Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Sabtu, 11 April 2020

Karakteristik Anak Autis

Supaya ilmunya tidak hilang begitu saja, saya coba menulis ulang materi dan proses tanya jawab yang terjadi pada Hari Jumat, tanggal 10 April 2020 pukul 13.00 s.d. 14.00 bersama pakar autis, Dr. Joko Yuwono, M.Pd. (jokoyuwonoautis.com). Beliau adalah salah satu dosen di Universitas Sebelas Maret, Departemen Pendidikan Khusus.

Tulisan asli langsung copas dari WAG, mohon maaf jika banyak yang typo

Hari ini kita akan bahas detail2 karakteristik anak autis, instrumen tentang anak autis dan perbedaan jenis2 disablitas sengai comorbit (serumpun tapi tak sama) hambatan yg hampir mirip tapi bukan

autis :
1. hambatan neurilogis yg komplek
2. habatan perkwmbangan
3. tiga area (perilaku ygbmengupang2, interaksi dan komunikasi
4. seblm tiga tahun

kalaunmelihat masa munculnya, autis dikelompokan dalam 2 bagian
1. regresi
2. klasik
regresi itu artinya mundur. kemuduran. anak pada usia awal2 bukan hingga 1,5 tahun berkembang ok, tetapi selanjutnya mulai masalah dan turun, turun sehinga muncul karakteristij anak auti yg lengkap
klasik yaittu sejak usia dini 2-5 bulan menunjukkan masalah perkembangan seperti kontak mata yg kaku, tidk bereasksi atas ekpresi saat di ajak "ekpresi" (dililing atau ditimang2 samabil diajak bercanda). anak hanya diam atau takut nangis. atau diam saja tanpa ekspresi, tdk responsif atau cuek, terlalu aktif, tdk peduli, no ekpresi dan no komunikasi sekalipun bahas isyarat (pre language).
Hambatan yang hampir mirip tapi bukan, maksudnya gimana ya?
hal yg ditanyakan anggi, orang awam melihat anak Mental Retarded itu kadang salah sbagai autis atau kebalikanya, bisa juga dengan anak terlambat bicara, juga anak lambat belajar
ooo, ok, jd gejala ada yang irisan atau hampir sama gt ya?
Yes
maka dengan mamahami autis secara komprehemsif memudahkan melihatbjenis hambatan yg lain

anak LD (kesulitan belajar) memiliki karakteritik yg mirip autis ketika anak autis sdh cukup tertangani. misalnya....sama2 kusulitan membaca. sebmarnya kesulitan membacanya itu bisa jadi sama. tetapi anaknkesulitan belajar tdk berkesulitan berkomunikasi atau bertemanya. Autis kesukitan pada bagian itu. dan ada karekateriatik unik yg tdk ada pada anak LD

dengan anak C yg ringan, mirim manefistasi kemampuanya, tetapi sebenatnya mencolok perbedaanya

lambat belajar, hampir sama, tetapiblambat belajar itu IQ dibaah rata2 sedikit
.....80-90
maka kita bisa mempertajam pemahaman ke autis sj supaya lebih pengkap
apakah ada batas minimal atau aksimal dari yang disebut regresi?
#tahun
regresi pastinya awal perkembanhan anak tdk masalah. tentu sblm 2 tahunan
karena mundur perkmabnganyan sehingga usia 3 tahun munculnkarekteristik sebagai anak autis

Checklist for Autism in Toddlers (CHAT)

The Checklist for Autism in Toddlers is a screening tool to be used by GP's during the 18 month developmental checkup.

Section A - Ask Parent: (Pertanyaan untuk orang tua)
Yes or No?
____ 1) Does your child enjoy being swung, bounced on your knee, etc?
            (Apakah anak anda senang diayun-ayun, digoyang-goyang di atas lutut ?

____ 2) Does your child take an interest in other children?
            (Apakah anak anda tertarik pada anak lainnya ?)

____ 3) Does your child like climbing on things, such as up stairs?
            (Apakah anak anda suka manjat-manjat pada benda misalnya tangga ?)

