMART.

Spesifik
What: percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan
Why: karena penting untuk menjaga hubungan harmonis keluarga dan secara tidak langsung berpengaruh juga dengan pola asuh anak.
Who: pasangan suami istri. 
Where: rumah. 
When: 4 bulan

Measurable
Ketika sudah percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan dengan indikator aktif untuk memulai atau punya inisiatif untuk mengajak terlebih dahulu

Achievable
  1. Mengetahui faktor utama penyebab munculnya kurang percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan
  2. Membaca minamal  referensi terkait melalui buku/artikel/jurnal/media sosial lannya
  3. Folow 3 IG yang berkaitan dengan harmonisasi pasangan
  4. Olahraga yang teratur minimal  menit setiap malam
Relevant
Insya Allah tujuan meningkatkan rasa percaya diri ini sangat bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri, pasangan, tapi juga demi keberlangsungan hidup sebuah keluarga.

Timebound
Target waktunya adalah empat bulan

Reward
#materi4
#menetapkantujuandansumberdaya
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Senin, 23 Agustus 2021

QUESTIVAL KEMERDEKAAN

 


Wah, sungguh tak menyangka, bisa ikut tantangan QUESTIVAL dari kelas Ibu Pembaharu. Masya Allah, konseptornya kkuueerrenn....πŸ’œ. Terima kasih Ibu Septi atas segala fasilitas yang telah ibu sediakan.

Day 1
Sempat ada mis di tantangan hari ke-1, terlewat informasi terkait LOKASI πŸ˜‚, saking terlalu semangat mengerjakan X-Tra Miles "Welcome To Indonesia" . Alhamdulillah wa syukurillah, anggota tim belum ada tambahan masih dengan suami tercinta πŸ˜„. Jujurly, selama ini saya punya IG tapi jarang sekali posting, lebih banyaknya "belanja gagasan" 😘. Baru tahu reel, dan bingung cara pakenya gimana, wkwkwk. Sudah syuting berkali kali namun tidak mendapat hasil yang oke banget, akhirnya pasrah karena anak-anak sudah hilang mood πŸ˜†. 

Link X-Tra Miles
https://www.instagram.com/reel/CSp2T7QBh1f/?utm_medium=copy_link
Day 2
Sudah mulai paham dengan IG, Alhamdulillah πŸ˜‚. Gegara belum buat tantangan, sampe kepikiran terus dan tidur malam pun ga nyenyak. Bangun pukul 02.00 WIB dan langsung mengerjakan LOKASI tantangan hari ke-2 (YouTube Obrolan Dapur Ibu Episode 138-141). Lalu bagaimana dengan tantangan X-Tra Miles video dubbing? Asssellliii, ini waktu ngerjainnya mepet banget dengan penutupan form πŸ˜€. Tapi tenang, selama ada Ayah, semua beres, yyeeaayyy....terima kasih Ayah sudah membuatkan video tantangan hari kedua. Oia, kami pilih template audio nomor 4 πŸ˜‡

Link Lokasi 
https://www.instagram.com/reel/CSsJCthJoz3/?utm_medium=copy_link

Link X-Tra Miles
https://www.instagram.com/reel/CSscrtfpD2K/?utm_medium=copy_link

Day 3
Alhamdulillah, kini sudah ada perkembangan, tampilan reelnya sudah PAS, proporsional, dan tidak terlalu kecil, yyeeaayyyy.

Link Lokasi
https://www.instagram.com/reel/CSuwP1jhLjA/?utm_medium=copy_link

Link X-Tra Miles
https://www.instagram.com/reel/CSu9d32BcG_/?utm_medium=copy_link

#QuestivalKemerdekaan
#IbuPembaharu
#KeluargaPembaharu
#BundaSalihah
#InstitutIbuProfesional


Jumat, 20 Agustus 2021

Feedback System Jurnal 3

Yeay....kali ini dipasangkan dengan Mba Dwi Indah dari IP Bandung πŸ’ƒ. Jurnal lengkap beliau ada di

https://docs.google.com/document/d/1Q5w_f5gEP21ICjCAV4-djCqiiStgfvKUSEVjcya8h60/edit?usp=drivesdk

Setelah membaca jurnal Mba Dwi Indah, yang saya pahami bahwa yang bersangkutan berfokus pada pemanfaatan lahan kosong sebagai bentuk wahana dalam menghadirkan momen kebersamaan karena menganggap bahwa kebersamaan dalam sebuah keluarga merupakan hal yang perlu dihadirkan.

