Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Rabu, 31 Agustus 2022

Aku Ingin Sendiri

πŸ‘§ Bu, kenapa temen-temen kakak yang di mesjid, ibunya ga nungguin di mesjid?

πŸ‘©Maksud kakak, kakak juga ga mau ibu tungguin ngajinya?

πŸ‘§ Iya, kakak juga ga usah di tungguin

πŸ‘© Kakak yakin berani?

πŸ‘§Iya, Kakak berani kok

πŸ‘© Kalau ada orang asing ngajak Kakak, kakak gimana?

πŸ‘§ Kakak teriak, "tolooong..............."

πŸ‘©Hmm....sebenernya masih gimana gitu ya melepas ia sendiri, ibu masih terfikirkan banyak kekhawatiran, misalnya takut ada motor lah, takut inilah, takut itulah, dan sebagainya. Namun ibu teringat, bahwa kini Kakak sudah berusia 5 tahun dan jika di bandingkan dengan teman-teman lainnya yang dibawah usianya sudah pulang pergi sendiri ke Mesjid Nurul Huda. Di situ ibu merasa campur aduk, antara mengiyakan atau tidak. Di lain sisi ini merupakan kesempatan emas untuk Kakak belajar mandiri dan menjaga adiknya.

πŸ‘© Nanti kalau di jalan ga boleh becanda ya, kalau ada belokan, jalannya pelan-pelan aza ya sayang, khawatir ada motor atau mobil yang lewat.  

πŸ‘§ Yes....oke ibu. Nanti ibu WA Mamah Idho, kasih tahu kalau Kakak ga usah ditungguin

πŸ‘© Kalau ibu anter gimana?

πŸ‘§heem...enggak..

πŸ‘© kan cuma nganter doang

πŸ‘§ enggak, pokoknya enggak. Kakak mau berangkat dan pulang sendiri, ga usah di tungguin

Masya Allah Tabarakallahu sayang, akhirnya ibu berada di fase ini. Dalam secuplik drama ini sesungguhnya kamilah yang sedang belajar darimu. Belajar untuk PERCAYA bahwa kamu bisa.


ini adalah momen hari kedua Kakak Zahra pulang sendiri setelah belajar ngaji bersama umi di mesjid. Masya Allah, ibu terharu sayang saat melihatmu pertama kali dibonceng dengan gaya seperti ini. Kakak sungguh percaya diri dan mampu menjaga keseimbangan. Kakak tampak begitu BAHAGIA.

Terima kasih Yasmin sudah mengantarkan Kakak pulang ke rumah.

Eh,,, mana dede Fayy? kok ga kelihatan?

Pada hari itu ternyata Dede Fayy nyenyak tidur siang yang kesorean sehingga tidak ikut mengaji di umi. inilah momen pertemuan Kakak dan Dede. Dede diantarkan oleh Mamah Idho dan Aa Raja.


Masya Allah Tabarakallahu,,,

Terima kasih Allah atas segala nikmat yang telah Engkau berikan pada kami hingga saat ini

#AFM1,5y1m
#AFM2,3y8m



Jumat, 19 Agustus 2022

Memulai Sekolah AFM 1

Sebenarnya kami berencana memasukkan Kakak Zahra ke sekolah saat usianya 6 tahun saja. Kenapa? supaya di TK nya tidak terlalu lama πŸ˜‚ namun ternyata rencana kami tidak sejalan dengan keinginan anak.

πŸ‘§ Ibu, Kakak mau sekolah

πŸ‘©Hah? beneran mau sekolah?

πŸ‘§iya, beneran bu

Saat itu Kakak Zahra usianya masih 4 tahun 8 bulan (Maret 2022). Ibu pun berdiskusi dengan Ayah. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kami pun meloloskan keinginan Kakak Zahra. Pertimbangan terberatnya adalah keinginan untuk sekolahnya muncul dari dirinya sendiri. Bismillah, akhirnya ibu pun mencari referensi sekolah. Berikut beberapa sekolah yang sempat masuk dalam list survey kami. Survey dilakukan secara online dan juga offline.