____ 4) Does your child enjoy playing peek-a-boo/hide-and-seek?
            (Apakah anak anda suka main ciluk ba atau petak umpet ?)

____ *5) Does your child ever pretend, for example, to make a cup of tea using a toy cup and teapot, or pretend other things?
(Apakah anak anda pernah bermain pura-pura misalnya membuat secangkir teh menggunakan mainan berbentuk cangkir dan teko, atau permainan lain ?)

____ 6) Does your child ever use his/her index finger to point, to ask for something?
(Apakah anak anda pernah menggunakan jarinya untuk menunjuk dengan tujuan meminta sesuatu ?)

____ *7) Does your child ever use his/her index finger to point, to indicate interest in something?
(Apakah anak anda pernah menggunakan jari untuk menunjuk yang mengindikasikan ketertarikan pada sesuatu ?)

____ 8) Can your child play properly with small toys (e.g. cars or bricks) without just mouthing, fiddling, or dropping them?
(Dapatkah anak anda bermain dengan mainan yang kecil (misalnya mobil mainan atau balok-balok) tanpa mengucapkan kata dibuat buat, menggesek, atau menjatuhkannya ?)

____ 9) Does your child ever bring objects over to you, to show you something?

(Apakah anak anda pernah memberikan suatu benda pada anda untuk menunjukkan sesuatu pada anda ?)

 Section B - GP's observation (Pengamatan)
Yes or No?

____ i) During the appointment, has the child made eye contact with you?
(Selama pemeriksaan apakah anak menatap (kontak mata dengan) pemeriksa ?

____ *ii) Get child's attention, then point across the room at an interesting object and say "Oh look! There's a (name a toy)!" Watch child's face. Does the child look across to see what you are pointing at?
(Tarik perhatian anak, kemudian pemeriksa menunjuk sesuatu yang menarik dan katakan : "Lihat, itu. Ada mobil-mobilan (atau mainan lain)" Perhatikan mata anak, apakah anak melihat ke benda yang anda tunjuk.)

NOTE - to record yes on this item, ensure the child has not simply looked at your hand, but has actually looked at the object you are pointing at.
Catatan : untuk mencatat ya pada item ini, pastikan anak anda tidak melihat tangan anda, tetapi benar-benar melihat pada objek yang anda tunjuk.

____ *iii) Get the child's attention, then give child a miniature toy cup and teapot and say "Can you make a cup of tea?" Does the child pretend to pour out the tea, drink it etc?
(Tarik perhatian anak, berikan mainan gelas / cangkir dan teko dan katakan pada anak anda : "Bisa buat secangkir teh ? Apakah anak berpura-pura menuang teh, minum dan lainya).


NOTE - if you can elicit an example of pretending in some other game, score a yes on this item
Catatan : Jika anak dapat melakukan misalnya bermain pura-pura beberapa permainan, maka jawabanya ; Ya.

____ *iv) Say to the child "Where's the light?" or "Show me the light". Does the child point with his/her index finger at the light?
(Tanyakan pada anak : "Coba tunjuk mana cahaya ? (nama benda lain yang dikenal anak dan ada disekitar kita). Apakah anak menunjukkan dengan jarinya ?

NOTE - Repeat this with "Where's the teddy?" or some other unreachable object, if child does not understand the word "light". To record yes on this item, the child must have looked up at your face around the time of pointing.
Catatan : Ulangi lagi pertanyaan lainnya atau pada objek lain yang tak dapat dijangkau, jika anak tidak memahami “cahaya”. Catat Ya, jika anak melihat kearah wajah anda pada waktu anak menunjuk.

____ v) Can the child build a tower of bricks? (If so, how many?) (Number of bricks...)
(Dapatkah anak anda menyusun kubus / balok menjadi suatu menara ?(berapa jumlahnya….)

