Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Tampilkan postingan dengan label Tunarungu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tunarungu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2020

Modalitas Bicara Bagi Tunarungu

upaya ilmunya tidak hilang begitu saja, saya coba menulis ulang materi dan proses tanya jawab yang terjadi pada Hari Kamis, tanggal 14 Mei 2020 pukul 13.00 s.d. 14.30 bersama pakar tunarungu, Bapak Tonny Santosa, M.Pd. Beliau adalah salah satu Instruktur Nasional bidang Pendidikan Khusus dan juga kepala SLB Negeri di Jakarta.

Tulisan asli langsung copas dari WAG, mohon maaf jika banyak yang typo

Ok kita mulai saja ya.
Minggu lalu kita sdh bahas bahwa tunarungu itu merujuk pada kerusakan pendengaran atau kita menyebutnya dg hambatan pendengaran. Boothroyd membagi ketunarunguan menjadi hearing loss dan auditory proccess disorder. 
Hearing loss terbagi lagi menjadi deaf dan hard of hearing.

Bagaimana dengan kita yg disebut mendengar, apakah kita kehilangan daya dengar juga?


Pada umumnya tdk ada seorangpun yg tdk kehilangan daya dengar. Kita pun jika diperiksa dg audiometer pasti daya dengar akan hilang sekitar 10 - 30dB. Apalagi para lansia, boleh jadi mereka tergolong hard of hearing spt yg dikemukakan oleh boothroyd


👨 Mentor (Pak Tonny)
😄 Mentee (Mas Arif, Mba Rani, Mba Anggi, dan Lia Apriliani)

😄 Kalau bgitu bs d bilangbrata2 org memiliki hambatan dlm mendengar
👨 Ya. Bener bingiiitz. Tapi kehilangan pendengaran sampai 30dB msh dianggap normal atau tdk tergolong dlm klasifikasi ketunarunguan. Ketunarunguan juga sering disandingkan dg tunawicara. Jadi istilahnya tunarungu wicara. Tunarungu ya tunarungu berbeda dgn tunawicara. Jangan sampai krn org yg tunarungu bicaranya gak jelas kemudian disebut tunawicara. 

👨 Apakah tunarungu memiliki potensi berbicara?
😄 Iya ada potensi slama pita suaranya tdk bermasalah

😄 Pak Toni, kalau orag tua budeg itu masuk tunarungu juga kan ya?
👨 Tergantung berapa dB hilangnya. Kalo lbh dari 30dB berarti sdh msk pada katagori hard of hearing dan kalo sdh lebih dari 70dB sdh masuk katagori tuli. Artinya secara umum mereka sdh masuk pada wilayah tunarungu

😄 ini apa bedanya pak? tunarungu sama tunawicara,,, aku masih bingung
👨Tunarungu sdh jelas berhubungan dgn kerusakan indera pendengaran, tunawicara pastinya terkait dgn kerusakan alat bicara dan/atau berhubungan dg traumatik berat. Seseorang yg mengalami guncangan berat krn melihat suatu peristiwa tertentu juga dpt menjadikannya tunawicara tapi yg spt ini bisa disembuhkan. Org yg tunawicara itu bisa mendengar, kecuali kalo dia tunawicara dan juga tunarungu atau tunaganda.

Jadi anak tinarungu itu memiliki potensi berbicara.

😄 Apa penyebab seseorg menjadi tunarungu?
👨 Seseorang menjadi tunarungu sama seperti pada ketunaan lain. Ibu hamil mengkonsumsi obat secara berlebih, krn turunan, atau krn kecelakan/musibah. Intinya cuma 3 hal itu. Kecelakaan itu jangan dimaknai sempit ya. Kecelakaan/musibah itu bisa krn kejepit alat bantu kelahiran, atau krn kelahiran yg lama sehingga kehilangan banyak oksigen dll. Makanya jika dilihat dari waktu terjadinya bisa dikatagorikan pada masa pranatal (tunarungu sebelum lahir), natal (tunarungu pada saat kelahiran) dan postnatal (tunarungu setelah kelahiran)

😄 kalau Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden) itu berarti dia tunawicara ya?
😄 di biografinya beliau kehilangan pendengaran mbak kemungkinan tunarungu. bukan tunawicara (umur 10 th).
👨 Mbak angki kan ngomong bagus. Dia menjadi tunarungu setelah dia mengalami fase post linguality. Jadi punya pengalaman berbicara sebelum menjadi tunarungu. Pada umumnya orang menjadi tunarungu setelah mengalami fase postlinguality bicara dan bahasanya bagus. Yesss, bukan tunawicara tapi tunarungu.