TK Al Ihya (komplek Marinir)

Survey dilakukan secara offline dengan mengajak anak-anak dan juga mamah Idho. Ayah kemana? sedang semangat jempt rezeki πŸ˜‚. Berikut beberapa catatan yang diperoleh setelah diskusi dengan pegawai TK Al-Ihya (Ibu Aan)

  1. Membaca dengan pendekatan mengeja
  2. Perbandingan guru dan siswa 1: 15
  3. Saat ini dibagi menjadi 2 sesi dengan tiap sesi 2 jam
  4. sesi pagi 7.45-9.45 dan sesi siang 10.00-12.00
  5. Jika pada saat kondisi normal, maka dari jam 08.00-11.30
  6. Pembelajaran dimulai dari hari Senin-Jumat
  7. Tidak ada sesi istirahat karena pembelajaran hanya 2 jam, jika jadwal normal ada jam istirahat
  8. Anak hanya diperkenankan untuk membawa minum (tidak boleh membawa makanan karena meminimalisir buka masker) biasanya anak diperkenankan bawa makanan
  9. Tuntutan akademik di kelas A lebih sedikit dibandingkan kelas B (Kelas B merupakan kelas persiapan untuk masuk SD dan biasanya lulusan ini sudah bisa baca)
  10. Pembelajaran akademik di kelas A dibalut dengan permainan dan target membacanya baru pada suku kata
  11. Tiap pagi ada pembiasaan untuk hafalan surat-surat pendek
  12. Ada 4 sentra, sentra alam (misal bermain pasir), sentra balok (misal bermain balok), (Senin-Kamis), Sentra seni, dan sentra persiapan. Hari Jumat kembali dengan guru kelas
  13. Kegiatan 1 tahun hanya untuk anak-anak (tidak mengakomodir orangtua, dll) kalaupun orangtua mau ikut, silakan dengan biaya sendiri dan tidak boleh mendekat, karena ini saatnya anak-anak dengan guru dan teman-temannya
  14. Misalkan nanti lanjut ke kelas B, maka tidak perlu membayar lagi biaya perawatan gedung, hanya SPP dan ATK saja (kurang lebih 450.000)
  15. Anak mau dimasukkan langsung ke TK B juga silakan, itu hak orang tua, namun nanti akan ada banyak PR untuk orangtua karena kelas B persiapan untuk masuk SD. Kita ketahui bersama bahwa tuntukan kelas 1 zaman sekarang anak diharapkan sudah mampu membaca
  16. Terdapat psikolog
  17. Ruang kelas banyak mainan, lantai bersih, dan K13 dan sistem sentra
  18. Ada belajar iqro juga
  19. Belajar di dalam ruangan
  20. Usia anak yang diterima minimal 4 tahun, untuk usia kurang dari itu tidak ada kelasnya
  21. Biaya kebutuhan Murid Kelas A (ATK, Seragam, SPP bulan Juli) Rp1.945.000
  22. Biaya SPP perbulan Rp270.000
  23. Biaya Perawatan gedung Rp750.000
  24. Biaya kegiatan 1 tahun Rp1.500.000
  25. Total Rp4.195.000
Poin plusnya yaitu jarak antara rumah dengan sekolah hanya 750 m, dan bisa dilakukan dengan jalan kaki ataupun bersepda.

Sekolah Alam Indonesia Meruyung

Survey ini dilakukan secara online dengan mengunjungi website https://saimeruyung.sch.id/. Jarak antara rumah dengan sekolah kurang lebih 1,9 km. Visinya sekolahnya yaitu Global Center of Excellence in Education System. Menggunakan kurikulum yang berdasarkan pada tiga ranah, yaitu akhlak, kepemimpinan dan keterampilan berpikir. Dana Pengembangan Pendidikan Rp10.000.000. Dana operasional tahunan Rp2.900.000 dan Bea Guru Rp650.000.

Sekolah Alam Matoa

Survey ini dilakukan secara online melalui website http://sekolahalam-matoa.sch.id/ namun webnya tidak ditemukan dan tampilannya seperti ini.



Alhasil cuma tanya tanya ke salah satu orang tua yang menyekolahkan anaknya di sana. Jarak antara rumah dengan sekolah kurang lebih 4,2 km.

