#AFM2
#4y5m
Sebenarnya, Kakak Zahra dan Dede Fayy sudah mulai belajar mengaji di rumah bersama ibu atau ayahnya. Namun karena teman bermainnya mengaji di Mesjid, akhirnya Kakak Zahra pun ingin mengaji juga di mesjid. Kalau Dede Fayy mah ga usah ditanya lagi, udah pasti ngikut kakaknya 😆.
Menggunakan jilid ngaji khas Jawa Timur Kakak Zahra selesai di jilid 1 dan agak mogok saat menyambungkan huruf Hijaiyah. Alhasil tidak dilanjutkan.
Di mesjid, menggunakan buku IQRO sehingga buku belajar ngaji lainnya pun tidak digunakan.
Lulus IQRO 1
Tidak ada perayaan khusus ketika Kakak Zahra selesai menuntaskan IQRO 1nya. Ibu merasa Kakak Zahra semakin PD bahwa dirinya bisa membaca.
Lulus IQRO 2
Adanya "reward" khusus ini bermula dari Kakak dan Dede yang senang sekali minum teh manis. Namun saat itu Kakak dan Dede sedang batuk sehingga ibu tidak mengizinkan mereka untuk minum teh. Tak sengaja ibu berucap seperti ini
👩nanti kalau Kakak lulus IQRO 2 ibu kasih es teh enak
👧bener bu?
👩 ya bener lah..
👦terus dede gimana?
👩hmmmh.....
Tadinya niatnya cuma mau ngasih Kakak Zahra saja sebagai reward karena tuntas di IQRO 2 tapi setelah diskusi dengan suami akhirnya Dede juga ikut kecipratan kebahagiaan Kakak
👩Kak, nanti dede di kasih ga teh enaknya?
👧hmmhh...kasih aza
👩dikasihnya dari jatah teh Kakak atau beli sendiri?
👧beli sendiri lah..
👩soalnya biar ga minta sama kakak ya?
👧hehehehehe...
Ya begitulah Kakak dan Dede...masya Allah tabarakalahhu...mereka sudah mau berbagi
![]() |
| Depok, 31 Agustus 2022 |
Lulus IQRO 3
Tahu rasanya mendapatkan sesuatu setelah berjuang, akhirnya kakak Zahra minta dibelikan es krim jika dia lulus IQRO 3 😇.Kakak berfikir beli eskrimnya di toko besar ataupun di ucok (dekat rumah), namun kami sudah ada niat untuk pergi ke suatu tempat khusus merayakan syukuran dan alhamdulillah, Allah izinkan kami untuk melunasi janji
![]() |
| Depok, 24 September 2022 |
Lulus IQRO 4
Semakin tinggi level semakin banyak tantangannya. Pada IQRO ini saya jarang meluluskan 1 kali pertemuan, minimal mengulang 3 kali untuk materi baru (misalnya konsep awal jika fathah bertemu ya mati maka bacaannya muncul bunyi "i"). Awal-awal, Kakak Zahra merasa down ketika harus mengulang hal yang sama, raut wajahnya kecewa, dan hampir menangis. Namun setelah ibu jelaskan alasannya, lambat laun dia pun paham dan akan merasa aneh jika masih banyak yang salah namun ibu memintanya untuk lanjut 😂
👩Kakak, justru ibu tuh sayang sama Kakak, kalau kakak belum paham bagian yang ini, nanti Kakak akan sulit membaca halaman selanjutnya.
Saat ini ketika ditanya Kakak mau apa kalau lulus IQRO 4? dia menjawab kakak mau mainan😅Kakak minta mainan mungkin karena ibu sudah tidak mengizinkannya beli mainan lagi di tol setiap hari minggu, hahaha...soalnya mainannya udah banyak banget.
Oia, lupa ada 1 anak lagi yang semangat juga ngajinya, yaitu Dede Fayy 😆. Beda anak beda cerita, hmmh...Kakaknya sudah ganti jilid, adiknya masih tetap saja di IQRO 1 😂. Meskipun demikianDede Fayy selalu kecipratan rewardnya Kakak. Hingga saat ini Ibu belum menemukan metode yang pas untuk Dede Fayy.