Berikut review saya terhadap jurnal Mba Dwi Indah

Apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki?
Menurut saya hal yang sudah baik dari Mba Indah yaitu beliau mengerjakan jurnal 3 dan submit melalui link yang telah disediakan tepat pada waktunya, hanya saja saya belum melihat apa "MASALAH KITA". Kemudian belum muncul referensi dari sumber lainnya.

Proses apa yang dilihat saat menjadikan problem statment individu menjadi problem statmen bersama?
Tidak terlihat jelas proses problem statment individu menjadi problem statmen bersama.

Seberapa efektifkah penggunaan starbursting untuk pendalaman masalah?
Terkait starbursting ini tidak ada sama sekali dalam jurnal Mba Dwi Indah sehingga tidak bisa menjawab pertanyaan seberapa efektif dalam menyelami masalah. 

Semoga kita sama sama dimampukan Allah untuk mengerjakan jurnal tantangan berikutnya sesuai dengan guidelines. Semangat Mba Dwi Indah πŸ’™

Reward

#umpanbalik3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Senin, 09 Agustus 2021

Jurnal 3: Memahami Masalah Bersama Tim

Selam...selam apa yang menarik malam ini?
Selami Masalah

Jangan buru-buru memberikan solusi jika kita tidak memahami masalah. LOVE your Problem, tidak hanya sekedar tahu di permukaan saja.

UNDERSTANDING YOUR PROBLEM
Langkah-langkah:
  1. Diskusikan problem statment dengan tim
    Dalam kasus ini kemungkinan besar akan muncul masalahku, masalahmu, lakukan brainstorming, jawab secara sistematis, dan tetapkan apa MASALAH KITA.
  2. Selami masalah bersama tim
    Menyelami masalah lebih dalam itu membuka wawasan kita akan sebuah sudut pandang
  3. Susun dalam sebuah jurnal tim
    Dokumentasikan hasil pendalaman masalah anda ini dalam sebuah jurnal cantik ala tim Anda
DISKUSI PROBLEM STATMENT
  1. Lakukan aktivitas starbursting adalah bentuk brainstorming yang berfokus pada merancang pertanyaan daripada jawaban
  2. Gambar atau cetak bintang besar berujung enam, letakkan di papan tulis atau poster besar
  3. Ditengah gambar bintang tersebut, tulis besar-besar judul masalah yang akan diangkat oleh setiap kelompok
  4. Tulis pertanyaan satu kata di setiap ujung bintang yaitu, what, where, who, when, why, how.
  5. Lakukan brainstorming dan tuliskan pertanyaan yang dimulai dengan kata disetiap ujung bintang
  6. Lanjutkan untuk melakukan brainstorming pertanyaan sampai kita memiliki minimal 3 pertanyaan untuk setiap titik bintang
  7. Mulailah menjawab pertanyaan secara sistematis. Tuliskan jawaban singkat di sebelah setiap pertanyaan