TK Azzahra
Nah, kalau TK ini survey nya hanya dilakukan melalui brosur saja karena tidak tersedia alamat websitenya. Ini merupakan TK anaknya Mamah Afan. Visi sekolahnya adalah Memberi dasr-dasar bagi terbentuknya insan berintelektual muslim dan berkalbu mukmin, yang diproyeksikan kelak menjadi umat terbaik. jarak antara rumah dengan sekolah 1,8 km. Info yang diperoleh dari brosur yaitu sebagai berikut
  1. SPP per bulan 180.000 (termasuk les lukis, les menari, POMG, Les Iqro, Les baca)
  2. 1.600.000 (termasuk formulir pendaftaran, seragam 5 setel, peralatan sekolah 1 tahun, dan biaya bulan Juli)
TK Alhamidiyah Depok
hmmm...siapa yang ga tahu TK ini? πŸ‘€ itu loh yang sebrang nya DTC. Survey dilakukan secara online melalui http://al-hamidiyah.sch.id/ dan juga offline dengan mengajak anak-anak serta mamah idho. Kesan pertama saat mengunjungi sekolah ini, yaitu pegawainya ramah ramah dan juga informatif banget. Kakak Zahra dan juga Dede Fayy ssuunneeng banget.





Berikut rincian biaya di TK Al-Hamidiyah


KEPUTUSAN
πŸ‘© Kakak mau sekolah di mana?
πŸ‘§ mau sekolah di sini (maksudnya di TK Alhamidiyah)
πŸ‘© menelan ludah sendiri

Setiap ditanya oleh Mamah Idho dan juga Ayah, Kakak Zahra konsisten mau sekolahnya di TK Alhamidiyah. Mendapati jawaban anaknya seperti itu sang Ayah pun semakin puas karena ternyata pilihan anaknya sesuai dengan taksiran Ayahnya sejak awal. Jadi sebelum ibu melakukan survey ternyata Ayah sudah memilihkan sekolah untuk Zahra πŸ˜†.

Bismillah, akhirnya kami pun memutuskan memasukkan Zahra ke sekolah ini. Semoga Allah mudahkan dan lancarkan rezeki kami. Aamiin.


#portofolio
#AFM1



Jumat, 08 Oktober 2021

Gantung Diapers AFM 2

Memiliki anak 2 dengan selisih umur hanya 17 bulan membuat kami merasa banyak memiliki keuntunguan, selain Kakak dan Dede menjadi teman bermain, kami pun menjadi merasa cape sekalian. Kami memiliki pendapat bahwa mau anak 1, 2,3 atau berapapun itu pasti akan tetap cape,, jadi mending cape sekalian kan??? Hehehe

Nah,,,AFM 2 ini memiliki perkembangan toilet training lebih cepat dibanding AFM 2, entah karena perbedaan jenis kelamin atau efek ASI yang jelas di usianya 2 tahun 9 bulan sudah tidak ngompol malam lagi. Hal ini berdampak pada penghematan pengeluaran keluarga, wkwkwk...kan jadinya ga beli beli diapers lagi.

Lucunya AFM 2 ini meskipun sudah tidak ngompol, tetep kekeh pengen pake diapers, kenapa? karena AFM 1 masih pake jadinya ngiri..

Hmm...awal awal kami ikuti keinginannya menggunakan diapers, dengan tetap memberikan pengertian bahwa kakak masih ngompol dan dede enggak ngompol, jadi dede ga usah pake diapers lagi.

Pernah suatu ketika AFM 2 menolak memakai diapers malam sebelumnya,,, padahal diapers itu masih bersih dan tidak kotor.

Dede ga mau pake yang itu, maunya pake pampers yang baru.....

Ah....nikmatnya melalui episode kali ini

Terima kasih Kakak dan Dede telah menjadi teman belajar Ayah dan Ibu untuk selalu memberikan yang terbaik untuk kalian

We love you..

Senin, 27 September 2021

RT-ku adalah RT Digital

Masih teringat jelas tantangan pertama di kelas ibu pembaharu, yaitu kami, para mahasiswi diminta untuk mengumpulkan bank masalah. Masalah ini bisa dari diri sendiri, anak, keluarga, masyarakat, dan lingkungan. Seperti biasanya suami adalah andalanku untuk berdiskusi, dimulai dari diskusi receh sampai diskusi serius. 