Akhirnya kakak memilih untuk menonton di Bioskop. yyeeaayyy.......Kakak sempat ragu ketika Ayah menyarankan untuk nonton di bioskop aza, pasalnya hampir setiap akhir pekan (jika nambah hafalan 4 asmaul husna) Kakak dan Dede suka nonton bioskop di kamar.
👧Kakak ga mau nonton bioskop
👨Eh....ini bukan bioskop di rumah, tapi beneran di bioskop
👧 bener yah?
👨iya, insya Allah
👧 yeeayy....kakak mau nonton di bioskop
👩Kak, nanti dede di ajak ga?
👧iya dong di ajak
👦Hore....dede mau ikut nonton di bioskop juga
Alhamdulillah, kira-kira awal November 2022, kakak Zahra sudah tamat Iqro 4. Namun kami belum bisa memenuhi janji karena jadwal film untuk anak-anak belum tersedia di bioskop. Ayah berjanji akan dilakukan bulan Desember 2022, saat anak liburan sekolah.
Lulus IQRO 5
Hingga kakak selesai iqro 5 pun, kami belum bisa melunasi janji karena kami belum menemukan jadwal tayang film kartun yang cocok untuk anak anak. Ibu pun berdiskusi dengan kakak.
👩Kak, ibu sama Ayah minta maaf ya, soalnya sampe sekarang belum ngajak Kakak ke bioskop, soalnya film buat anak anaknya belum ada. Insya Allah kalau udah ada, kita pergi ke bioskop ya
👧iya bu, gapapa
👩 oia, sekarang kan kakak udah iqro 6, nah gimana kalau hadiah lulus iqro 4 dan 5 nya digabung aza?
👧boleh juga tuh bu
👩Makasih banyak ya sayang, semoga Ayah dan ibu ada rejekinya jadi bisa nepatin janji. Oia, nanti kalau ke bioskop dede di ajak juga?
👧hhmm.....diajak ga ya..
👦 ajak...dede mau ikut....
👧iya...iya...nanti dede di ajak
👦Hore....dede mau ikut ke bioskop
Alhamdulillah atas izin dariNya, akhirnya janji ini pun bisa tertunaikan.
Cuma di fase iqro 5 ini ibu merasa sedih, karena kontribusi ibu untuk mengajari kakak mengaji berkurang drastis 💔.👩Kak, kenapa c kok sekarang jarang ngaji lagi sama ibu?
👧soalnya ibu kalau ngajarin suka teriak, kalau umi kan pelan pelan
👩syok sekaligus makjleb
Langsung menyadari kesalahan yang telah dilakukan. Ya memang ibu pernah melakukan hal itu. Ketika tidak selesai dengan dirinya sendiri, dampaknya adalah pelampiasan pada anak. Entah saat itu ibu sedang sensi, capek, lapar, atau ngantuk, tugas yang belum kelar atau apapun itu berakibat emosi bersumbu pendek.
👩Ibu minta maaf ya sayang, ibu janji sekarang ibu ga akan teriak lagi ya. Kakak mau kan nanti belajar ngaji lagi sama ibu? ibu janji kok
👧 iya, mau
👩makasih ya kak..
Lulus IQRO 6
👧 Bu, kenapa temen-temen kakak yang di mesjid, ibunya ga nungguin di mesjid?
👩Maksud kakak, kakak juga ga mau ibu tungguin ngajinya?
👧 Iya, kakak juga ga usah di tungguin
👩 Kakak yakin berani?
👧Iya, Kakak berani kok
👩 Kalau ada orang asing ngajak Kakak, kakak gimana?
👧 Kakak teriak, "tolooong..............."
