Keindahan cinta bukan karena seberapa besar dan banyak kau berikan sesuatu padanya melainkan seberapa kuat kalian bertahan dalam suka maupun duka

Minggu, 28 Juni 2020

Kado Dini Hari

Semalam ada acara bakar-bakaran di komplek akbar. Bukan bakar sampah ataupun rumah, tapi bakar ayam dan ikan, hihihi. Acara di mulai ba'da isya, sekitar jam 19.30-an. Kakak Zahra dan Dede Fayy pun ikut meramaikan suasana. Sebenernya tidak direncanakan melibatkan duo AFM, namun karena mereka tidur siang dari jam 14.30-16.30 sehingga saat agenda berlangsung batrenya masih 100%.  Mereka lari larian bagaikan setrikaan. Suasana semakin rame saat anak-anak lainnya  keluar juga.

Pukul 20.30, ibu mengajak Dede Fayy masuk rumah karena dia minta nen. Biasanya kalau kelonan dia langsung tidur, ini mah boro boro, kerjaanya ngintip terus dari jendela kamar. Karena masih rame, jadi ga tidur tidur.

Jam 21.30 akhirnya dede Fayy keluar lagi bergabung bersama Kakak Zahra. Mereka ikut nimbrung makan bersama para bapak komplek akbar, eeeh...ada Kakak Chelsea juga deng. Ibu intip dari jendela rumah, mereka pada anteng duduk makan buah semangka dan alhamdulillahnya tidak merecoki makanan yang terhidang.

Pukul 22.00 ibu mengajak Kakak masuk rumah, namun dia menolak.
👧Enggak, Kakak mau main
👩Besok lagi sayang, ini kan sudah malam
👧Enggak, Kakak ga mau
👱Zahra, aku juga mau pulang
👩Tuh....teteh juga mau pulang, udah malam, besok lagi ya teh mainnya
Akhirnya Kakak pun mau masuk rumah

Dede Fayy udah ngantuk berat, tapi ga bisa tidur, dia terbangun terus karena Kakak nangis ingin keluar lagi menemui Ayah. Ibu tidak izinkan, ibu tidak membukakan pintu, dan ibu pura pura tidur. Pecahlah keheningan rumah dengan suara tangisan Kakak. Ayah segera masuk dan menenangkan Kakak dengan ikut berbaring tidur menemani. Tak lama kemudian, Kakak pun tidur.

Pukul 01.30 tiba tiba Kakak bangun dan langsung menuju pintu. Ibu pun ikut terbangun.
👩Kakak, mau ke mana? Ibu khawatir dia bangun tanpa sadar dengan apa yang dilakukannya (ngelindur)
👧Kakak mau pipis
👩Ooh...kakak mau pipis, yuk..yuk..yuk...kita ke kamar mandi.

Masya Allah.....ibu dan Ayah senang sekali......mendapatkan kado dini hari. Perjuangan selama kurang lebih 1 bulan akhirnya ada hasilnya. Sudah hampir 2 minggu ini kami belum ganti sprei. Biasanya tiap hari loh.....kenapa? Karena basah oleh ompol Kakak Zahra.

Masya Allah tabarakallahu...Terimakasih ya Allah, atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan kepada kami hingga saat ini. Izinkan kami mengemban amanah dariMu hingga tuntas ya Allah.

#JurnalAFM1
#2y11m

Jumat, 26 Juni 2020

Sembelit

Juni 2020

👩Kakak mau ee?
👧Enggak
👩Kakak mau pipis?
👧Enggak
tapi ibu perhatikan ekspresi Kakak sepertinya sedang dalam proses menuju BAB.

👩yuk...yuk...kita ke kamar mandi
👧iya

di kamar mandi, ibu arahkan untuk jongkok di toilet.