Kecuali untuk pertanyaan WHY.
Satu WHY diturunkan menjadi 5 pertanyaan mengapa

MENYELAMI MASALAH 
Pahami masalah dengan benar
  1. Kumpulkan informasi baru tentang masalah
    Setelah kita memahami titik awal masalah kita, mulailah mengumpulkan semua kemungkinan informasi baru tentang masalah tersebut. Hubungi orang-orang yang terpengaruh oleh masalah yang kita hadapi, baca artikel terbaru dari sumber resmi, kumpulkan bersama tim
  2. Gunakan passion sebagai media mendalami masalah
    Passion kita akan membatu mendalami masalah ini. Ada yang suka menonton film? Carilah film dokumenter atau film independen yang membahas masalah ini. Suka menyanyi? Cari lirik lagu yang menyatakan masalah kita. Suka membaca? Kunjungi perpustakaan dan cari buku yang menuliskan masalah ini.
  3. Analisis masalah dari berbagai sudut pandang 360 degree
    Penting untuk menganalisis masalah dari perspektif yang berbeda. Sempatkan diskusi ke para ahli bersama tim, untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Datang kepada orang-orang yang terdampak, lihat sudut pandangnya. 
  4. Lihat situs web resmi organisasi dunia
    Lihatlah bebetapa situs resmi organisasi dunia untuk melihat apakah masalah Anda menjadi bagian dari masalah dunia? misal https://sdg2030indonesia.org/
----------------------------------------------------------------------
Alhamdulillah Wa Syukurillah, hingga jurnal 3 disubmit pun, saya belum mendapatkan tambahan tim πŸ˜„. Ngenes ya gaes πŸ˜‚. Tapi apapun yang terjadi, inilah KONDISI TERBAIK yang Allah berikan. Yuk...tetap SEMANGAT  πŸ’˜. Bismillah,,, berikut adalah hasil diskusi kami


WHAT
Apa yang dimaksud percaya diri?
Percaya pada kemampuan atau kelebihan diri sendiri
Apa manfaat percaya diri untuk sendiri?
Berani menjadi individu yang sesuai dengan jati diri
Lebih peka pada hal-hal yang terjadi pada orang lain
Apa akibat tidak memiliki rasa percaya diri?
Kurang motivasi, mengurangi kemampuan untuk bertindak, malas untuk mencoba

WHERE
Dimana seseorang bisa belajar untuk percaya diri?
Dimana pun berada bisa dijadikan tempat untuk belajar
Dimana menemukan contoh orang yang percaya diri?
Di rumah, sekolah, tempat kerja, masyarakat, dan sebagainya
Dimana percaya diri bisa diterapkan?
Dimanapun berada bisa diterapkan

WHO
Siapakah contoh orang yang telah memiliki percaya diri yang baik?
Siapapun yang tidak takut melakukan perubahan , dan dapat menerima kritik
Siapa saja yang perlu belajar percaya diri?
Setiap individu
Siapa penerima manfaat jika kita memiliki percaya diri?
Keluarga dan masayarakat sekitar

WHEN
Kapan seseorang dikatakan tidak percaya diri?
Saat defensif, tidak bisa menikmati keheningan, materialistis, bersaing berlebihan, pamer kekuasaan
Kapan seseorang dikatakan percaya diri?
Ketika merasa rilek, nyaman, aman dan yakin kepada diri sendiri saat melakukan apapun yang ingin dilakukan dengan cara apapun dalam keadaan kapanpun
Kapan seseorang perlu belajar percaya diri?
Sejak usia dini

HOW
Bagaimana ciri-ciri orang yang memiliki percaya diri?
Menganggap diri sendiri berharga, berani menerima saran dan kritik, berani mencoba hal-hal baru
Bagaimana belajar untuk memiliki percaya diri?
Bangun pola pikir positif, kenali kekurangan dan kelebihan, fokus pada perubahan kecil, bergaul dengan orang-orang yang positif
Bagaimana caranya agar konsisten menerapkan percaya diri di berbagai aspek kehidupan?
Bersyukur, lakukan hal yang disukai, berinteraksi dengan orang terdekat

WHY
Mengapa perlu belajar untuk percaya diri?
Karena PENTING, dapat membantu dalam mengambil keputusan, sehingga tahu mana yang baik atau buruk
Mengapa ada orang yang tidak percaya diri?
BERAGAM alasan, bisa karena pernah mengalami pengalaman buruk,penindasan, trauma. atau pengaruh pola asuh semasa kanak-kanak.
Mengapa percaya diri bisa hilang?
Trauma, pola pikir negatif, teman negatif, rumah tidak bahagia

