Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Selasa, 16 Juli 2019

2 Tahun Azzahra Fadhilatul Muthaminnah


Alhamdulillah, Allah memberikan kesempatan kepada Kakak Zahra hingga masih bisa menghirup udara gratis hingga saat ini, yakni 16 Juli 2019. Begitu banyak perkembangan yang telah dilalui. Tulisan ini dibuat untuk merekam jejak pertumbuhan dan perkembangan Kakak Zahra. Saat ini kemampuan yang telah dimiliki yaitu:


Fisik
Berjongkok
Berdiri sambil berjinjit
Memanjat furnitur naik-turun
Naik-turun tangga
Melompat
Menendang bola
Melempar bola
Berlari
Menarik
Menyodok/mendorong pelan
Menangkap bola
Menggambar garis atau membuat coretan melingkar
Menumpuk balok

Hal unik 
Pagi hari, Kakak Zahra pernah mengajak ibu jalan kaki dari rumah sampai vila santika dan kembali lagi ke rumah. Digendong saat ada motor atau mobil lewat, selebihnya jalan kaki. Jarak dari rumah ke vila santika kurang lebih 3,2 km (PP).

Tantangan selanjutnya 
Melatih menyortir dan membereskan mainannya sendiri untuk meningkatkan kemampuan motorik halusnya.

Kognitif 
Menunjuk benda yang disebutkan namanya.
Mengikuti instruksi sederhana
Terlibat dalam permainan pura-pura (pretend play) 
Menemukan benda yang disembunyikan di bawah dua atau tiga lapis selimut/kain (terutama hp) 
Mengetahui warna namun untuk menyebutkan warna pada suatu benda masih belum tepat 
Membangun menara dari balok hingga empat tingkat lebih 
Membilang angka, namun lebih sering dimulai dari angka 4, 5, 6, 7, 8

Hal unik
Saat ditanya warna pada suatu benda, jawabanya selalu hitam, padahal kenyataannya dunia itu tak selalu hitam, wkwkwk.

Tantangan selanjutnya
Berlatih menyebutkan abjad dan angka.
Memberi pertanyaan pada anak
Memberikan pilihan dan membiarkan anak memutuskan
Menawarkan berbagai macam permainan yang dapat mengembangkan kreativitas dan pemecahan masalah
Menunjuk sebuah benda dan minta anak menyebutkan nama benda tersebut
Menjelaskan secara sederhana setiap kali Ibu/Ayah melakukan sesuatu. Misalnya, “Ibu sekarang sedang mengikat tali sepatumu.” 
Membicarakan di mana keberadaan anggota keluarga saat mereka sedang tak di rumah 


Sosial dan Emosi 
Meniru orang dewasa atau anak yang lebih tua darinya.
Antusias pada anak-anak lain, jika ada anak-anak yang bermain di halaman komplek, Kakak Zahra akan segera meminta keluar rumah.
Bermain berdampingan dengan anak lain. 
Semakin mandiri. 
Mengalami episode kecemasan berpisah yang lebih sedikit, terkhusus saat Mamah Idho akan pulang untuk istirahat. Saat ini, Kakak Zahra sudah tidak menangis lagi 
Takut akan suara keras (blender dan hair dryer) atau binatang tertentu 
Menolak ajakan dan mampu mempertahnkan keinginan

Hal unik
Lebih anteng bermain dengan anak yang usianya lebih tua, kalau dengan yang seumuran, biasanya selalu posesif dengan mainan yang dimiliki
Jika ibu/ayah lengah sedikit mengawasi Kakak Zahra, kaki dan tangannya akan bereksplorasi dengan adiknya. Dede Fayy dijadikan objek kuda kudaan, dianggap bola serta tempat untuk menyimpan bantal, padahal Dede Fayy baru bisa tengkurap. Jika ketahuan, Kakak Zahra akan berkata "cium aza, cium aza" sambil mulutnya nyosor pipi atau kening Dede Fayy dengan memberikan tekanan pada kulitnya
Jika Dede Fayy menangis ingin digendong atau menyusu, Kakak Zahra akan berusaha melakukan cara supaya Ibu tidak bisa menggendong dan menyusui Dede Fayy
Jika keinginannya tidak dipenuhi, misal ingin main bola tapi Ibu sedang tanggung dengan aktivitas lain, Dede Fayy akan menjadi sasaran empuknya, wkwkwk

Tantangan selanjutnya 
Playdate
Membantu mengenali setiap emosi yang ia rasakan.
Memberikan kesempatan untuk membantu pekerjaan rumah yang sederhana, misalnya meletakkan baju kotornya di keranjang cucian.