👧berproses untuk mengeluarkan sesuatu namun sulit
👩udah kak?
👧belum, sambil meringis kesakitan dan memegang tangan ibu
👩Kakak hebat, yuk...yuk...yuk...eenya keluarin yukkk, sambil mengusap-ngusap punggungnya
👩Kakak mau minum?
👧iya

Kakak keluar dari kamar mandi dengan posisi jalan yang kurang enak dilihat sambil dituntun ibu, wkwkwk

Minum, kemudian kembali ke kamar mandi lagi, terjadi hingga 5 kali

👧nangis
👩Kakak pasti bisa, Kakak pasti bisa, eenya keluar, eenya keluar, dengan nada khas ibu sambil mengusap-ngusap punggung
👧turun, mau di sini aza
👩kalau dibawah, jorok
👧enggak, di sini aza, tetep kekeuh di bawah
👩ya udah, ibu membiarkan Kakak tanpa usapan punggung dan tanpa nyanyian, setelah beberapa menit akhirnya Kakak minta naik lagi ke toilet
👩 nah,,,gitu dong, Kakak kan hebat, ibu mengusap punggung Kakak sambil menyemangati kakak, sedikit lagi, sedikit lagi, sedikit lagi eenya keluar,,, dengan nada khas
👧dengan kekuatan super, akhirnya beban itu pun keluar sangat besar,,, alhamdulillah

Kali keduanya kami berada di kamar mandi kurang lebih 30 menit, hihihi, Semoga tidak ada kali ketiga, keempat dan seterusnya.

👨 Besok Kakak ga usah minum jus jambu dulu

Itulah respon Ayah setelah kami keluar dari kamar mandi, wkwkwkwk

20 Juli 2020

Seperti biasanya ibu mengajak Kakak Zahra untuk pipis ke kamar mandi. 
👩 Kak, udah beres, ayo kita ke kamar lagi
👧 diam dan tampak ngeden
👩 Oh, Kakak mau ee?
👧 iya

Tak terasa ternyata kami berada di dalam kamar mandi dari jam 22.00 s.d. 23.00. Luar biasa perjuangan Kakak Zahra. Berusaha sekuat tenaga untuk mengeluarkan tapi tidak berhasil. Ibu cape berdiri, apalagi Kakak Zahra, tenaganya habis terkuras.

👧 udah bu
👩 kan belum keluar
👧 udah bu, sambil menangis
👩 Ya udah, pake handuk dulu ya

Semalaman ibu sengaja tidak memakaikan celana dengan harapan supaya ee nya bisa keluar tanpa halangan. Ibu pun mengusap-ngusap perut Kakak Zahra hingga akhirnya kami terlelap.

21 Juli 2020

Pukul 16.30 WIB mendapati Kakak Zahra memegang pagar rumah sambil berekspresi seperti itu, rasanya sangat kasihan. Ternyata rasa tak enak perutnya belum selesai. Pantesan selalu bilang kenyang saat ditawari makan. Bukan kenyang, tapi kembung karena sudah 5 hari tidak BAB. Sungguh sedih melihatnya, semua tenaga ia keluarkan namun tak kunjung berhasil mengeluarkan pup nya. 

Microlax
Lacto B
Lactulax Sirup

Semua obat ibu berikan pada Kakak Zahra. Alhamdulillah pukul 20.00 WIB akhirnya Kakak Zahra berhasil mengeluarkan beban perutnya. Terima kasih ya Allah

17 April 2021

Akhirnya bisa konsultasi dengan dokter anak Yuanita di Rumah Sakit Permata Depok secara online. Ya...sebenarnya sudah sejak dulu kami ingin memeriksakan Kakak Zahra ke rumah sakit namun Qadarullah pandemi Corona-19 melanda dunia. Akhirnya kami mengurungkan niat karena takut untuk bepergian ke rumah sakit. Kami berikhtiar dengan menggunakan Lactulax Sirup dan juga Probiotik. Lactulax Sirup ini direkomendasikan tetangga yang juga memiliki anak sembelit sedangkan Probiotik dari teman IIP yang juga mengkonsumsi untuk anaknya. Bismillah,,kami pun berusaha, Allah yang menentukan.
1 hari sekali 1 sendok takar

 