πŸ‘© Beb, aku udah punya tugas nih di kelas bunda salihah
πŸ‘¨ Apa tuh tugasnya?
πŸ‘© Nyari masalah 
πŸ‘¨ Loh, kok nyari masalah
πŸ‘© Iya, kita diminta nyari masalah baik itu pribadi, keluarga, anak, lingkungan atau masyarakat
πŸ‘¨ Masalah mah banyak, #$$@^&#**&^%$@!@# (bercerita panjang kali lebar)

Obrolan ini terjadi sepanjang perjalanan "ngasuh" duo AFM di motor kecil πŸ˜‚ (a.k.a jalan-jalan sore)

Seperti Bu Septi bilang, kalau udah cinta sama masalah, pasti akan kepikiran terus, mirip lagunya Evie Tamala

Mau tidur teringat padamu
Mau makan teringat padamu
Mau apa pun teringat padamu

Kemana pun ada bayanganmu
Di mana pun ada bayanganmu
Di semua waktuku ada bayangmu

Iya,, kamu, wahai masalah. 
----------------------
Flashback

November 2016 (pasca menikah), aku dan suami memutuskan untuk tinggal di Depok. Alhamdulillah, Allah menitipkan rezeki untuk membeli rumah secara KPR. Lingkungan ini adalah kombinasi lingkungan yang aku dan suami harapkan. Aku yang ingin tinggal di perkomplekan dan suami yang ingin tinggal di perkampungan. Jadi cocok banget. Komplek ini bernama Komplek Akbar, dimana administrasinya mengikuti Kampung Grogol RT 02 RW 01, Rangkepan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok.

5 tahun tinggal di sini, kegiatan yang aku ketahui sebatas kerja bakti, Posyandu, pengajian, tidak lebih dari itu. Informasi yang terbatas ini  membuatku secara pribadi memiliki persepsi "seolah-olah" pengurus lingkungan tidak bekerja optimal. Padahal, bisa jadi mereka sudah bekerja optimal tapi tidak terekspos. Selain itu, aku pun merasa kurangnya keterbukaan terkait laporan keuangan. 

kurangnya informasi dan kurangnya keterbukaan pengelolaan keuangan pengurus RT
(problem statement
----------------------
Berkecimpung di Tim Administrasi Akademik Institut Ibu Profesional (Tim AA IIP) dan kelas IIP membuatku banyak belajar tentang Google Drive dan Canva. Menu luar biasa yang ada di Google Drive dan juga sedikit kemampuan Desain melalui Canva, membuatku optimis mampu menyelesaikan masalah ini.

πŸ‘© Yah, kayanya aku sudah menemukan masalah deh, aku pengen RT ku RT yang digital, karena aku merasa kurangnya informasi terkait aktivitas warga dan juga kurangnya keterbukaan laporan keuangan. Menurut Ayah gimana?
πŸ‘¨ Hmmm....bisa c, tapi itu harus ngobrol dulu dengan RT terpilih, soalnya ini kan mau pergantian RT, aku masih jadi panitia pemilihan
πŸ‘© Iya Ayah

Dari nada Ayah terkesan jika dia kurang begitu antusias dan ini berindikasi hanya sebatas obrolan saja tanpa action. 

πŸ‘© Yah, gimana soal RT Digital, udah ngobrol belum?
πŸ‘¨ Belum
πŸ‘© Yahhh........(Aku mulai hopeless)

Selang beberapa minggu, RT terpilih pun sudah ada, suami pun akhirnya masuk dalam kepengurusan, dengan demikian, seluruh ide/gagasan akan lebih mudah di eksekusi daripada hanya jadi "penonton" saja. Kami pun mulai berdiskusi lebih serius terkait tagline RT.  
  • Religius, Digital, Transparan
  • Gotong Royong, Religius, Digital, Transparan
adalah sederet calon Tagline yang berhasil kami temukan, tapi masih ada yang kurang, sepertinya  mendingan menggunakan awalan huruf yang sama deh, celetukku mengomentari tagline yang tersedia.  Maklum dulu pernah nyantri di Daarut Tauhiid jadi keingetan tausiyah Aa Gym yang suka disingkat-singkat tapi ngena (contoh Rumus Perubahan 3M : Mulai dari hal yang kecil, Mulai dari Diri Sendiri, dan Mulai dari saat ini). 