* Indicates critical question most indicative of autistic characteristics

British Journal of Psychiatry (1996), 168, pp. 158-163
British Journal of Psychiatry (1992), 161, pp. 839-843
Diterjemahkan oleh : Joko Yuwono


Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders,
Fourth Edition (DSM IV):
  
DIAGNOSTIC CRITERIA FOR 299.00 AUTISTIC DISORDER

    A. A total of six (or more) items from (1), (2), and (3), with at
least two from (1), and one each from (2) and (3)
(1) qualitative impairment in social interaction, as manifested by at least two of the following:
a) marked impairments in the use of multiple nonverbal behaviors such as eye-to-eye gaze, facial expression, body posture, and gestures to regulate social interaction
b) failure to develop peer relationships appropriate to developmental level
c) a lack of spontaneous seeking to share enjoyment, interests, or chievements with other people, (e.g., by a lack of showing, bringing, or pointing out objects of interest to other people)
d) lack of social or emotional reciprocity ( note: in the description, it gives the following as examples: not actively participating in simple social play or games, preferring solitary activities, or involving others in activities only as tools or "mechanical" aids )
(2) qualitative impairments in communication as manifested by at least one of the following:
a) delay in, or total lack of, the development of spoken language (not accompanied by an attempt to compensate through alternative modes of communication such as gesture or mime).
b) in individuals with adequate speech, marked impairment in the ability to initiate or sustain a conversation with others
c) stereotyped and repetitive use of language or idiosyncratic
language.
d) lack of varied, spontaneous make-believe play or social
imitative play appropriate to developmental level

(3) restricted repetitive and stereotyped patterns of behavior, interests and activities, as manifested by at least two of the following:
a) encompassing preoccupation with one or more stereotyped and restricted patterns of interest that is abnormal either in intensity or focus
b) apparently inflexible adherence to specific, nonfunctional routines or rituals
c) stereotyped and repetitive motor mannerisms (e.g hand or finger flapping or twisting, or complex whole body movements)
d) persistent preoccupation with parts of objects
B. Delays or abnormal functioning in at least one of the following areas, with onset prior to age 3 years:
(1) social interaction
(2) language as used in social communication
(3) symbolic or imaginative play
C. The disturbance is not better accounted for by Rett's Disorder or Childhood Disintegrative Disorder
Diambil dari : Autism Symtoms Checklist (Online)

karekateritik anak autis yg unik dapt dilihat sbegaimana digunakan sebagai instrumen identifikasi pada lampiran saya itu. kita bisa lihat dan diskisukan. silahkan dibaca dulu,. Direktorat sebenarjya bisa buat seperti itu....aku mau buatkan....atau adaptasi halnitu sshingga guru bisa pakai.....bagus bukan? simplen bukan?
ini yang tempo hari pak joko bilang M-Chat ya?
yes.
contohnya regresi saya masih blm bs bayangin pak
jadi regresi itu pada awal2 tahun 1 hingga 2 tahun perkembabgan anak ok. tdk masalah. ntah knepa kok terus perkembangan anak mengalamainmasalah menjurus 0ada perilaku autism
apakah ada yang bernahas indonesia?
dan apakah M-Chat ini selalu ada updateannya seperti DSM
harusnya iya. karena di dsm V sdh  berubah.

itu dah aku translete.
kita bisa buat sendiri atau mwnggunakan M-Chat itu yg telah di terjemahkan
jadi regresi itu pada awal2 tahun 1 hingga 2 tahun perkembabgan anak ok

kok bis gitu, ini tetap seperti yg kemaren gak ada kemungkinan faktor ektern?
good.
ada dugaan memang bahwa anak sebenarnya ada "embrio"  autism. Lalu dipicu dengan pengasuhan yg kurang tepat sehingga menjadindemikian.

faktor internal lebih kuat. Ekternal lemah.

meski varuabel ini masih terus diperdebatkan

astis jika dilihat dari verbal nya maka
1. non verbal
2. verbal
Bahasa, non verbal memang ada anak autis yg tdk bisa mempepduksi suara. 50% nak autis non verbal. maka karakteristik non verbal pada anak autis menjadinpertimbangan pendekatan visual sbagai penekatan pembalajaran. ada compic, PECs, AUgnentatif Alternative Communication, dll