Kakak Zahra menggunakan lactulax rasa coklat ukuran 200ml. Sudah habis 1 botol lactulax dan setengah botol probiotik, ternyata sembelitnya masih saja. Rekor terlama Kakak Zahra tidak BAB yaitu 12 hari. Sekuat tenaga Kakak Zahra mengejan. Berkali kali mengejan pun belum keluar juga. Saking kelelahannya, dia pun jadi tertidur. Ngejannya sekarang, BAB keluar bisa 2 hari kemudian. Ya begitu, ngejan-tidur-aktivitas biasa. Sedih banget sebenernya kalau lihat Kakak Zahra berusaha seperti itu. Kami hanya bisa mendukung dan memberikannya semangat. Ayahnya suka mijitin betis Kakak Zahra. Berdasrakan informasi dari supir Gocar yang ngerti tentang urat syaraf, salah satu usaha mengobati sembelit anak yaitu dengan merilekskan bagian betis dan juga urat dibawah jempol kaki. Jempol kaki di tarik keatas lalu lihat ada urat yang naik. Nah, bagian urat itulah yang ditekan-tekan.
Anaknya ga suka sayur? enggak juga, Kakak Zahra suka sayur kok, lebih tepatnya kuahnya c😂. Buah buahannya gimana? mau kok jeruk, buah naga, dll. Jarang minum kali? hhmmhh....enggak juga c, kalau abis lari-larian suka minum banyak, tapi memang ga pernah ditakar berapa mili habisnya 😆. Anaknya kurang gerak kali? adududu....Kakak Zahra anaknya aktif bermain outdoor kok.
Salahnya kami, yaitu pemberian lactolax diberhentikan secara mendadak. Ketika anak sudah BAB, kami tidak memberikannya lagi. Padahal kata dokter Yuanita itu kurang tepat. Obat tersebut tidak boleh diberhentikan secara mendadak, tapi berkurang secara perlahan. 

Menurut dokter Yuanita, Kakak Zahra mengalami konstipasi kronik karena sudah lebih dari 3 bulan. Solusi yang dia berikan yaitu:
  1. Berikan lactolax berturut-turut selama 2 minggu dengan dosis 5 ml setiap pagi dan sore (2x5ml)  
  2. Berikan pisang ambon karena pisang ini banyak mengandung serat dibandingkan jenis pisang lainnya dan atau semangka. Semangka ini diberikan karena Kakak Zahra sebelumnya doyan banget minum jus jambu. Sekali duduk bisa minum 2 gelas jus jambu. 
  3. Minum air sejumlah 1300 ml per hari (ini sudah termasuk kuah sayur, jus, buah dll)
  4. Minum probiotik 1 kali sehari sesuai anjuran
  5. Catat bentuk pup
  6. Catat jumlah air yang diminum
  7. Jika keras banget BABnya bisa gunakan microlax
  8. Kontrol kembali setelah 2 minggu
  9. Sounding pada anak. "Kakak, sekarang Kakak ee nya keras, jadi berusaha yuk untuk minum yang banyak, obatnya juga diminum, terus kalau mules kita ke kamar mandi ya. Kita bantu kok Kak"
Semoga Allah mudahkan dan lancarkan segala prosesnya.

Pahlawan yang sangat diacungi jempol adalah Ayah 👏 karena setiap pupnya keluar membuat toilet mampet dan tidak bisa masuk dalam saluran. Bisa dibayangkan kan betapa besar dan kerasnya pup Kakak Zahra? 😁 Lalu apa yang dilakukan Ayah? Membuang langsung pup Kakak langsung ke saluran septic tank. 5 jempol untuk Ayah atas segala perjuangannya menahan rasa jijik 👌.

Juli 2021

Kabar GEMBIRA. Alhamdulillah, di bulan penuh cinta ini, Allah telah memudahkan Kakak Zahra untuk BAB. Masya Allah Tabarakallahu, sungguh karunia tak hingga mendapatkan kemudahan mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh. Kali ini tidak perlu menunggu lama di kamar mandi dan hampir setiap hari BAB (paling lama 2 hari). 

#JurnalAFM1



Selasa, 23 Juni 2020

Jurnal Kupu-Kupu Minggu Ke-5: False Celebration

Hanya di Institut Ibu Profesional, sebuah kesalahan itu dirayakan, FALSE CELEBRATION, seneng banget rasanya....Dddduuullluuuu, malu banget untuk mengakui kesahalan dalam sebuah proses, tapi kini saya belajar untuk berani mengakui dan merayakan. 