😄 kebalik aku.....antara otak dan tulisan ga sinkron...Epek kecapean nerbangin layang-layang kayanya neh

😄 bisa berpotensi bicara ya pak, mereka menyadari ketika mereka mengeluarkan suara pak? kayak kita kam tau kalau ngomong kekencengan atau tidak, apa cuman tau kalau keluar suara ketika pita suara bergetar

👨 Tuhan maha adil dgn segala kesempurnaannya. Meskipun tunarungu, tuhan memberikan modal bicara untuk tunarungu. Kira2 modalitas apa yg bisa dimanfaatkan agar tunarungu bisa berbicara?
😄 fokus pada penglihatan
👨 Gambling tapi bener

Perilaku bayi yg selalu menatap pada org yg mengajak bicara modalitas utama tunarungu untuk melihat bentuk ujar, sehingga dg memahami/melihat ujaran pembicara anak tunarungu bisa meniru ucapan dan memahami makna ucapan tsb.

Faktor lain adalah tuhan menganugerahi dan menjaga language acquisition divice (LAD) manusia dgn baik. Meskipun tunarungu tapi LADnya gak rusak.

LAD itu alat kemampuan berbahasa yg ada pada otak kita sehingga secara otomatis kita bisa berbicara dan memahami bahasa.  

Coba man temans flashback, ada gak yg diajari oleh ibu, bpk atau kakak spt ini:
Arif kalo masukin makanan atau minuman ke mulut itu namanya makan
Anggi kalo kamu msk kamar mandi dan guyurin badan kamu sama air namanya mandi
Lia kalo kamu lihat benda seperti ini namanya lemari


Pernah gak diajarin seperti itu? Pasti gak kan? Nah itulah salah satu peran LAD

Saya simpulkan dulu modalitas untuk bicara
1. Perilaku menatap pd waktu bayi
2. Perilaku meniru pd waktu bayi
3. LAD

Dgn modalitas tsb maka ortu yg punya anak tunarungu hrs memanfaatkan modalitas itu agar perkembangan bahasa dan komunikasi anaknya yg tunarungu lbh ok

Ketunarunguan itu bisa dideteksi sejak bayi dlm kandungan. Kalo tdk terdeteksi sejak dlm kandungan, dlm umur mingguan pun bisa dideteksi sendiri oleh ortunya. Teriak atai batuk aja waktu bayi tidur. Terkejut gak dia? Kalo gak terkejut, waspadalah mungkin dia akan menjadi tunarungu.

Ok. Kita bicara soal pemanfaatan modalitas bicara bagi tunarungu aja ya. Kalo perilaku menatap dan meniru dimanfaatkan waktu ortu tau bahwa anaknya tunarungu diharapkan orang tua melatih alat ucapnya spy tdk kaku. Alat ucap kalo didiamkan terus akan mengalami kekakuan.  Ajak bicara terus sebagaimana ibu mengajak bicara pada bayi yg mendengar. Ajak bicara juga sebagaimana ngajak ngobrol pada anak umur 2th yg sdh bisa ngoceh. Spy anak yg tunarungu itu memahami bahwa ada gerak bibir yg bermakna bagi kehidupan yaitu gerak bibir yg memproduksi bunyi bahasa sbg alat komunikasi.

Nah, bayi atau anak2 kan pasti punya kemauan. Waktu bayi/anak itu menunjuk sesuatu yg diinginkannya, jangan langsung dipenuhi. Tapi ortu hrs membahasakan apa yg dimauin akan itu dan membahasakannya

Misalnya, anak itu menginginkan bola yg ada di atas meja. Kemudian nunjuk2 bila itu. Si ibu hrs membahasakannya, misal; Kenapa nak, kamu mau bola itu? Bilang dong, bu ambilkan bola

Kemudian si ibu meminta anak mengucapkannya, kalo sdh mengucapkan setidakjelas apapun ucapannya, beri pujian dan kasihkan bola yg diminta.