Bicara dan Bahasa 
Mengucapkan sekitar 50 – 75 kata.
Mengatakan kalimat yang terdiri dari dua hingga tiga kata.
Ucapannya dapat dipahami setengahnya oleh orang lain. 
Mengenali nama-nama orang yang dikenalnya. 
Bisa menyebutkan bagian-bagian tubuh. 
Bisa menyebutkan nama gambar dalam buku seperti anjing, kucing, dan bola. 
Bisa mengikuti instruksi sederhana. 
Mengulangi kata-kata yang didengar dalam percakapan. 

Tantangan selanjutnya 
Tidak mengoreksi tata bahasa anak. Cukup ulangi apa yang dikatakannya menggunakan kata-kata yang tepat.
Berbicara secara normal tetapi singkat dan jelas untuk memperluas kosakata dan kalimatnya. Alih-alih berbicara “Oke” lebih baik katakan, “Oke, Ibu akan membantu Kakak mengikat tali sepatumu”.
Membacakan buku bergambar bersama. Beri jeda di antara peristiwa dan minta anak untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang dilihatnya seperti, “Bisakah kamu menemukan kucing itu?”. Atau “Apakah kamu suka warnanya?”
Bernyanyi bersama. Ia akan menyukai pengulangan, rima, dan nada.


Kesehatan dan Nutrisi 
Memiliki hemangioma disebelah kiri dagu dengan diameter. cm
Paling susah diajak gosok gigi. Mulutnya selalu mingkem. Diberikan contoh sudah, menonton video sudah, melihat anak seumurannya sikat gigi sudah, melalui dongeng sudah, kira kira harus gimana ya biar mau membersihkan giginya?
Keramas dan sisir rambut adalah hal yang paling menantang setelah sikat gigi. Selalu butuh waktu ekstra untuk bisa menyisir rambutnya hingga rapi. Ibu sempat kepikiran buat memotong rambutnya hingga pendek, namun Ayah masih kurang berkenan, wkwkwk
Jika keramas pasti baju ibu basah kuyup, Kakak selalu memeluk baju ibu saat disiram rambutnya


Referensi:

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-6

👧🏻cinci cinci
🧕apa kak?, ibu sedang menyusui Dede Fayy
👧🏻cinci, cinci,  dengan nada semakin tinggi dan membuat Dede Fayy melepaskan mulut dari proses menyusu
🧕iya sayang,  ada apa? , ibu pun membalikkan badan dan menghampiri Kakak Zahra
👧🏻cinci
🧕oh..... Iya.... Ada kelinci ya..., ibu baru paham bahwa maksud Kakak Zahra dari tadi yaitu ingin memberi tahu bahwa ada gambar kelinci 😅, maafkan ibumu ya nak 🤣
👧🏻iya...
🧕wah.... Dua ekor kelinci sedang makan ya (ibu terinspirasi untuk memulai cerita)
👧🏻iya,  makan..
🧕Kakak udah makan?
👧🏻udah
🧕alhamdulillah..., kita lanjutin lagi yuk ceritanya
👧🏻ini... Ini... (Kakak Zahra beralih perhatian)
🧕oh... Ini ta
👧🏻ta... Ta... Ta.. , ini?
🧕tsa.
👧🏻sa... Sa... Sa..
🧕ja
👧🏻ja ja ja
🧕kha
👧🏻kho
🧕kho
👧🏻kho
🧕pokhon
👧🏻pokhon

masya Allah,  cukup fasih untuk pelafalan kho dan kami pun berlanjut dengan huruf huruf yang lain,  alhamdulillah

Sepertinya Kakak lebih tertarik belajar huruf hijaiyah dibandingkan ibunya bercerita 🤣🤣

#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari

Senin, 15 Juli 2019

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-5

Masih semangat bertiga di rumah kalau malam tiba, hihihi. Semalam Kakak Zahra ingin diceritakan buku tentang saatnya ke toilet bersama Goyi dan Pipi.