Berikutnya, kami mencoba mencari berbagai informasi, opini, pendapat atau berbagai pandangan mengenai Percaya Diri. Informasi yang kami lakukan yaitu dengan membaca referensi dari internet. Poin penting yang kami dapatkan yaitu ketidakpercayaan diri berakar dari pikiran negatif sendiri dan perubahan bentuk fisik setelah menikah dan melahirkan adalah WAJAR dan perlu adanya rasa KEBERTERIMAAN DIRI. Berikut resume singkat dari artikel yang dibaca
  1. Sifat kurang percaya diri yang hadir dalam suatu hubungan bisa dengan mudah mengubah cara pandang Anda terhadap pasangan. Berawal dari sinilah Steven Graham, Ph.D. selaku dosen psikologi di New College of Florida bersama timnya tertarik untuk melakukan survei mengenai efek rasa percaya diri dalam suatu hubungan. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini meminta lebih dari 500 orang pria dan wanita untuk mengisi kuesioner yang akan menilai tingkat kepercayaan diri mereka. Selain itu, para peneliti juga menanyakan bagaimana cara mereka menyikapi kelemahan sifat pasangan masing-masing. Hasil penelitian menyebutkan bahwa orang yang kurang percaya diri tidak hanya akan selalu mengkritik kekurangan pasangannya. Di sisi lain, mereka juga selalu merasa insecure terhadap hubungan asmaranya. Dijelaskan lebih lanjut oleh Heidi Riggio, Ph.D., seorang psikolog sekaligus asisten dosen psikologi di California State University, bahwa rendahnya rasa percaya diri yang kerap menghantui perasaan dan pikiran Anda sebetulnya berakar dari pikiran negatif yang Anda buat sendiri. Bukan dari sikap pasangan Anda.
    Sumber: https://hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/efek-kurang-percaya-diri-dalam-hubungan/
  2. Penyebab Istri Tidak Percaya Diri saat Berhubungan Badan dengan Suami
    Banyak perempuan yang mengalami (body image) yang membuat tidak percaya diri dengan kondisi tubuh, terlebih di bagian payudara, perut, paha, dan vagina. Untuk megetahui lebih jelas memahami tentang penurunan kepercayaan diri pada perempuan, perlu diketahui segala penyebab yang dapat terjadi, misal perubahan bentuk tubuh setelah menikah dan melahirkan membuat perempuan tidak percaya diri, aroma tidak sedap dari organ kewanitaan membuat suami tergesa-gesa dalam berhubungan seksual, bentuk vagina yang longgar, tidak kencang, dan berubah bentuk
    Sumber: https://www.popmama.com/life/relationship/ainun/penyebab-istri-tidak-percaya-diri-saat-berhubungan-badan-dengan-suami/4
Dalam materi disampaikan bahwa perlu menganalisis dari berbagai sudut pandang 360 degree. Qadarullah, mungkin karena masalah yang terlalu sensitif sehingga kami belum menemui orang-orang yang terpengaruh dengan masalah kami dan kami belum menemui para ahli. Jarang ada orang yang mau berbagi masalah tersebut πŸ˜…. Semoga Allah senantiasa meridhoi langkah kami. Aamiin. 

Reward

#materi3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia


Jumat, 30 Juli 2021

Feedback System Jurnal 2

Bisa mengerjakan Jurnal di kelas Bunda Salihah itu rasanya plong banget πŸ˜‹. Kalau belum posting jurnal itu rasa-rasanya kepikiran terus dan hati ga tenang. Kalau bagian review jurnal alhamdulillah lebih gampang dibanding ngejurnal sendiri, wkwkwk, ya iyalah karena ga terlalu mikir mendalam πŸ˜‚ Bagi para mahasiswa Institut Ibu Profesional pasti paham 😁

Nah, kali ini Tim Administrasi Akademik menjodohkan saya dengan Mak Putri Rahmayati teman satu regional. Alhamdulillah rezeki sesama regional jadi langsung tukeran link jurnal 😎 tanpa basa basi sebelumnya.