Aelanjtnya, anaknautis ditinjau dari perilaku
1. aktif
2. hipoaktif
3.. agresif
4. Self injury (menyakiti diri sendiri)

1.  aktif dengan hiperaktif is deferent, guru umum dan slb cenderung menyamkan. anak autis aktif yg dimaksud adalah selalu bergerak, tdk bisa mempwryahankan aktifitas, aulitvterlibat dsb. Hiperaktif terminologinya ada 3 hal inattetion, active dan impulsive. anak autis berkecenderungan aktif atau hiperaktif juga mungkin, tetapi hiperaktif belm tentu autis
masih penasaran, m chat siapa yang buat?
apakah sama dengan DSM pembuatnya?
Beda. setiap edisi harusnya di revisi, disesuaikan dengan perkembangam isu autism, sy lupa penemunya, ntar akunlihat di buku Handbook autism punyanya Forl Mark
poin 2 maksudnya hipo aktif apa? atau ini typo, hrsnya hyper aktif?
hiperaktif, hipoaktif
hiperaktif (aktifitas yg berlebihan) hipoaktif (aktifitas yg kurang aktif)
non verbal memang ada anak autis yg tdk bisa mempepduksi suara

ada masalah di pita suara brarti ya, dan ini apa ada terapinya? atau akan selama memang tidak bs memproduksi suara?
Autis sebenarnya tdk terkait dengan organ. bahwa ada mungkin proses itu bahasa pada neorologis bermasalah

makas salah satu tim penanganan anaknautis adalah Terpis Wicara. sayang di SLB tdk semua punya ini. sayaaang banget
pak masih boleh beryanya tentang Masa perkembangan autis yg regresi?
kata pak joko kemungkinan ada embrio autis, apakah ada pemicunya menyebabkan embrio itu jadi?
soalnya keponakan saya dulu untuk dibawah satu tahun normal2 aja, trs panas kejang sekarang jadi tidak bisa jalan dan ngeces aja, pup dll jg dibantu. tp tubuhnya tumbuh normal tinggi. mukanya jg bukan maaf "muka mongol"
sekilas, kalau melihat diskripsimu itu bukan autis. Autis tdk memiliki maslah fisik (tdk bisa jalan).

itu bisa jadi jenis disabilitas lain.
Regresinya iya. tapi manifestasi karakteriatiknya berbeda2. bisa jadi Polio yg diaertai dengan hambatan intelktual (jika kognitifnya bernasalah) maka hal demikian butuh pemeriksaan lebih lanjt

bisa jadi MR dan lain2nya

autis....sangat kecil memliki manefistasi perilaku ngeces,  meski memungkinkan. ok
cara ngolah instrumennya gimana pak?
anak diindikasi atau bukan autis itu?
penggunaannya ada panduanya mbak Lia ntar saya kirimin yaaa.

penggunaan M-Chat ini bermanfaat memamg yag sulit adalah proses pwnggunaanya. ini butuh pengalaman atau di latih. bagaimna mwlakukanya
misal
Rani menbgahadapi anak autis. lalu dites. bisa jadi anak bukan tdk bisa mwnunjuk benda. teyapi tdk tertarik saat tes. atau saat dobserbavasi tdk muncul Karena Rani sebagai guru tdk "cerdas" sosial nya sehingga anak malah manjat2, main sendiri, tdk merespon.
sepanjang saya punya pegawai, dari tahun 2000 hingga kini, tdk banyak yg bisa melakukan dengan baik. keterampilan guru dalam "bermain" sama anak dan pengetahuan yg memadahi sangat menentukan in khusus tuk identifikasi dan asesmen mbak. baru masuk dalam mengajar
kesimpulanya, instrumennya sih simple. di DSM V juga simpel. tapi proses itu yg butuh didampingi awalnya. jika SLB pujya instrumen yg dikeluatkan oleh Direktorat, itu membantu agar hasilnya tdk terlalu "mlenceng" karema selama ini guru SLB apalagi guru umum di sekolah inklusif blm terlatih. mereka senmarnya bisa "mwnggantikan" smeentara peran Psikolog atau dokter yg tdk ada di daerahnya atau mahal biayanya
Sekalinlagi, M-Chart atau sejenisnya dibutuhkan oleh SLB atau sekolah umum sementara masih kesulitan adanya Psikolog atau Dokter. karena itu dibutuhkan datanya oleh Direktorat PPK. smoga ada kesempatan ahli2 autis berembuk.... atau aku mulai menginisiasi dengan bukuku ini. aku akan bagi ke temen2 konsep ku agar dapat masukan dari temen2 di indonesia. ok?