Setelah beres bercerita, dia minta cerita lagi, ibu pun mengambil buku yang lain untuk diceritakan, namun ternyata bukan itu yang dia mau. Sebelum rengekannya semakin kencang dan membuat Dede Fayy bangun, ibu pun berusaha memenuhi keinginan Kakak Zahra. 

🧕 "Buku ini?"
👧"bukan"
🧕"yang ini?
👧"bukan"
🧕"lah, terus yang mana?"
👧"lagi, lagi, lagi"
🧕"iya, Kakak mau yang mana?"
👧"ini"
🧕" Ya Allah Kak, Kak, ini kan buku yang tadi", ibu emang lagi diajarin sabar sama Kakak Zahra 😂

Kakak Zahra pun membalikkan badan sambil memeluk guling

Ibu melanjutkan cerita yang kali ini full ngintip ke buku 🤭. Cerita selesai, Kakak Zahra meminta lagi, lagi, dan lagi. Entah berapa kali ibu bercerita dengan kisah yang sama, wkwkwk. Akhirnya Kakak Zahra pun tertidur setelah meminta dibuatkan susu. Kakak Zahra tidur, tandanya ibu bisa istirahat. Baru juga merebahkan badan ke kasur dan miring ke kanan, eh.....anak lanang udah tengkurep matanya cling beud...ngajak main,,,alhamdulillah


#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari

Minggu, 14 Juli 2019

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-4

Sebelum nenek dan teteh icha pulang ke Kuningan, Mih Lia ngobrol sama teteh icha

🧕teteh,  kemarin gimana rasanya nginep di hotel sama jalan-jalan?  (maklum,  selama ini teteh icha belum pernah merasakan suasana di hotel)
👧🏻hmmm... Seneng banget,  apalagi pas jalan-jalan ke cibulan
🧕kalau pas di hotel nya gimana?
👧🏻enak juga,,, mandi pake air anget, ga usah cape cape godok,  makan tinggal makan, ga perlu cape cape masak, tidurnya pake ac, enakeun...
🧕nah... Enak kan ya?
👧🏻iya
🧕kira kira mih lia bisa dapet kaya gitu usahanya gimana?
👧🏻hmmm... Kerja
🧕selain kerja?
👧🏻doa
🧕lalu apa lagi?
👧🏻diam,  mikir apa jawaban lainnya
🧕yang bisa teteh icha lakukan sekarang selain doa apa ya?
👧🏻belajar
🧕nah itu dia.... BELAJAR,  dulu mih lia kalau pulang sekolah suka sore, malam juga belajar. Emang kalau belajar itu cape,  tapi kesukseskan kita ditentukan oleh kita sendiri.
Teteh icha punya cita cita?
👧🏻 punya
🧕apa cita cita nya?
👧🏻ada 3 cita citanya
🧕satu?
👧🏻jadi penyanyi,  tapi kalau mau latihan nyanyi di youtube suka ga ada kuota
🧕kedua?  (mih lia berusaha menggali informasi sebanyak banyak nya)
👧🏻pengen jadi artis
🧕jawaban kedua ini bikin mih lia kaget, 🤣🤣🤣 eh tapi jawaban pertama juga ding 😅, namun mih lia berusaha untuk tidak menghakimi)
👵🏻icha,  jangan aneh aneh cita-citanya,  udah mendingan jadi guru aza, nenek langsung memotong pembicaraan
👧🏻ekspresinya langsung berubah dan tampak enggan melanjutkan ceritanya
🧕ooh... Teteh icha mau jadi artis sama penyanyi toh..., (mih lia berusaha mencairkan suasana kembali)
👧🏻iya
🧕terus yang ketiga apa?
👧🏻ga tahu, mulai tertutup lagi
🧕teteh icha, kalau teteh icha mau jadi penyanyi, boleh...,  mau jadi artis juga boleh,  asal pinter juga. Kalau ngandelin cantik aza mah,  nanti ga tahan lama muncul di tvnya.  Tau maudi ayunda?
👧🏻enggak
🧕itu loh yang di iklan sabun lux
👧🏻oh... Iya tahu
🧕nah... Dia itu diterima di 2 universitas terbaik dunia. Dia tidak hanya cantik,  tapi juga pintar. Nah... Mih lia harap, teteh icha rajin sholat,  doa,  sama belajar juga.  Sekarang kan mau kelas 6, mau ad ujian,  kalau teteh icha sukses,  ayah sama bunda pasti bahagia
👧🏻kalau udah gede pengen beliin ayah bunda rumah sama mobil
🧕itu bagus banget... Itu kan kalau udah gede ya teh,  nah.. Yang bisa teteh icha lakukan saat ini,  detik ini yaitu belajar sungguh sungguh ya.  Ok?
👧🏻ok,