Dongeng ibu Septi di kelas kupu-kupu, sungguh sangat menampar hati bolak-balik. Mempertanyakan ke diri sendiri, untuk apa?????? apakah sebatas lulus kelas bunda cekatan? pamer sertifikat??, atau apa??? Astagfirullah......bener-bener bikin intropeksi diri beud.

Setelah merenung, mengingat hal apa saja yang telah dilakukan selama ini, lalu akhirnya saya membuat surat untuk teh Witri.

It’s Okay to Make Mistakes as Long as You Learn From Them

Terkait proses 360 derajat, saya belum berani bertanya kepada suami, kenapa? karena saya belum siap mental menghadapi jawabannya, hehehe

Diskusi Kemajuan
Kesalahan saya selanjutnya yaitu tidak mencantumkan deadline saat membuat rencana. Saya hanya fokus dalam waktu 2 bulan saja namun tidak dibuat lebih rinci lagi. Ini adalah kelemahan saya sesuai hasil talent mapping, kesulitan dalam membuat deadline dan rincian tugas.

Saya baru berhasil menuntaskan 1 langkah dari 4 langkah dan itu itu sudah dilakukan sejak 2 minggu lalu, minggu ini saya beneran off melakukan tahap 2 sampai 4.

Rencananya saya akan melakukan revisi action plane. Selanjutnya program mentorship saya akan fokus untuk mendongeng bagi anak-anak saja.

#jurnalke5
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Jumat, 19 Juni 2020

Aktivitas Malam

Biasanya sekitar jam 18.30 atau maksimal 19.00 kami sudah pindah ke kamar. Kenapa? Buat ngadem karena ada AC nya, wkwkwkw. Eh....bukan sekadar ngadem doang c, tapi tujuan utamanya buat main bareng meningkatkan bonding, alias quality time. Kami ngapain aza? 

Ayah yang selama ini selalu meributkan ingin cari keringat, sebenernya ga usah jauh jauh main badminton, cukup main sama anak anak pasti keringetan, hehehe...nih buktinya

Dduuulluu.....pas awal-awal dibacakan buku, Kakak Zahra tidak pernah menunjukkan ketertarikannya seperti ini. Cerita ke mana kakak kemana, Kakak aktif dengan mainannya, namun kami selalu rutin membacakan buku menjelang tidur. Alhamdulillah,,, sekarang Kakak Zahra sudah melirik dan juga anteng dengan buku yang dibacakan.

Apa bedanya kalau ibu yang cerita? Apa coba???? Yap, ibu langsung gandeng duo AFM, hihihihi.

Kuda-kudaan, ini sebenernya ajang bagi Ayah untuk latihan otot, hahahaha, biar makin kekar

Ternyata bermain bola itu sebenarnya bukan hanya sedang melatih motorik kasar saja ya, tapi juga melatih sensori prebioseptik ya,,,

Dede Fayy tampak senang sekali bisa melempar bola dan tepat sasaran,,, wih......fabolus...fabolus...fabolus...

Stres ga lihat kondisi kamar seperti ini? Kalau ibu c udah biasa, dan rasanya biasa saja, ehh...tapi....seneng deng rasanya...bisa ketawa bareng sama anak anak, dan yang terpenting Kakak udah bisa menggunting loh...meskipun tanpa pola...ini ceritanya sedang bermain salju.

Kakak Zahra dan Dede Fayy mendengarkan cerita atau lagu dari hafizah doll ini. Kalau cerita Kakak Zahra paling suka dengan topik "Suaraku Ceritaku" yang berisi tentang cerita hewan-hewan yang ada dalam alquran, seperti gajah, semut, burung hud-hud, paus, dan sebagainya. Kalau lagu, Kakak Zahra lagi seneng sama yang liriknya gini, tiap hari kita makan dan minum supaya badan sehat selalu, bla, bla, dan bla. Pernah dong ngambek minta diputerin lagu, Kakak bilang mau oyamu semu, ibu bingung, lagu apaan tuh, dicari satu satu, hingga akhirnya dapat yang sesuai keinginan Kakak, ya...itu...lagu tentang makan dan minum, wkwkwk. Kalau Dede Fayy sukanya apa? Dede mah sukanya dengerin apa aza yang dipilihin Kakaknya, 

Masya Allah Tabarakallahu. Semoga Allah menjadikan kami sehidup sesurga. Aamiin.