Refleksi
Kita harus paham dulu bagaimana karakteristik anak autis secara komprehensif karena jika tidak, bisa jadi kita salah dalam mengindikasi dan fatalnya bisa juga keliru dalam membuat perencanaan pembelajarn. Instrumen/asesmen itu sudah ada dan gampang digunakan, namun yang sulit adalah KETERAMPILAN guru saat melakukan asesmen tersebut. Guru harus memiliki "kecerdasan" sosial, latihan, dan juga jam terbang sehingga mampu memproses instrumen dengan baik.

#kuliahonline
#belajarautis
#mengikatilmu
#part2

Jumat, 10 April 2020

Tantangan Kelas Kepompong Hari Ke-18

Hari Kamis, 9 April 2020 jam 24.00 tetiba bangun karena Kakak Zahra minta cebok, wkwkwk. Setelah kelonan kembali, Ibu pun menghampiri Ayah
👩"belum tidur yah?"
👨"belum"
👩"udah dapat judul depan?"
👨"belum, aku baru gabungin videonya"
👨"aduh, salah ini"
👩"salah apa?"
👨"baju sampean sama dengan backgroundnya, jadi gambarnya tidak bisa menutup semua"
👩"deg...., terus gimana yah?"
👨"tenang....masih ada cara lain", dengan nada khasnya

ketika laki-laki sudah berkata seperti itu, saya jadi teringat dengan materi kajian dr, Aisah Dahlan yang menyatakan bahwa otak laki-laki sudah didesain  untuk memecahkan masalah.

Saya menahan diri untuk berkomentar, sebenarnya ikut deg-degan juga c, bisa atau enggak videonya ini jadi, apakah perlu syuting ulang, dan fikiran-fikiran lainnya. 

Hari Jumat, Pukul 02.00 dini hari, saya meninggalkan suami beraksi sendirian di kamar belakang karena Dede Fayy terbangun.

Subuh pun tiba,,,
👩"yah, belum tidur?"
👨"belum, tadi dah dicoba pake leptop sampean juga ga bisa-bisa"

Mendengar jawaban itu, saya jadi terharu, sebegitu besar dukungannya untuk mewujudkan mind map saya. Beliau rela waktu istirahatnya berkurang, rela tugas kuliahnya dinomorduakan demi menyelesaikan video dongeng isyarat ini 😭. Ya Allah, mudahkan dan lancarkanlah segala tugas-tugas kuliah suami hamba karena dia telah berusaha membahagiakan istrinya.

Ba'da Ashar, video pun jadi namun ternyata ada sedikit ketidaksesuaian.

👩"istirahat dulu yah, gapapa gitu juga"
👨"enggak, aku kan seperti KIKA"
👩"masya Allah, dongengku langsung merasuk ke jiwa papa biant, wkwkwk"
👨"aku tuh dari dulu kalau ngerjain sesuatu pasti ingin sempurna" 

Hingga tulisan ini dibuat pun (10 April 2020 pukul 22.00) Ayah masih berkutat dengan video dongeng isyarat. 

Masya Allah, luar biasa usaha papa biant ini, ketika belum sempurna hasil karyanya, beliau tetap gigih memperbaiki,,, tepat pukul 24.00 akhirnya video ini jadi dan saya berhasil daftar lomba dongeng Pandu 45. Alhamdulillah ya Allah, terimakasih atas segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami.

Nah, itu dia cerita tentang editing video, penasaran dengan hasilnya? tunggu ya netizen...