Berikut jurnal Mak Putri
https://puputpembelajar.blogspot.com/2021/07/membentuk-tim-untuk-menyelesaikan.html?m=1

Menurut saya, hal yang sudah baik dari jurnal Mak Putri yaitu adanya KEJUJURAN. Mak Putri mengakui dengan jujur bahwa kali ini ia mengalami kesulitan dalam memahami materi dan juga mengakui bahwa mengisi worksheet 1 setelah mendapat patner πŸ˜‹padahal idealnya worksheet 1 dikerjakan terlebih dahulu sebelum mendapatkan patner, hihihi. 

Saya merasa senasib dengan Mak Putri pada saat kampanye πŸ˜†, tidak menemukan patner yang memiliki masalah yang sama ataupun konsentrasi dibidang yang sama dengan PROBLEM STATMEN kecuali pasangan sendiri (suami) πŸ˜‡. Kerennya dijurnal Mak Putri yaitu sudah ada kejelasan pembagian tugas antar tim, suami sebagai leader sedangkan mak Putri sebagai sekretaris. Masya Allah Tabarakallahu. Selamat ya Mak.

Semoga tantangan selanjutnya tidak ada perubahan PROBLEM STATMENT lagi ya mak πŸ˜…. 
Semoga kita sama-sama diberikan keistiqomahan dalam menuntaskan perkuliahan ini hingga akhir. 
Oia, di jurnalnya Mak Putri, tidak ada video campaign nya πŸ˜… loh jadi saya tidak bisa kepoin deh πŸ˜‚

Reward


#umpanbalik2
#identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity

Senin, 26 Juli 2021

Jurnal 2: Membangun Tim Yang Solid

Jatuh cintalah pada masalahmu, jangan buru-buru memikirkan solusi, 
gali dalam lagi masalahmu, lagi dan lagi.

Temukan Teman
Kita perlu teman karena kita tidak bisa menyelesaikan MASALAH SENDIRIAN, kita perlu proses yang BERKELANJUTAN.

SIAPAKAH TEMAN KITA?*

  1. Mereka yang punya masalah yang sama dengan kita
  2. Mereka yang punya kepedulian yang sama dengan kita
  3. Mereka yang punya pengaruh terhadap masalah kita
  4. Mereka yang punya keterampilan berbeda dengan kita
  5. Mereka yang punya antusias menjadi bagian dari solusi
SIAPAKAH TIM KITA?*
  1. Anggota keluarga kita
  2. Teman satu kampus Ibu Pembaharu
  3. Teman satu regional non mahasiswa Kampus Ibu Pembaharu
  4. Teman sesama member Ibu Profesional
  5. Teman di luar Ibu Profesional
*Bisa salah satu atau semuanya