#JurnalDuoAFM
#AFM1,2y11m
#AFM2,1y5m

Kamis, 18 Juni 2020

Memasak

Ketika Kakak Zahra mulai sulit dikondisikan untuk makan, atau dia mulai mengeluarkan jurus GTM alias Gerakan Tutup Mulut, ibu berusaha mengajaknya terlibat langsung dalam memproses sebuah makanan. Makanan apakah itu? Ga usah yang ribet-ribet, cukup dadar telor saja, Kakak udah bahagia, wkwkwk...

Alhamdulillah, Kakak lahap makannya

Masya Allah Tabarakallahu...Semoga engkalu senantiasa diberikan kesehatan olehNya. Aamiin.

#JurnalAFM1
#2y11m

Mengenalkan Emosi Pada Anak

Setelah mengikuti webinar Neuroparenting bersama dr. Amir Zuhdi tanggal 28 Mei 2020 pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB melalui Zoom Meeting, Ibu memiliki pemahaman baru, bahwa mengenalkan emosi pada anak itu sangat penting. Caranya bagaimana? berhubung Kakak Zahra dan Dede Fayy masih balita, sehingga celah yang bisa digunakan yaitu melalui bernyanyi ataupun membacakan buku.

Ada yang tahu The Finger Family Song ? salah satu liriknya seperti ini

Daddy finger, daddy finger, where are you?
Here I am, here I am
How do you do?


bla,bla, dan bla...

Nah, dengan nada lagu seperti itu, ibu mengubahnya menjadi

Jari senang jari senang di mana?
Di sini, di sini
Senang di sini

Dilanjut dengan jari sedih, jari kaget, jari marah, dan jari takut. Jangan lupa bernyanyi sambil berekspresi ya...Alhamdulillah, Kakak Zahra dan Dede Fayy ikut tertawa-tawa saat ibu berekspresi dan pengenalan emosi pun bisa tersampaikan tanpa merasa diajari.


#JurnalDuoAFM
#AFM1,2y11m
#AFM2,1y5m

Menumbuhkan Fitrah Keimanan

”Tidak seorang anakpun yang dilahirkan melainkan ia dalam keadaan fitrah” 
(HR. Muslim)

Salah satu upaya yang kami lakukan untuk menumbuhkan fitrah keimanan anak-anak yaitu dengan menjadi suri tauladan yang baik bagi mereka, misalnya melakukan sholat dan mengaji. Setiap adzan berkumandang (kalau ibu sedang ada di rumah) biasanya ibu selalu memberi tahu anak-anak, dengan berkata, "Kak, adzan magrib". 

Ayahpun jika akan pergi sholat ke mesjid selalu berpamitan pada anak-anak, "Kakak, Dede, Ayah pergi sholat dulu ke mesjid ya". Setelah itu biasanya Kakak dan Dede ngintil sampai pintu atau ngintip dari jendela untuk melihat ayah berangkat.

Keluarga kami memiliki kebiasaan ba'da subuh mengaji bersama. Tidak banyak halaman yang dibaca, cukup 1 halaman, itu pun dibagi 2. Mengaji pertama dimulai oleh Ayah hingga setengah halaman kemudian setengah halaman lagi dilanjutkan oleh ibu. Tidak lupa ibu pun membacakan terjemahan dari ayat-ayat tersebut. Saat membaca terjemahan, ibu bukan hanya belajar mengucapkan kata-kata dengan jelas tetapi juga  belajar intonasi. Meskipun hanya 1 halaman, kami berusaha untuk konsisten melakukannya setiap hari, tapi kadang terlewat juga jika kondisinya tidak memungkinkan.

Biasanya Dede Fayy bangun terlebih dahulu dibandingkan Kakak lalu ikut nimbrung aktivitas Ayah dan Ibunya. Masya Allah tabarakallahu sayang...sehat-sehat sealu ya.
We Love You

#JurnalAFM2
#1y5m

Topi AFM 2

Upluk coklat adalah upluk yang pertama kali kami beli saat car free day hari Minggu di Telaga Golf. Saat itu usia Dede Fayy masih 4 bulan. ...