Alhamdulillah, hari ini bada magrib, saya berhasil belajar mengisyaratkan 4,5 halaman dari buku Halo Balita yang berjudul "Aku Sayang Keluargaku" . Sebenarnya ingin langsung mengkhatamkan buku ini, tapi ternyata anak-anak sudah tidak kondusif. 

Badge: excellent

Keterangan:
Poin 1 need improvement jika tidak belajar mengisyaratkan sama sekali
Poin 2 satisfactory jika belajar mengisyaratkan 1-2 halaman
Poin 3 very good jika belajar mengisyaratkan 3-4  halaman
Poin 4 excellent jika belajar mengisyaratkan lebih dari 4 halaman

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

#harike-18

Kamis, 09 April 2020

Tantangan Kelas Kepompong Hari Ke-17

Dengan komunikasi produktif, akhirnya kekesalan hati pun terobati. Berikut adalah obrolan saat makan sahur
👩"Yah, jadi kapan bisa syuting?"
👨"Aku c siap kapan az"
👩"Dari kemarin siang kan aku nungguin, tapi Ayahnya sibuk ngerjain tugas, aku kan jadi ga enak"
👨"Selama aku ga kuliah, bisa bisa aza beb, sampean bilang aza, kalau tugas kan bisa dipending dulu, tapi kalau kuliah kan ga bisa"
👩"Bener neh gapapa?"
👨"iya, bilang aza"


Jam 6.30 saya sudah siap untuk syuting. Alhamdulillah, momen yang pas dimana anak-anak masih tidur dan suasana di komplek belum begitu rame sehingga tidak ada gangguan suara saat proses syuting. 

Cerita "Kika si Serba Sempurna" berhasil di videokan selama 1 jam, dimulai dari pukul 07.00 s.d. pukul 08.00. Tempatnya kami menumpang di rumah depan, miliknya mba omi karena temboknya masih mulus, tak seperti tembok rumah lidicinta yang penuh dengan hasil karya Kakak Zahra dan Dede Fayy, hihihi....

Selanjutnya adalah proses editing yang akan dilakukan oleh suami tercinta...


Penasaran dengan hasilnya kah?

Badge: very good (meskipun tidak ada dalam indikator penilaian, saya beri badge ini karena menurut saya inilah nilai yang paling cocok, hihi, jadi main feeling)


Keterangan:
Poin 1 need improvement jika tidak belajar mengisyaratkan sama sekali
Poin 2 satisfactory jika belajar mengisyaratkan 1-2 halaman
Poin 3 very good jika belajar mengisyaratkan 3-4  halaman
Poin 4 excellent jika belajar mengisyaratkan lebih dari 4 halaman

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

#harike-17

Rabu, 08 April 2020

Tantangan Kelas Kepompong Hari Ke-16

Pagi ini saya belajar isyarat 1 halaman dari buku Halo Balita yang berjudul "Aku Sayang Keluargaku". Mau lanjut lagi belajar lagi tapi ternyata ada panggilan kerja dari Tim Administrasi Akademik, saya perlu merevisi format dan juga update data tanggapan tantangan 30 hari sehingga waktu cukup terkuras. 


Selain itu, dari semalam, saya dan suami sudah merencakan bahwa hari ini, setelah suami beres kuliah, akan melakukan syuting dongeng isyarat. Namun hingga waktu yang  telah ditentukan, suami masih sibuk mengerjakan tugas dan diakhiri dengan istirahat (tidur), wkwkwk...ya sudah....saya akhirnya tutup buku, lanjut mengerjakan urusan domestik, dan bermain dengan anak-anak.

Badge: need improvment

Keterangan:
Poin 1 need improvement jika tidak belajar mengisyaratkan sama sekali
Poin 2 satisfactory jika belajar mengisyaratkan 1-2 halaman
Poin 3 very good jika belajar mengisyaratkan 3-4  halaman
Poin 4 excellent jika belajar mengisyaratkan lebih dari 4 halaman

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

#harike-16

Selasa, 07 April 2020

Tantangan Kelas Kepompong Hari Ke-15

Ah....senangnya bisa menyelesaikan 1 buku cerita lalu lanjut ke buku berikutnya,,, yeeay.... Hari ini saya belajar mengisyaratkan 5 halaman dari buku Halo Balita yang berjudul "Aku Sayang Keluargaku" tanpa ada gangguan dari anak-anak. Dede Fayy tidur siang sedangkan Kakak Zahra anteng dengan mainannya sendiri. Alhamdulillah.