BAGAIMANA CARANYA?
  1. Lihat kembali PROBLEM STATEMENT dan AKAR MASALAH. Jadikan dua hal ini sebagai panduan kita untuk melangkah
  2. Buatlah NARASI yang menarik dalam bentuk MEDIA APAPUN sehingga memunculkan EMPATI siapapun yang membacanya/mendengarkannnya/menontonnya
  3. Gunakan USER PERSONA yaitu orang-orang yang saat ini terkena dampak terhadap masalah kita dan yang akan MERASAKAN MANFAAT apabila kita bisa menyelesaikannya
PEMETAAN
  1. Petakan Soft Skill dan Hard Skill apa saja yang sudah kita miliki, dan kita memerlukan soft skill dan hard skill lain seperti apa?
  2. Petakan peran dan tugas apa saja yang diperlukan oleh anggota team kita, sehingga kita akan mendapatkan orang yang tepat sasaran
  3. Petakan sumber daya manusia yang Anda dapatkan selama proses rekruitmen ini menjadi sebuah resource center team Anda
SKILLS FOR EFFECTIVE TEAMWORK
  1. COMMUNICATION SKILLS
    Keterampilan komunikasi terpenting bagi leader adalah kemampuan mendengarkan. Keterampilan mendengarkan secara profesional termasuk mendengarkan pesan, mendengarkan emosi di balik pesan dan mempertimbangkan pertanyaan yang relevan tentang pesan tersebut.
  2. COLLABORATION SKILLS
    Collaborative Leaders, berpindah dari top down ke team centric secara teratur mencari keragaman pendapat dan ide diantara rekan satu tim untk membangun strategi dan memecahkan masalah. Hasilnya, anggota tim lebih terlibat, merasa dipercaya, dan lebih cenderung merasa memiliki atas pekerjaan mereka
  3. PROBLEM SOLVING SKILLS
    Identifikasi dan definisikan masalahnya. Menerapkan solusi terlalu dini mungkin tidak sepenuhnya mengatasi masalah. Alih-alih, luangkan waktu untuk memahami dan mendefinisikan ruang lingkup dan sifat masalah untuk menghasilkan beberapa solusi yang baik sebelum mengambil tindakan.
    Gunakan data. Data menawarkan perspektif berdasarkan fakta tentang suatu masalah dan dapat membantu Anda menentukan masalahnya. Pelajari jenis data yang tersedia untuk Anda dan cara menafsirkan kumpulan data. Dan pastikan untuk menerjemahkan temuan Anda dengan cara yang jelas dan bermakna bagi pemangku kepentingan yang dapat mendukung resolusi.
    Fokus pada solusi. Setelah memahami masalahnya, maka gunakan kesempatan berikutnya untuk brainstorming solusi, dan selalu fokus pada solusi bukan pada masalah.
  4. PLANNING AND ORGANIZING SKILLS
    Keterampilan perencanaan dan pengorganisasian membantu Anda mengelola waktu, alat, dan sumber daya untuk mencapai tujuan.
  5. CONFLICT MANAGEMENT
    Tetapkan golden rules, sebelum muncul konflik. Hal ini akan membuat kita sebagai leader bisa memanage kebahagiaan.

The strength of the team is each individual member. The strength of each member is the team 
(Phil Jackson)
----------------------------------------------------------------------

Masya Allah Tabarakallahu, ternyata mencari tim itu seperti jodoh ya πŸ˜‚. Susah susah gampang, hihihi.  Ikhtiar yang sudah saya lakukan yaitu:
  1. kampanye di sosial media (@lia_biantoro)
    Link https://www.instagram.com/p/CRcnmDKMpqf/?utm_medium=copy_link
    tag @keluargapembaharu dan @ibupembaharu. Alhamdulillah hingga detik ini belum ada yang menghubungi saya untuk bergabung πŸ˜†


  2. mencari identifikasi masalah dari jurnal terkumpul dengan kata kunci KESEHATAN dan PERCAYA DIRI. Berharap ada PROBLEM STATMEN yang sama dengan saya sehingga bisa dilamar menjadi tim πŸ˜„.Ealah...setelah saya baca satu persatu jurnal, kebanyakan masalah yang sama yaitu tentang BERAT BADAN. Ganti Problem Statmen aza gitu ya? wkwkwkwk

  3. Melamar mahasiswa bunda salihah IP Regional Depok, ternyata  beliau sudah punya tim sendiri (suami dan anak-anak). 
  4. Dapat informasi bahwa ada teman diluar IP yang mau menjadi tim, namun setelah dikonfirmasi ulang ternyata beliau tidak memiliki masalah yang sama ataupun fokus ke statmen saya, sehingga belum ada kejelasan. 
Bismillah,
LIVE MUST GO ON
Seiring berjalannya waktu semoga Allah mengirimkan orang-orang terbaikNya untuk turut serta bergabung di tim saya. Alhamdulillah wa syukurillah masih memiliki suami yang bisa dijadikan patner tim.



Oia, terkait template STORY BOARD saya tidak membuatnya namun langsung ditulis dalam kampanye. Terkait pembagian tugas, saya sebagai leader dan suami sebagai anggota.