👩Hmm....sebenernya masih gimana gitu ya melepas ia sendiri, ibu masih terfikirkan banyak kekhawatiran, misalnya takut ada motor lah, takut inilah, takut itulah, dan sebagainya. Namun ibu teringat, bahwa kini Kakak sudah berusia 5 tahun dan jika di bandingkan dengan teman-teman lainnya yang dibawah usianya sudah pulang pergi sendiri ke Mesjid Nurul Huda. Di situ ibu merasa campur aduk, antara mengiyakan atau tidak. Di lain sisi ini merupakan kesempatan emas untuk Kakak belajar mandiri dan menjaga adiknya.
👩 Nanti kalau di jalan ga boleh becanda ya, kalau ada belokan, jalannya pelan-pelan aza ya sayang, khawatir ada motor atau mobil yang lewat.
👧 Yes....oke ibu. Nanti ibu WA Mamah Idho, kasih tahu kalau Kakak ga usah ditungguin
👩 Kalau ibu anter gimana?
👧heem...enggak..
👩 kan cuma nganter doang
👧 enggak, pokoknya enggak. Kakak mau berangkat dan pulang sendiri, ga usah di tungguin
Masya Allah Tabarakallahu sayang, akhirnya ibu berada di fase ini. Dalam secuplik drama ini sesungguhnya kamilah yang sedang belajar darimu. Belajar untuk PERCAYA bahwa kamu bisa.
Terima kasih Yasmin sudah mengantarkan Kakak pulang ke rumah.
Eh,,, mana dede Fayy? kok ga kelihatan?
Pada hari itu ternyata Dede Fayy nyenyak tidur siang yang kesorean sehingga tidak ikut mengaji di umi. inilah momen pertemuan Kakak dan Dede. Dede diantarkan oleh Mamah Idho dan Aa Raja.
Masya Allah Tabarakallahu,,,
Terima kasih Allah atas segala nikmat yang telah Engkau berikan pada kami hingga saat ini
#AFM1,5y1m
#AFM2,3y8m
Memiliki anak 2 dengan selisih umur hanya 17 bulan membuat kami merasa banyak memiliki keuntunguan, selain Kakak dan Dede menjadi teman bermain, kami pun menjadi merasa cape sekalian. Kami memiliki pendapat bahwa mau anak 1, 2,3 atau berapapun itu pasti akan tetap cape,, jadi mending cape sekalian kan??? Hehehe
Nah,,,AFM 2 ini memiliki perkembangan toilet training lebih cepat dibanding AFM 2, entah karena perbedaan jenis kelamin atau efek ASI yang jelas di usianya 2 tahun 9 bulan sudah tidak ngompol malam lagi. Hal ini berdampak pada penghematan pengeluaran keluarga, wkwkwk...kan jadinya ga beli beli diapers lagi.
Lucunya AFM 2 ini meskipun sudah tidak ngompol, tetep kekeh pengen pake diapers, kenapa? karena AFM 1 masih pake jadinya ngiri..
Hmm...awal awal kami ikuti keinginannya menggunakan diapers, dengan tetap memberikan pengertian bahwa kakak masih ngompol dan dede enggak ngompol, jadi dede ga usah pake diapers lagi.
Pernah suatu ketika AFM 2 menolak memakai diapers malam sebelumnya,,, padahal diapers itu masih bersih dan tidak kotor.
Dede ga mau pake yang itu, maunya pake pampers yang baru.....
Ah....nikmatnya melalui episode kali ini
Terima kasih Kakak dan Dede telah menjadi teman belajar Ayah dan Ibu untuk selalu memberikan yang terbaik untuk kalian
We love you..
Masya Allah Tabarakallahu, atas segala nikmat yang Allah berikan hingga saat ini. Melihat anak-anak tumbuh kembang dengan sehat dan bahagia sungguh merupakan anugrah tak hingga dariNya.
Agustus 2021 merupakan bulan kemerdekaan, termasuk di dalamnya proses merdeka dari minum susu di botol saat akan tidur 😂. Proses ini sebenarnya diluar rencana, terjadi secara spontan. Inilah salah satu Maha Baiknya Allah yang kemudian kami sadari. Berawal dari makan malam duo AFM, kondisi perut mereka kenyang ditambah tidak tidur siang sehingga saat rutinitas read aloud, mereka dapat menganyam bulu mata tanpa ada drama.