Kami pun berfikir keras lagi untuk menemukan tagline RT yang pas. Alhamdulillah, Allah memberikan kami inspirasi.

RUKUN, RAMAH, RELIGIUS

Setelah itu kami pun membuat logo RT dan yang paling utama adalah berhasil membuat sebuah web resmi RT sebagai salah satu solusi dari masalah yang dirasakan.

www.rt02rw01rangkapanjaya.org

Web sederhana ini hanya bermodalkan Canva, Google Sites, Google Form, dan Spreadsheet. Dengan adanya web ini, warga yang memiliki waktu luang sedikit dengan lingkungan tetap bisa memperoleh informasi  terkait hal apapun yang terjadi di RT 02 RW 01 dan yang jelas kedepannya sebagai wadah dokumentasi (jejak digital) tentang  "kinerja" pengurus lingkungan RT. 

Seperti gading yang tak retak, kami pun menyadari bahwa web ini masih jauh dari kata sempurna. Inilah aksi sederhana yang dapat kami berikan untuk lingkungan tercinta. Semoga menjadi pemicu perubahan ke arah yang lebih baik lagi.  Aamiin.

#darirumahuntukdunia
#sayembaracatatanperempuanKIP2021
#konferensiibupembaharu2021
#ibuprofesional

Sabtu, 25 September 2021

Bye-Bye Susu Malam

Masya Allah Tabarakallahu, atas segala nikmat yang Allah berikan hingga saat ini. Melihat anak-anak tumbuh kembang dengan sehat dan bahagia sungguh merupakan anugrah tak hingga dariNya. 

Agustus 2021 merupakan bulan kemerdekaan, termasuk di dalamnya proses merdeka dari minum susu di botol saat akan tidur πŸ˜‚. Proses ini sebenarnya diluar rencana, terjadi secara spontan. Inilah salah satu Maha Baiknya Allah yang kemudian kami sadari. Berawal dari makan malam duo AFM, kondisi perut mereka kenyang ditambah tidak tidur siang sehingga saat rutinitas read aloud, mereka dapat menganyam bulu mata tanpa ada drama. 

Kami punya peraturan tidak tertulis terkait pembagian tugas sebelum tidur. Ibu ajak duo AFM ke kamar mandi, Ayah membuat susu, selesai ritual di kamar mandi Ayah memakaikan pampers anak-anak, lalu read aloud bagian Ibu, tapi kadang juga kebalikannya 😁. Nah, suatu malam, Ayah sudah tidur duluan sehingga mulai dari ritual kamar mandi, pakai pampers, hingga siap untuk read aloud, dilakukan ibu. Ayah tak kunjung bangun untuk membuatkan susu.

πŸ‘§ Bu, kok Ayah ga bikinin susu?

πŸ‘© Ya udah kakak bangunin aza Ayah

πŸ‘§ Enggak mau, Ayah kan marah

πŸ‘© emang c Ayah marah, karena duo AFM ga mau tidur, padahal udah malam banget di tambah mungkin Ayahnya yang cape, dan ibu juga ga berani bangunin 

πŸ‘§Bu, Kakak mau susu

πŸ‘©Ya udah Ayah bangunin

πŸ‘§Enggak mau (sambil menahan air mata saking pengennya minum susu)

πŸ‘© Ya udah dede aza yang bangunin Ayah

πŸ‘¦Yah..yah..bangun, bikinin susu

πŸ‘¨ Buka mata lalu berkata dengan nada yang sedikit marah, "Ga usah minum susu, kemarin aza bisa tidur tanpa minum susu, sekarang tidur, udah malam. Cetrek, suara lampu kamar utama dimatikan, menyisakan lampu tidur yang menyala

πŸ‘§ Kakak yang memiliki hati sensitif pun menangis

Disinilah ibu diuji ketahanannya, antara satu frekuensi dengan Ayah ataukah mengikuti keinginan duo AFM. Sebenernya bisa saja ibu membuatkan susu untuk duo AFM namun khawatir, jika dibuatkan susu, kelak duo AFM akan memiliki persepsi bahwa ketika Ayah tidak mengizinkan maka ibu bisa. , dan ini bahaya, nanti bisa dijadikan senjata oleh anak. Dengan berat hati, ibu pun memberikan waktu Kakak menangis untuk menyalurkan emosinya.