Reward


#materi2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia


Sabtu, 10 Juli 2021

Feedback System Jurnal 1

Masya Allah Tabarakallahu, melalui tugas Bunda Salihah ini  saya dipertemukan dengan salah satu orang yang luar biasa. Ramah  dan asyik diajak ngobrol itulah kesan pertama saya. Namanya Mba Ika Pramesti namun biasa dipanggil Mba Tety. Dia berasal dari Solo Raya. Saat menerima link jurnal 1, saya senang sekali, ternyata kami memiliki kesamaan dalam menyimpan jurnal, yakni di BLOG. hihihi.

Oia, kenapa tadi saya bilang Mba Tety ini luar biasa, karena ternyata beliau berani mengambil keputusan RESIGN dari pegawai tetap BUMN. Masya Allah Mba,,, sungguh kuat dirimu dengan segala konsekuensi yang diterima saat keputusan untuk memilih itu. Kalimat yang sampai pada hati saya ketika tertulis begini
 
"Keputusan resign dari proses inilah saya merasa di "NOL" kan.. tanpa pangkat, tanpa gaji, tanpa teman, tanpa dukungan dari ortu, bahkan lingkungan keluarga dan lingkungan teman yang menyayangkan dengan keputusan resign"

Ya Allah Mba,,, hatiku langsung merasa gimana gitu, membayangkan kondisi mba saat itu. Kuat kuat kuat ya Mba...Insya Allah inilah yang terbaik. Dulu juga saya ada keinginan untuk resign namun dengan pertimbangan berbagai hal akhirnya niat itu tidak dilanjutkan. Salut juga dengan pasangan Mba Tety yang tetap mendukung keputusan Mba Tety. Semoga Allah kuatkan dan mampukan Mba Tety dan keluarga dalam menghadapi ujian kehidupan ini.

Yang saya tangkap, ada 2 poin akar masalah Mba Tety yakni mandiri finansial dan menjadi ibu bahagia dalam membersamai tumbuh kembang anak-anak. Untuk saat ini fokus yang diambil Mba Tety adalah "Menjadi Ibu Bahagia" .

Masya Allah Mba,, menjadi Ibu Bahagia itu ternyata butuh proses, butuh ilmu, dan yang jelas butuh kelapangan hati untuk menghadapi semua tantangan yang ada. Saya paham bagaimana rasanya ketika hanya fokus di ranah domestik tanpa ART, berasa waktu 24 jam itu kurang sekali.

Menurut saya, jurnal Mba Tety sudah baik, sudah mengambil 1 fokus masalah, jelas permasalahannya, dan jelas pula indikator keberhasilannya. Saya hanya bisa mendoakan semoga Allah memudahkan, melancarkan, dan memberkahi segala aktivitas Mba Tety dalam membersamai anak.

Oia, palingan sedikit berpesan, Mba Tety pun harus meluangkan waktu untuk diri sendiri/istirahat ya, biar tetap bisa "waras" dalam menghadapi riak-riak kehidupanπŸ˜—. Semangat ya Mba Tety. 

Jurnal Lengkap Mba Tety ada di
http://tetywidodos.blogspot.com/2021/07/jurnal-1-bunda-salihah.html?m=1

Reward



#umpanbalik1
#identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity


Kamis, 24 Juni 2021

Jurnal 1: Identifikasi Masalah


 
"Everyone a Changemaker" Movement

Ibu Pembaharu: Everymother a Changemaker yaitu seorang ibu yang konsisten melakukan

  1. Cognitive Emphaty
    Mengembangkan empati kognitif yang mendalam untuk secara aktif  mendengarkan dan memperhatikan masalah sosial, betapapun kecilnya masalah tersebut. 
  2. Teamwork
    Melengkapi dirinya, timnya, dan komunitasnya untuk berkolaborasi dalam mengerjakan solusi yang berarti.
  3. New Leadership
    Mengembangkan ketahanan dan kepemimpinan dalam upaya memecahkan masalah sosial sejak usia muda.
  4. Creative Problem Solving
    Menerapkan pemikiran kritis untuk menghasilkan solusi inovatsi guna mengatasi masalah yang kompleks.