Kami punya peraturan tidak tertulis terkait pembagian tugas sebelum tidur. Ibu ajak duo AFM ke kamar mandi, Ayah membuat susu, selesai ritual di kamar mandi Ayah memakaikan pampers anak-anak, lalu read aloud bagian Ibu, tapi kadang juga kebalikannya 😁. Nah, suatu malam, Ayah sudah tidur duluan sehingga mulai dari ritual kamar mandi, pakai pampers, hingga siap untuk read aloud, dilakukan ibu. Ayah tak kunjung bangun untuk membuatkan susu.
👧 Bu, kok Ayah ga bikinin susu?
👩 Ya udah kakak bangunin aza Ayah
👧 Enggak mau, Ayah kan marah
👩 emang c Ayah marah, karena duo AFM ga mau tidur, padahal udah malam banget di tambah mungkin Ayahnya yang cape, dan ibu juga ga berani bangunin
👧Bu, Kakak mau susu
👩Ya udah Ayah bangunin
👧Enggak mau (sambil menahan air mata saking pengennya minum susu)
👩 Ya udah dede aza yang bangunin Ayah
👦Yah..yah..bangun, bikinin susu
👨 Buka mata lalu berkata dengan nada yang sedikit marah, "Ga usah minum susu, kemarin aza bisa tidur tanpa minum susu, sekarang tidur, udah malam. Cetrek, suara lampu kamar utama dimatikan, menyisakan lampu tidur yang menyala
👧 Kakak yang memiliki hati sensitif pun menangis
Disinilah ibu diuji ketahanannya, antara satu frekuensi dengan Ayah ataukah mengikuti keinginan duo AFM. Sebenernya bisa saja ibu membuatkan susu untuk duo AFM namun khawatir, jika dibuatkan susu, kelak duo AFM akan memiliki persepsi bahwa ketika Ayah tidak mengizinkan maka ibu bisa. , dan ini bahaya, nanti bisa dijadikan senjata oleh anak. Dengan berat hati, ibu pun memberikan waktu Kakak menangis untuk menyalurkan emosinya.
👩 Kakak sedih ya?
👧 Iya
👩 Kenapa Kakak sedih (memcoba memvalidasi perasaan Kakak, meskipun ibu sudah tahu jawabannya. ini dilakukan supaya anak mengetahui bahwa perasaanya di pahami oleh ibunya)
👧 Karena Ayah ga bikinin susu
👩 Ibu bacain buku aza mau?
👧 Iya, sambil mengangguk dan menangis
Bagaimana Fayyadh? dia mah anteng-anteng aza, mungkin pada malam itu moodnya lagi baik jadi ga ikut-ikutan nangis seperti Kakaknya. Fayyadh mah enjoy aza 😆 dan lebih banyak memperhatikan obrolan ibu dan Kakak Zahra.
Setelah dibacakan buku an berdoa ibu memaksakan diri untuk pura-pura tidur 😘Dddaannnn akhirnya duo AFM pun tidur juga. Pada malam itu entah berapa buku yang dibaca yang jelas ibu merasa kering tenggorokan dan juga cape.
Esok paginya, ayah meminta maaf kepada Kakak Zahra dan Dede Fayyadh
👦 Kakak, Dede, Ayah minta maaf ya semalam tidak buatkan susu. Mulai sekarang Kakak dan Dede boleh minum susunya pagi/siang/sore aza ya (tentunya setelah makan).