Badge: excellent

Keterangan:
Poin 1 need improvement jika tidak belajar mengisyaratkan sama sekali
Poin 2 satisfactory jika belajar mengisyaratkan 1-2 halaman
Poin 3 very good jika belajar mengisyaratkan 3-4  halaman
Poin 4 excellent jika belajar mengisyaratkan lebih dari 4 halaman

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

#harike-15

Aliran Rasa Binar

Binar, Bermain Belajar, saya tahu adanya gerakan ini karena baca postingan salah satu teman di sosmed, lalu saya ikuti IG binar_bermainbelajar. Ketika ada informasi kesempatan untuk batch 2, saya langsung bergegas daftar. 


Apa yang saya rasakan selama mengikuti challenge?
Merasa tertantang dalam menuliskan jurnal harian selama 30 hari. Rencana awal, saya ingin konsisten setoran 30 hari tanpa rapel, tapi apa daya, saya 2 kali melakukan rapel setoran, hiks..hiks..hiks...
Selain itu, jadi kepikiran juga, besok main apa lagi ya?

Hal menarik apa yang saya temui?
Seberapa bagus rencana permainan yang dirancang, jika anak lagi ga mood, ambyar semua...
Ternyata anak itu tak memerluka sebuah kesempurnaan dalam berbagai hal, mereka bahagia ketika kita bisa hadir segera saat mereka membutuhkan.

Perubahan positif apa yang terjadi?
Anak menjadi semakin lengket dengan ibunya, apa apa ibu, apa apa ibu, padahal di situ ada Ayahnya yang lagi ga ngapa ngapain, wkwkwkw...

Apa rencana tindak lanjut setelah ikut challenge?
Insya Allah saya membuat kurikulum anak dan akan membuat rencana permainan untuk 1 bulan. Semoga Allah memampukan dan memudahkan segala prosesnya.

Terimakasih tim binar, semoga Allah mencatat segala lelah kalian menjadi amal kebaikan. Aamiin

Berhasil setor tantangan dengan 2 kali rapel

#30haribermainbersamaanak
#gerakanbinar
#binaractivitychallenge
#aliranrasa

Senin, 06 April 2020

Tantangan Kelas Kepompong Hari Ke-14

Hiiyyaa....kejadian tak terduga dari Kakak Zahra, saat ibu sedang belajar mengisyaratkan cerita tentang Ela, Kakak Zahra tiba-tiba membuka-buka buku tentang Kika dan menggeletakkannya di atas kamus SIBI. Ibu jadi berhenti sejenak dan melihat kosa-kata yang ada didalam cerita tersebut.

👨"Kapan kita mau syuting"👩"hhmmm....aku ganti buku cerita yah"
👨"Kenapa?"
👩"Soalnya yang cerita Ela, ada beberapa kosa kata yang ga ada isyaratnya, kalau yang Kika, banyak isyaratnya"
👨"Oh....gitu, aku c ngikut aza"
👩"Kita syutingnya ntar malam aza ya"
👨"oke"

dan.....hari ini ibu berhasil menghafalkan isyarat 5 halaman, yyeeaayyy...alhamdulillah, tinggal 1 halaman lagi, kelar deh 1 buku cerita.

Badge: excellent

Keterangan:
Poin 1 need improvement jika tidak belajar mengisyaratkan sama sekali
Poin 2 satisfactory jika belajar mengisyaratkan 1-2 halaman
Poin 3 very good jika belajar mengisyaratkan 3-4  halaman
Poin 4 excellent jika belajar mengisyaratkan lebih dari 4 halaman

#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional

#harike-14

Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...