Begitu juga kalo dia nunjuk ke botol minuman krn haus dan mau minum. Jangan langsung dikasih, tapi ortu hrs membahasakannya. Kamu mau mimi bak? Bilang dong, bu haus, mau mimi. Kemudian si ibu minta spy anak mengucapkannya. Setelah anak mengucapkan baru kasih botol minumnya.


Masalahnya sudahkah ortu yg punya anak tunarungu memperlakukan anaknya spt itu?

Anak saya pernah "tunarungu" sampai usia 5th. Ada yg tau kenapa hal ini bisa terjadi?
Anak saya pernah "tunarungu" sementara bahkan sampai bicaranya juga ngaco spt anak tunarungu pada umumnya. Hal ini disebabkan krn persyarafannya yang LETARGIk atau persyarafannya itu TIDUR. Anak saya bilirubin dan tdk bisa pulang sama ibunya waktu persalinan. Salah satu dampaknya adalah dia terkena letargisitas. Syaraf pendengarannya malas bereaksi/merespon bunyi. Jadi diberisikan apapun cuek aja sampai pada saat lebaran scr gak sengaja kakaknya nginjek2 tutup kaleng biskuit. Bunyinya nyakitin kupin, bikin ngilu. Tapi anak saya yg "tunarungu" bereaksi thd bunyi tsb. Artinya anak saya hrs dirangsang dg bunyi2 tinggi spy bereaksi. Setelah dirangsang akhirnya umur 5th bersikap spt anak pada umumnya. Krn wkt kecil "jarang" bicara setelah bisa bicara kalo diajak pergi dia ngomong terus. Mulai dari naik angkot sampai turun angkot bicara gak henti2

Ok teman2 simpulannya nanti aja ya. Diendapkan aja dulu berbagai hal ttg ketunarunguan biar lbh memahami anak tunarungu. Masih pada kulit bagian luar dan paling luar sekali. Belum msk ke kedalaman tunarungu. Hal itu kita bahas nanti. Selamat siang semua, selamat berpuasa bagi yg puasa dan sehat selalu 

Minggu depan kita bicara syaraf yg letargik. Jadi anak saya bukan tunarungu tapi syaraf dengarnya letargik sehingga menunjukkan perilaku tunarungu. Tapi tunarungunya sementara krn bukan hilang pendengaran tapi syaraf yg letargik. Syaraf yg letargik kalo tdk diransang akan tidur selamanya sehingga tdk merwapon bunyi dan akhirnya bisa jadi tunarungu

Refleksi

Pada umumnya semua orang mengalami kehilangan daya dengar, 
Jika hilangnya sekitar 10-30dB masih dikatakan NORMAL. 
Jika hilangnya diatas 30dB masuk kategori hard of hearing
Jika hilangnya diatas 70dB masuk kategori deaf

Tunarungu BERBEDA dengan tunawicara
Tunarungu berhubungan dengan kerusakan indra pendengaran sedangkan tunawicara berhubungan dengan kerusakan alat bicara dan atau traumatik berat.

Penyebab ketunarunguan sama seperti ketunaan lainnya yakni berlebih minum obat saat hamil, keturunan, atau kecelakaan/musibah.

Modal bicara bagi anak tunarungu yaitu
Perilaku menatap pada waktu bayi
Perilaku meniru pada waktu bayi
LAD (Language acquisition divice) ini adalah alat kemampuan berbahasa yang ada di otak sehingga kita bisa berbicara dan memahami bahasa secara OTOMATIS.

Bagi orangtua yang memiliki anak dengan bilirubin sangat tinggi saat lahir, perlu hati-hati dan periksakan anak ke dokter. Salah satu efek dari hal tersebut yaitu LETARGISITAS dimana syaraf pendengarannya malas bereaksi terhadap bunyi. Jika dibiarkan, anak menjadi TUNARUNGU.