👧 Iya Ayah
👦 Iya Ayah
Mereka bertiga pun berpelukan
Alhamdulillah hanya perlu menahan ketegaan tidak membuatkan susu 1 malam saja membuat proses malam-malam berikutnya dengan mudah. Malam berikutnya tinggal bilang, Kakak dan Dede kalau malam kan ga minum susu. Mereka pun paham dan mau tidur tanpa minum susu. Efeknya apa? Jika diperhatikan Fayyadh jadi ga ngompol dan Kakak Zahra pipisnya ga beser seperti biasanya. Alahmdulillah alhamdulillah alhamdulillah
#JurnalDuoAFM
#AFM1,4y1m
#AFM2,2y8m
![]() |
| Kecuali untuk pertanyaan WHY. Satu WHY diturunkan menjadi 5 pertanyaan mengapa |
Masya Allah Tabarakallahu, menjadi salah satu bagian dari kelas VIP sakeena ini mendapat potongan 50% untuk mengikuti MPAA. Materi dibagi menjadi 2 hari, dimulai Hari Sabtu, 31 Juli 2021 hingga hari Minggu, 1 Agustus 2021. Acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang dzuhur, sekitar pukul 12.00 WIB.
Sabtu, 31 Juli 2021
Penting sekali sebuah proses, seperti contoh sebelum berjalan anak perlu memiliki kemampaun duduk dan merangkak.
Masa 7 tahun pertama yaitu memunculkan rasa cinta dan kagum tentang Allah. Bagaimana membuat anak merasa "wow" dengan Allah. Tidak cukup hanya dengan membiasakan, perlu bangun kesadaran. itulah pentingnya WHY.
Ayah/Ibu, meninggal itu apa?
Hidup seperti batre, kalau batrenya habis apakah bisa tetap main? Batrenya manusia itu ada di sini (sambl tunjuk ke jantung). Kalau batre bisa beli dan ganti, kalau batrenya manusia apakah ada cadangannya? Kakak tahu kapan batrenya habis? Bisa Kakak duluan? Dede duluan? jangan risau kapan batrenya habis, yang perlu disiapkan, apakah kita ingat Allah? Apakah kita sedang berbuat kebaikan?
Fokus 100% itu bagaikan lampu sorot. kita merasa gamoang marah, gampang cape bisa jadi otak sedang multi fokus. Belajar parenting itu ada jebakannya. misal setelah mendapatkan materi parenting merasa, "ih, saya kok merasa tidak begitu" dan diri merasa lemah dan tidak berdaya. Itulah Perfeksionis.. Apapun perubahannya yang dilakukan yang penting ada progresnya. Mari menjadi orangtua yang progresionis.
Yang mengubah Anda adalah action berdasarkan ilmu (Jamil Azzaini)
Ada orantua yang ingin sekali memiliki anak yang hafizh quran. Ada ga yang hafizh quran masih suka main game untuk mengisi waktu kuang? ada. Bisa jadi lisan hafal quran namun tidak diaplikasikan.
Apa saja harapan anda kepada anak? Apakah harapan orangtua sudah disampaikan kepada anak? Apakah harapan ini sudah sejalan dengan kehendak Allah?
Anak adalah tamu istimewa yang diundang Ayah Bunda atas kehendakNya. yang namanya tamu istimewa (titipan) pasti akan senang jika titipannya tersebut dijaga dan dirawat dengan baik.
Kesalahan mendasar pengasuhan adalah orantua yang tidak paham tujuan dari pengasuhan itu sendiri apa. Sekolah untuk apa? Sekolah semahal apapun tidak akan ada gunanya jika tidak tahu tujuannya.
Manusia diciptakan menjadi khalifah (Al-Baqarah: 30)
Khalifah itu berperan aktif melakukan kebaikan untuk lingkungan sekitar. Produktif adalah segala sesuatu yang dilakukan untuk mendapatkan ridho Allah. Fokusnya adalah ridho Allah bukan mony orientid
Peran khalifah ini pun enggan diterima oleh langit, bumi, dan gunung (Al Ahzab: 72).
Kelebihan manusia dibanding dengan ciptaan yang lain yaitu kemampuan BELAJAR dan BERFIKIR. Sehingga malaikat dan jin pun diijinkan untuk sujud kepada manusia.
Sebelum anak ada dalam rahim ibu, anak begitu dekat dengan Allah. Dan sebagai salam perpisahan "Apakah aku Tuhanmu?" Ya,
Getar cinta padaNya (al-araf: 172). Memori dihilangkan sebagai bentuk ujian namun getaran itu terasa menjadi sebuah pertanyaan yang diajukan oleh anak-anak kita.