πŸ‘© Kakak sedih ya?

πŸ‘§ Iya

πŸ‘© Kenapa Kakak sedih (memcoba memvalidasi perasaan Kakak, meskipun ibu sudah tahu jawabannya. ini dilakukan supaya anak mengetahui bahwa perasaanya di pahami oleh ibunya)

πŸ‘§ Karena Ayah ga bikinin susu

πŸ‘© Ibu bacain buku aza mau?

πŸ‘§ Iya, sambil mengangguk dan menangis

Bagaimana Fayyadh? dia mah anteng-anteng aza, mungkin pada malam itu moodnya lagi baik jadi ga ikut-ikutan nangis seperti Kakaknya. Fayyadh mah enjoy aza πŸ˜† dan lebih banyak memperhatikan obrolan ibu dan Kakak Zahra.

Setelah dibacakan buku an berdoa ibu memaksakan diri untuk pura-pura tidur 😘Dddaannnn akhirnya duo AFM pun tidur juga. Pada malam itu entah berapa buku yang dibaca yang jelas ibu merasa kering tenggorokan dan juga cape.

Esok paginya, ayah meminta maaf kepada Kakak Zahra dan Dede Fayyadh

πŸ‘¦ Kakak, Dede, Ayah minta maaf ya semalam tidak buatkan susu. Mulai sekarang Kakak dan Dede boleh minum susunya pagi/siang/sore aza ya (tentunya setelah makan). 

πŸ‘§ Iya Ayah

πŸ‘¦ Iya Ayah

Mereka bertiga pun berpelukan

Alhamdulillah hanya perlu menahan ketegaan tidak membuatkan susu 1 malam saja membuat proses malam-malam berikutnya dengan mudah. Malam berikutnya tinggal bilang, Kakak dan Dede kalau malam kan ga minum susu. Mereka pun paham dan mau tidur tanpa minum susu. Efeknya apa? Jika diperhatikan Fayyadh jadi ga ngompol dan Kakak Zahra pipisnya ga beser seperti biasanya. Alahmdulillah alhamdulillah alhamdulillah

#JurnalDuoAFM

#AFM1,4y1m

#AFM2,2y8m


Kamis, 09 September 2021

Feedback System Jurnal 4

Waktunya mereview....yyyeeaayyy......πŸ˜—πŸ˜—πŸ˜—. Alhamdulillah mendapatkan pasangan Buddy dari IP Yogyakarta yaitu Alfia Fajarina Rahmawati. Pas buka jurnal beliau, saya langsung terkesima dengan foto yang terpasang, Masya Allah Tabarakallahu, cantik, muncul aura bahagia dari dalam diri melalui senyum yang ada. Setelah melihat poto, langsung terfokus pada gelarnya Apt., LCPC πŸ’ž luar biasa, langsung googling deh apa itu Apt., LCPC πŸ˜‚

Apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki?
Pandangan pertama terkesima dengan tampilan foto, selanjutnya ter-WOW-kan bagian isinya, SMART Goalsnya benar benar SMART πŸ’, tidak hanya tergambarkan bagaimana milestonenya tetapi juga tergambarkan bagaimana managemen SDMnya. Saya dapat bonus informasi mengenai Problem Statment dan Analisa Akar Masalah dari jurnal 4 nya my Buddy, sungguh sangat membantu saya selaku reviewer. Tidak ada hal yang perlu diperbaiki dalam jurnal 4  mak Alfia Fajarina Rahmawati. Jurnalnya sudah baik. 

Proses apa yang dilihat saat menetapkan milestone pencapaian tim?
Yang terlihat adalah kejelasan target dari setiap milestone serta perlunya sebuah proses kerja sama dan juga kolaborasi antar tim. 