#kuliahonline
#belajartunarungu
#mengikatilmu
#part2

Jumat, 08 Mei 2020

Pengertian Tunarungu

Supaya ilmunya tidak hilang begitu saja, saya coba menulis ulang materi dan proses tanya jawab yang terjadi pada Hari Kamis, tanggal 7 Mei 2020 pukul 13.00 s.d. 14.30 bersama pakar tunarungu, Bapak Tonny Santosa, M.Pd. Beliau adalah salah satu Instruktur Nasional bidang Pendidikan Khusus dan juga kepala SLB Negeri di Jakarta.

Tulisan asli langsung copas dari WAG, mohon maaf jika banyak yang typo


Saya mulai dari awal aja ya. Dari pengertian tunarungu biar semua mengenal dgn baik anak2 tunarungu.

👨 Mentor (Pak Tonny)
😄 Mentee (Mas Arif, Mba Rani, Mba Anggi, dan Lia Apriliani)

👨 Ayo siapa yg mau mendeakripsikan, apa tunarungu itu?
😄 seseorang yg memiliki hambatan pendengaran dalam waktu yg lama, kalau di UU disabilitas kalau gak salah lebih 6 bulan
😄 Tdk dpt mendengar seperti org pd umum ya

Pinter mas arif dan mbak anggi ini. Secara umum tunarungu merujuk pada hambatan pendengaran. Tapi deskripsi tsb bisa lbh spesifik diuraikan berdasarkan pendapat ahli. Krn setiap pendapat ahli akan mendeskripsikan ketunarunguan tsb berdasarkan rujukan/keahlian mereka. 


😄 Boleh d share pak bbrp definisi tunarungu dr bbrp ahli. Dan definisi yg mana yg akan jd dasar kita nanti
👨 Masalah mana yg menjadi rujukan, tergantung lebih menyukai ahli yg mana? Secara pribadi, saya merujuk ke boothroyd dan van uden. Boothroyd menggunakan istilah tunarungu (hearing impairment) untuk merujuk pada segala gangguan dalam daya dengar, terlepas dari sifat, faktor penyebab atau tingkat/derajat ketunarunguan. Seperti yg dibilang mas arif dan mbak anggi tunarungu itu pokoke memiliki hambatan dalam pendengaran atau daya dengar atau tidak dapat mendengar.

Bothroyd mengelompokan ketunarunguan ini menjadi dua.
1. Kelompok yg kehilangan daya dengar (hearing lost)
2. Kelompok yg mengalami gangguan dalam proses mendengar (auditory processing disorder)


😄 apakah difinisi penyandanh disabilitas itu melekat? kemaren di kantor sempet pd ngobrol2 UU no 8 Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara  penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. terus ada yg nanya, bisa orang bisu dengan MMR jadi bisa memahami dan menyampaikan maksud yg diucapak dengan baik, apa msh termasuk disabilitas?
👨 Nah ini yg diawal saya sampaikan. Definisi itu diambil oleh siapa dan merujuk kemana. Definisi UU tsb juga berbeda dgn UU no 20/2003 ttg sisdiknas. Mana yg benar? Dua2nya juga benar. Soal orang tuli nanti ya biar clear dulu masalah deskripsinya

😄 Kenapa mereka lebih senang dipanggil TULI daripada TUNARUNGU ? Aku masih bingung sama TUNAWICARA
👨 Kenapa mereka senang dipanggil tuli drpd tunarungu? Masalah bahasa adalah kesepakatan bersama. Kenapa masukin sesuatu (makanan) ke dalam mulut itu disebut makan? Kenapa yg bentuknya seperti itu disebut meja? Semua itu kan berdasarkan kesepakatan bersama. Nah tunarungu itu menggambarkan kondisi hambatan pendengaran secara umum. Tuna itu kan artinya kekurangan atau kerusakan. Rungu artinya pendengaran. Jadi tunarungu itu orang yg kurang atau rusak pendengarannya.  Sama spt yg disampaikan bothroyd, hearing impairment atau gangguan pendengaran.