Maka mengapa penting melayani pertanyaan ajaib anak-anak kita? Kalau kita tidak menyiapkan akhirat anak-anak kita sama saja bagaikan membiarkan ia TERSESAT dalam kenikmatan semua dunia.
PRINSIP penting dalam melayani pertanyaan anak kita
Tahapan Perkembangan Khalifah
PUJIAN KELIRU
Anak mama keren/ganteng/ inilah adalah salah satu pujian yang bisa membuat anak sombong. Yang dipuji seharusnya adalah perilakunya sehingga pujian yang bisa dilakukan yaitu Alhamdulillah Ibu senang lihat Kakak belajar. Perilakuknya yang dipuji sehingga memotivasi anak untuk mengulangi perilaku yang sama. Kamu nakal banget c, padahal anak pada saat itu belum bisa mengelola emosinya. Usahakan puji perilaku anak setiap hari.
PRINSIP kerja pikiran (Alur) -->Membentuk awalan, tengah, akhiran
Bagaimana membuat anak mau sholat tepat waktu? Buat anak bikin jatuh cinta dan kagum dengan Allah terlebih dahulu.
Malam hari sounding pada anak, besok setelah subuh mau lihat matahari terbit ga? atau melihat proses matahari tenggelam.
Bagaimana melayani pertanyaan ajaib anak?
Setiap Ayah dan Ibu berangkat ke kantor, selalu pamit pada anak-anak dengan menggunakan redaksi kalimat "Kakak, Dede, Ayah dan Ibu mau berangkat jemput rezeki dulu ya" dengan redaksi seperti ini akan membuat konsep pada anak bahwa rezeki itu adalah bekerja, padahal rezeki adalah segala sesuatu yang kita gunakan saat ini. Rezeki itu sangat luas cakupannya, bukan hanya bekerja. Jika kita memiliki banyak rumah namun tidak digunakan itu adalah harta mubadzir. Ganti redaksi kalimat pamit menjadi:
"Bunda dan Ayah mau menebar manfaat bagi banyak orang"
ijin bertanya kang, saat tahap perkembangan 7 th (3 th) apakah boleh saat anak kita ingin permen dan coklat tp kita tidak mengijinkan dan anak menjadi tantrum, apakah boleh kita menurunkan ketegasan kita? makasih kang
Tidak. Jika anak selalu diberikan apa yang diinginkan, darimana anak belajar tentang kecewa? Lalu bagaimana jika kelak dewasa ia berdoa dan Allah tidak langsung mengabulkan doanya?
Bagaimana agar hati tetap tenang?
Ingat prinsip jungkat-jungkit emosi. Jika sedang marah maka logika sedang tidak dipakai. Salah satu meninggi yang lain merendah. Emosi itu perlu disalurkan bukan ditahan atau dilampiaskan karena kita itu adalah manusia bukan malaikat.
Siapa yang menciptakan emosi? Allah
Apakah Allah menciptakan sesuatu dengan sia-sia? Tidak
Lalu kenapa Allah menciptakan marah?
Di dunia pasti ada kedzoliman kan? ada
Jika kita melihat kedzoliman dan tidak marah, apakah itu normal?
Jadi marah itu diciptakan untuk merasakan kedzoliman yang terjadi.
Rasulullah pernah marah pada cucunya saat cucunya itu makan kurma wakaf. Rasulullah marah yang benar-benar sesuatu yang PRINSIP.
Bedakan Emosi dan Ekspresi
Emosi sesuatu yang dirasa sedangkan ekspresi adalah segala sesuatu yang ditampakkan. Bagi orang-orang yang terlatih mengekspresikan emosi maka imbalannya adalah latahdob walakal jannah. Semua emosi itu boleh dirasakan.
Perlu ada ruang anatar emosi dengan ekspresi. Jika jarak antar emosi dengan ekspresi pendek maka disebut bersumbu pendek. Untuk memperpanjang sumbu itu maka perlu latihan ekspresi.