Seberapa efektifkah penggunaan metode SMART untuk menetapkan tujuan tim?
Efektif karena jelas dan dapat diukur.

Semangat selalu TIM SaE πŸ’‹
Kalau dalam B. Sunda, Sae itu Bagus. Nama tim yang unik. Barakallahu ya mak Alfia Fajarina Rahmawati. Semoga apa yang direncanakan benar-benar bisa terwujud. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran di setiap aktivitas Tim SaE.

Reward
#umpanbalik4
#smartgoalsdansumberdaya
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 07 September 2021

Jurnal 4: Menetapkan Tujuan dan Sumber Daya

Membuat tujuan bersama memberikan kita arah melangkah
Septi Peni Wulandani

Mereka yang menetapkan tujuan dengan yang tidak 
  1. Memiliki keyakinan akan tujuan hidupnya
  2. Memiliki perencanaan yang terperinci untuk mencapai kesuksesan
  3. Tidak menunda dan melakukan tugas yang penting guna mempercepat menuju tujuan
  4. Memenuhi harapan dan menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan yang baru dan mencapai kesuksean baru
Mereka yang tidak menetapkan tujuan
  1. Tidak yakin akan tujuan hidupnya
  2. Tidak memiliki perencanaan untuk mencapai sukses selalu ada alasan untuk menunda
  3. Tidak tahu bagaimana harus menggunakan waktu untuk meraih kesuksesan
  4. Berhenti di tempat dalam sebuah pengejaran akan kesuksesan
Membuat Tujuan SMART

Spesifik
What: apa saja yang tim kita ingin capai. Why: mengapa tujuan tersebut penting untuk dicapai. Who: siapa saja yang nantinya akan terlibat dalam mencapai tujuan tersebut. Where: dimana tempat untuk mencapai tujuan tersebut. When: kapan Anda dan tim ingin mencapai tujuan tersebut  
Measurable
Bagaimana tim kita mengetahui target yang sudah dicapai, apa saja indikator yang mampu menunjukkan perkembangan kita dalam mencapai tujuan
Achievable
Bagaimana cara kita mencapai tujuan dan seberapa realistiskah tujuan tersebut bisa kita capai dengan kondisi kita saat ini
Relevant
Pastikan tujuan itu bermanfaat bagi diri kita dan sejajar dengan tujuan lain yang kita miliki alias tidak tumpang tindih
Timebound
Tujuan yang baik harus memiliki target waktu yang melekat pada tujuan

Mimpi yang dituliskan akan menjadi rencana
Rencana yang dikerjakan akan menjadi komitmen
Komitmen yang selalu dipegang akan mengubah mimpi jadi kenyataan
Septi Peni Wulandani
---------------------------------------------------------------------------------

Hampir setengah jalan di kelas ini. Semangat semangat semangat hingga tuntas. 

Masalah yang di usung yaitu krisis percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan. Alhamdulillah tim masih berdua dengan suami tercinta. Baik, saat ini jurnalnya berbicara tentang tujuan yang SMART.

Spesifik
What: percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan
Why: karena penting untuk menjaga hubungan harmonis keluarga dan secara tidak langsung berpengaruh juga dengan pola asuh anak.
Who: pasangan suami istri. 
Where: rumah. 
When: 4 bulan

Measurable
Ketika sudah percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan dengan indikator aktif untuk memulai atau punya inisiatif untuk mengajak terlebih dahulu

Achievable
  1. Mengetahui faktor utama penyebab munculnya kurang percaya diri saat "beribadah" dengan pasangan
  2. Membaca minamal  referensi terkait melalui buku/artikel/jurnal/media sosial lannya
  3. Folow 3 IG yang berkaitan dengan harmonisasi pasangan
  4. Olahraga yang teratur minimal  menit setiap malam
Relevant
Insya Allah tujuan meningkatkan rasa percaya diri ini sangat bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri, pasangan, tapi juga demi keberlangsungan hidup sebuah keluarga.

Timebound
Target waktunya adalah empat bulan

Reward
#materi4
#menetapkantujuandansumberdaya
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...