Hari ini ceritanya memotivasi ponakan 😂

Semoga bisa diterima di hati ya teh icha.  I love you 😘

#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari

Sabtu, 13 Juli 2019

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-3

Sore hari, Kakak Zahra meminta untuk jalan-jalan. Berhubung di rumah masih ada Nenek dan Teteh Icha, akhirnya ibu bisa memenuhi keinginan Kakak. Di tengah perjalanan, Kakak Zahra menunjuk ke arah ayam

“Apa itu kak?”

“Ayam”

“Ih...Kakak hebat, ayamnya ada berapa?”

“empat, lima, enam”

Jawabanya selalu seperti ini jika ditanya jumlah, wkwkwk

“Ayamnya ada 4 kak, eh....itu ayamnya lagi ngapain ya kak?”

Ibu memberikan kesempatan untuk Kakak Zahra menjawab, namun hingga batas toleransi, tak ada kata yang keluar dari mulutnya

itu ayamnya lagi nyari makan, Kakak udah makan?”

“udah”, jawabnya dengan cepat

“Nah....Kakak liat, ayam itu nyari makan sendiri, kasihan ya, mereka berusaha keras untuk makan”

Kakak Zahra tampak mencerna kalimat ibu dan tak ada suara

hmm...kalau Kakak Zahra kan enak, makan tinggal makan, ibu yang masak, ibu yang belanja, jadi nanti kalau makan, makanannya dihabiskan ya”

“iya”


Semoga Allah memberikan pemahaman kepada Kakak Zahra

#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari

Jumat, 12 Juli 2019

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-2

Masih terasa badan pegal-pegal, sisa perjalanan kemarin, Kuningan-Depok. Hari ini, ibu sampai rumah menjelang adzan Magrib. Kakak Zahra dan Dede Fayy masih semangat mengajak ibu bermain. Nah...sambil menunggu giliran sholat magrib, kami bermain puzzle knob hewan. Tiba-tiba ibu terinspirasi untuk bercerita tentang Semut dan Belalang kepada Dede Fayy dan Kakak Zahra menggunakan puzzle tersebut.

Ada seekor belalang sedang duduk dibawah pohon rindang. Dia sangat menikmati suasana angin sepoy-sepoy, lalu tak lama kemudian, dia melihat antrian panjang rombongan semut.

“Hey semut, kamu lagi ngapain? Panas-panas kaya gini mendingan kamu duduk di samping aku. Kita menikmati hari yang panas ini dengan bermain”

“hmmmm....enggak belalang, terima kasih atas ajakannya, kami tidak bisa bermain denganmu saat ini. Kami sedang mengumpulkan cadangan makanan untuk musim penghujan nanti”

“Halah....nyantai aza, ga usah hari ini, masih ada hari esok, sekarang kita bermain saja, ayolah kalian ke sini, di sini enak banget loh”

Semut pun tetap melanjutkan aktivitasnya hingga musim hujan tiba.

aduh...........aku lapar, tapi sekarang aku ga bisa pergi kemana-mana, diluar hujan deras sekali. Coba dulu aku rajin mencari makanan seperti semut, pasti ga akan kaya gini jadinya”, kata belalang dengan penuh penyesalan.