Kenapa mereka (yg tunarungu) lbh senang disebut tuli? 
Kita simak dulu yg saya sampaikan tadi bahwa bothroyd membagi ketunarunguan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yg kehilangan pendengaran dan gangguan dlm proses pendengaran. Kelompok yg kehilangan pendengaran ini kan dibagi lagi menjadi kelompok tuli (deaf) dan kurang dengar (hard of hearing). Kelompok tuli diklasifikasikan lagi dlm bbrp kelompok. 

Mengapa mereka lbh senang disebut tuli krn mereka pada umumnya adalah kelompok tuli bukan kurang pendengaran. Disamping itu mereka juga lbh suka disebut tuli krn sama dgn teman2nya di luar sana yg disebut deaf sehingga ada kesetaraan diantara mereka.


Hal ini menjadi masalah krn orang dengar belajar masalah ketunarunguan berdasarkan berbagai disiplin ilmu sementara mereka adalah yg langsung merasakan hambatan tsb dan tidak ditunjang dgn disiplin ilmu yg memadai.

Inilah salah satu penyebab kenapa kelompok tuli kita selalu bertentangan dgn para ahli atau dosen2 yg ikut membantu menyusun kebijakan pemerintah.  Mereka juga kan secara terua menerus meminta supaya SIBI "dimusnahkan" dan diganti dgn Bisindo. Mereka kurang memahami mengapa sibi dan mengapa bisindo


Tadi kita bahas ketunarunguan dari perspektif bothroyd. Saya juga salah satu pengikut van uden, pencetus maternal reflective method. Kalo van uden melihat ketunarunguan itu berdasarkan saat terjadinya yg dikaitkan dg taraf penguasaan bahasa krn van uden ini juga jago dlm bidang psikolinguistik. Jadi kalo dikelompokkan dg versi van uden ada kelompok tuli pra bahasa dan ada tuli purna bahasa

Banyak orang terkecoh dgn ketunarunguan. Seolah olah tunarungu itu bukan suatu disabilitas yg berat seperti tunanetra atau tunadaksa. Banyakn orang lebih iba melihat yg tunanetra atau tunadaksa daripada melihat yg tunarungu.

👨 Mana yang lebih berat, menjadi tunanetra, tunarungu atau tunadaksa? 
😄 saya gak berani menyimpulkan pak, tp menurut saya sama aja, kan tetap ada hambatan pasti punya kesulitan sendiri sendiri
😄 Tunanetra. Hal yg paling saya takutkan adl ga bs liat
😄 Kok aku kepikirannya malah tunagrahita ya


Testimoninya langsung disampaikan oleh helen keller. Seorang yg tunanetra kemudian jadi tunarungu juga. Helen keller bilang gini:
Masalah ketunarunguan (tuli) lebih mendalam dan kompleks. Boleh jadi lbh berat dari pada ketunanetraan (buta). Ketunarunguan merupakan musibah yg lbh buruk krn kehilangan rangsangan yg paling vital yaitu suara manusia yg membawa bahasa yg dpt menggugah pikiran dan menempatkan kita dlm jajaran manusia intelektual.

Ekstrimnya ketunarunguan menjadikan penyandangnya terhempas dari kelompok manusia intelektual. Oleh krn itu saya selalu menyampaikan jadikan anak tunarungu menjadi anak yang "mendengar dan berbicara".


Ketunarunguan merupakan hambatan pendengaran yang dapat menghempaskan penyandangnya dari jajaran manusia intelektual. Oleh karena itu keberhasilan sekolah/guru yg mengajar anak tunarungu adalah menjadikan anak tunarungu sbg anak yang "mendengar dan berbicara"

Masalahnya adalah banyak guru yang terjebak dgn kondisi fisik tunarungu yg seperti orang pada umumnya (seperti kita, tdk bermasalah atau tdk disabilitas) sehingga dalam pembelajaran lbh banyak memberi catatan dari pada mengajaknya bercakap.


Bagaimana mengajak anak tunarungu bercakap? Kita lanjutkan minggu besok ya.

#kuliahonline
#belajartunarungu
#mengikatilmu
#part1


Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...