INDIKATOR SUKSES 

  1. Komunal
    Sukses dengan minimal 7 dari 8 tantangan
    Tuntas dengan minamal 7 dari 8 review yang ada
    Mampu mengubah empati menjadi minimal 1 aksi untuk 1 solusi
    Ikut berpartisipasi aktif minimal 2 dari 3 event besar di kampus Ibu Pembaharu
    Mampu membuat 1 portofolio aksinya dalam bentuk website/pdf/karya digital lain.
  2. Personal
    Olahraga ringan yang mendukung kesehatan reproduksi minimal 3 kali dalam seminggu
    Mampu menulis 1 artikel perjalanan setiap pekan

PROBLEM STATMEN
(keyword)

  1. Apa saja masalah kita?
    Tuliskan saja semua masalah yang ada, kemudian nanti klasifikasikan menjadi masalah pribadi, masalah keluarga, atau masalah lingkungan. 

  2. Bagaimana kita tahu bahwa ini adalah masalah kita?
    Bener ga ini adalah masalah kita? Caranya adalah ketika semakin sering berinteraksi apakah berbinar saat menghadapinya atau justru sebaliknya, semakin sakit atau fisik menurun atau menyedot perhatian berulang, yang membuat resah, jika tidak segera di atasi akan membuat sakit atau berefek tidak baik. Tanyakan dalam diri berkali kali.

  3. Bagaimana kita tahu kapan kita telah memecahkan masalah ini?
    Contoh Bu Septi, tahu kapan saat masalah itu terpecahkan, saat dia bisa menjawab pertanyaan Apa Pekerjaanmu? Saya Ibu Rumah Tangga dengan sikap yang gagah dan berani

Setelah merenung, sebenarnya banyak masalah yang terjadi, namun selama ini kadang saya menganggapnya bukan masalah. Entah terlalu berfikiran positif atau saya yang kurang peka. Dimulai dari mudah tergiur dengan produk mainan edukatif, buku edukatif, senang beli buku namun untuk membacanya butuh waktu lama, senang belajar online tapi waktu yang kurang mendukung, bersumbu pendek saat terlalu banyak pekerjaan, keikhlasan, keterbukaan laporan keuangan lingkungan, dan sebagainya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Namun jika dihitung jumlahnya, ternyata masih banyak masalah yang ada pada diri sendiri (pribadi).  Untuk kali ini saya akan berfokus pada masalah kesehatan reproduksi.

ANALISA AKAR MASALAH

(keyword) Tuliskan semua masalah yang tampak. Kemudian analisa akar masalahnya?

Setelah menikah dan memiliki 2 anak, saya merasa kurang percaya diri saat 'beribadah' dengan pasangan sehingga yang muncul saya terkesan 'kurang' inisiatif untuk memulai. Kita ketahui bersama, bahwa 'ibadah' ini adalah salah satu penunjang dalam keharmonisan keluarga yang efeknya secara tidak langsung akan berpengaruh pada pola asuh anak. 

Akar masalahnya bisa jadi saya kurang ilmu pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi (bagaimana menjaganya, bagaimana cara merawatnya, ramuan/makanan yang baik, bagaimana olahraga yang mendukung supaya organ reproduksi saya tetap sehat), dan juga manajemen waktu untuk olahraga.

Jangan pernah menyerah karena masalah, teruslah melangkah, sehingga masalah tersebut akan kewalahan mengikuti jejak langkah solusi kita

(Septi Peni Wulandani)

Reward



#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia


Orientasi Kampus Bunda Salihah

 


Di Kelas Bunda Produktif, sudah belajar tentang 
Do What You Love

Di Kelas Bunda Salihah, akan belajar 
Love What You Do

Masya Allah Tabarakallahu, Semoga Allah memampukan saya untuk menuntaskan Game ini secara terhormat. Aamiin.

Info lebih lengkap silakan klik tautan berikut.
https://www.ibupembaharu.com/home

#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...