Anak laki-laki boleh nangis? Boleh, karena itu sebagai bentuk ekspresi dari sebuah emosi. Jika tidak dilatih, bisa dimungkinkan kelak dewasa dia melakukan KDRT karena tidak dilatih mengekspresikan emosi.
Hati tetap tenang
Hati terbuka, Speaking without offending listening without defending. Bagaimana jika kasusnya anak suka dengan lawan jenis? Supaya anak tetap mau terbuka dengan orangtua dan menyampaikan semua perasaan dengan orangtua dibandingkan. dengan temannya. Yang bisa orangtua lakukan, "Wah, alhamdulillah anak Bunda/Ayah sama lawan jenis, itu artinya normal dilanjutkan dengan berbagi pengalaman orang tua dulu supaya anak merasa didengar dan orangtua merasa sejajar dengan perasaan anak".
Konfirmasi Pertanyaan Anak
"Papah, aku mau nikah"
"Emang kenapa sayang kok mau nikah"
"Soalnya bla bla bla"
Padahal maksud nikah versi anak yaitu menggunakan mahkota.
Tangkap dulu pemahaman anak agar kita mengetaui PRIOR LEARNING atau alur awal anak.
Prinsip membangun bonding. People don't care how much you know until they know how much you care. Pasangan dan anak-anak perlu MERASAKAN bahwa kita benar-benar peduli.
Contoh kasus, suami istri anak makan dalam meja yang sama. Namun suami sibuk dengan gadget, istri sibuk dengan update status, anak sibuk dengan game. House yaitu kebutuhan yang tampak seperti makan, rumah, baju. Home yaitu kebutuhan yang tidak tampak, seperti kebutuhan ngomong, kebutuhan didengar. Anak bisa akrab dengan teman karena anak merasa sefrekuensi. Jadi, jika mau dekat dengan anak usahakan masuk ke dunia anak melalui hal-hal yang ia sukai anpa perlu menjadi ikut-ikutan suka.
Tentukan One Message-nya
One message=pesan utama. dan jangan lupa diINTERNALISASI.
Apakah Allah mandi, ganteng, makan? bisa dibuat menjadi KATEGORI.
Pesan utamanya yaitu Khaliq-Makhluk. Khaliq adalah Pencipta sedangkan Makhluk adalah Sesuatu yang diciptakan. Sifat Khaliq dengan Makhluk itu tidak sama.
Jika merasa ada ayat ayat dalam Al-Quran yang dirasa kontradiktif namun sesungguhnya ayat tersebut adalah saling komplementer. Contoh Allah itu esa, Allah ada di mana mana seolah olah kontradiktif. Bagaimana menceritakan pada anak? Ceritakan pada anak dengan analogi seperti ini, misal bumi itu dimana? tunjuk ke tanah, terus misal anak itu seluncur dan tiba di Jepang, lalu tanya anak bumi dimana? ya tunjuk tanah lagi. Seolah olah bumi itu ada di mana-mana, padahal kitanya saja yang kecil.
Shalat
berbicara kenapa sholat
esensi
Sholat itu silaturahim dengan Allah, Tanda keberhasilan Sholat yaitu saat diluar sholat masih teringat dengan Allah
Jahit Jawabannya
Merasakan kehadiran Allah
Ingat cerita Kang Canun tentang jantung pada saat anaknya hilang mobil. Merasakan hembusan angin
Kurikulum Anak berdasarkan tahapan Rukun Iman dan Rukun Islam
Indikator keberhasilan tiap tahapan itu adalah apakah sudah jadi bahan obrolan setiap hari atau belum.
PR ONE MASSAGE
Allah Maha Tahu isi hati kita, terus kenapa kita harus berdoa?
Nabi Adam makan buah khuldi jadi turun ke bumi, kalau nabi Adam ga makan buah, berarti kita masih ada di surga?
Konsep dosa turunan itu SALAH. Jawabannya ada dalam "Aku ciptakan khalifah di bumi"
Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...