Sedangkan semut berpesta menikmati musim hujan dengan penuh kegembiraan di dalam sarangnya

Dede Fayy malah ketawa-tawa memperhatikan puzzle hewan belalang dan semut, sedangkan Kakak Zahra aktif memainkan hewan yang lain sambil tetap mendengarkan cerita Ibu.

Semoga Allah memberikan pemahaman untuk kalian sayang. 

#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari

Kamis, 11 Juli 2019

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng Hari Ke-1


Hiyyya..........tiba di tantangan game level 10 bikin deg deg ser. Berhubung Kakak Zahra dan Dede Fayy masih dibawah 12 tahun/belum baligh, tugas ibu saat ini yaitu membuat dongeng kreatif yang mengandung nilai karakter yang ingin ditanamkan kepada anak-anak.

Seperti biasanya, Kakak Zahra sudah mulai mengantuk dan meminta ibu untuk membuatkan susu.
“Bu, susu bu, bikin susu”, dengan nada setengah merengek
“Kakak mau susu?”
“iya”
“Tunggu ya, ibu bikinin dulu susu”

Setelah susu tersedia, Kakak Zahra pun meminumnya dengan penuh semangat. Tak perlu waktu lama untuk menghabiskannya.

“Bu, udah habis”, sambil memberikan botolnya pada ibu
“alhamdulillah ya Allah, Kakak Zahra bisa minum susu sampe habis”
“sini bu, sini bu”, tangan Kakak Zahra mempuk-pukan di bagian paha dan secara tidak langsung meminta ibu untuk melanjutkan.

Sambil menunggu memejamkan matanya yang sudah mengantuk, ibu mencoba untuk menyisipkan sugesti positif melalui cerita. Saat ini, Kakak Zahra sedang sulit untuk menggosok gigi. Nah..mulailah ibu bercerita menggunakan bantal berbentuk hewan. Ada monyet (M), panda (P), dan kelinci (K).

M
Aduh...aduh...aduh....gigiku sakit..hiks..hiks..hiks...
Monyet menangis penuh kesakitan
P
Aduh monyet, kenapa kamu menangis?
M
Saya sakit gigi. Saya suka makan coklat, es krim, permen tapi suka lupa buat gosok gigi
Monyet melanjutkan kembali nangisnya
P
Wah...kasian sekali kamu. Sekarang kamu ga bisa ikut main sama temen-temen ya, ga bisa makan dengan enak juga. Sini aku anter kamu ke dokter
M
Hah? Dokter?
Enggak ah....aku takut...
P
Kenapa takut? Nanti aku antar ya
M
Aku takut disuntik. Bener kamu mau anter aku ke dokter
P
Iya bener, aku bakalan anterin kamu

Panda dan monyet pun melakukan perjalanan ke dokter kelinci.
K
Kamu kenapa nyet?
M
Aduh dokter....gigi saya sakit...
Monyet pun menangis kesakitan lagi
K
Wah...coba sekarang buka mulutnya
M
aaaaaaaaaaaa
monyet pun membuka mulutnya
K
Huuaa........cacingnya banyak syekali di dalam gigi
Kamu mau ga tahu resep biar ga sakit gigi lagi ga?
Sini saya bisikin

Ibu pun membisikan sesuatu kepada Kakak Zahra hingga 3 kali dan dia pun malah ketawa-tawa

M
Iya dokter, aku ga suka gosok gigi
K
Hmm....mulai sekarang, kamu harus rajin sikat gigi ya, biar giginya bersih, sehat, dan kuat. Kalau giginya bersih, makan jadi lebih enak, badan pun bisa tumbuh dengan sehat sehingga ibadah bisa lebih optimal

Ibu menggerakkan tangan layaknya sedang menggosok gigi, Kakak Zahra malah cekikikan. Kemudian ibu melanjutkan cerita.

M
Iya dokter, sekarang saya mau sikat gigi

Setelah satu minggu berlalu, Monyet pun bisa bermain bersama teman-teman dengan ceria.

Nah....Kakak Zahra, nanti kalau mandi, jangan lupa gosok gigi ya, biar giginya ga sakit kaya monyet tadi. OK? Dia pun kembali ceria tak jadi tidur, wkwkwk

#GrabYourImagination
#KuliahBunSayIIP
#Level10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan10hari



Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...